Oleh: Moh. Muzakka Mussaif
Khutbah I
?????????? ????? ?????????? ???? ???????? ???????? ???????? ???????????? ????????? ???? ????????????? ???????????? ???????? ???????? ?????????? ???????????? ????? ???????? ?????? ??????????? ?????????????. ???????????? ???????????? ????? ?????????? ???????????? ????????? ?????? ??????????? ??????? ????? ?????????? ?????????? ?????????????? ??????????? ????? ?????? ??????????. ?????? ?????
????? ??????? ????? ??????????? ??????? ????????? ????? ?????? ????? ??????????????. ????? ????? ???????? ??? ????????? ??????????? ?????? ????? ??????????? ???????????. ??? ???????? ???????? ????????? ????? ????? ????????? ????? ??????????? ?????? ?????????? ????????????
Hadirin sidang Jumat rahimakumullah,
Sebelum khatib menyampaikan khutbah Jumat ini, terlebih dahulu khatib mengingatkan sekaligus berwasiat pada diri sendiri dan hadirin yang berada di masjid ini untuk selalu meningkatkan kadar keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya.
Peningkatan keimanan dan ketakwaan yang sebenar-benar itu harus diwujudkan di samping dalam bentuk keyakinan atau kepercayaan hati dan ikrar atau baiat secara lisan, juga harus diwujudkan dalam bentuk pengabdian dan peribadatan yang nyata, yaitu menjalankan semua perintah Allah dengan tujuan mengharap rido-Nya dan menjauhi segala larangan Allah dengan cara memohon perlindungan kepada-Nya. Jangan sekali-kali kita melupakan kekuasaannya yang amat besar ini.
Dialah penguasa dunia fana alam semesta ini, penguasa surga dan neraka, serta penguasa dunia abadi atau akhirat. Tiada daya upaya dan kekuatan manusia ini tanpa kekuatan dan kekuasaan-Nya. Oleh karena itu, tidak sepantasnyalah kita menyombongkan diri di hadapan-Nya. Dan yang terpenting, adalah janganlah kita mati kecuali dalam kondisi berserah diri kepada-Nya.
Hadirin sidang Jumat rahimakumullah,
Pada khutbah Jumat kali ini, mari kita perhatikan sejenak dan kita kaji mendalam simpulan seorang peneliti Amerika yang bernama Louis Hairis terhadap 3000 responden Muslim yang berasal dari bangsa Asia, kulit hitam, Latin, dan Amerika tahun 2012.
Simpulan penelitian tersebut menyatakan bahwa Islam itu cukup negatif, yakni 42% menolerir dan mendukung terorisme, 47% Islam anti-Barat dan Amerika, dan 62% Islam mengekang dan menindas hak-hak perempuan. Dari penelitian itulah, kemudian orang-orang Barat-Amerika dan negara-negara yang Islamnya minoritas terpengaruh dan ikut-ikutan menjustifikasi bahwa Islam itu tidak baik.
Penelitian yang demikian itu bisa jadi ada benarnya bisa jadi salah dan bersifat provokatif, karena pengambilan respondennya kurang proporsional atau tidak proporsional.
Kalau kita lihat simpulan yang demikian itu dengan fakta Islam di Indonesia yang mayoritas, maka simpulan itu tidak tepat. Mengapa? Karena faktanya, Islam di Indonesia antiterorisme, tidak antibarat-Amerika, dan sangat menghargai kaum perempuan.
Memang, Indonesia yang mayoritas Muslim dengan beragam suku, bahasa, agama, ormas, orpol dapat hidup harmonis. Namun, ternyata di balik keharmonisan itu banyak tangan-tangan jahil dan nafsu-nafsu besar akan memecah belah Indonesia.
Memang dengan keberagaman akan rentan terhadap perpecahan, tetapi jika Muslim di Indonesia itu cerdas dan tetap berpegang pada prinsip-prinsip Islam Ahlussunah (waljamaah), maka ukhuwah Islamiah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah basyariah akan tetap harmonis.
Memang para hadirin, dengan banyaknya ormas, orpol, dan jamiyah mengakibatkan karakteristik umat Islam di Indonesia itu menjadi berbeda-beda. Ada yang tampil dengan gaya tradisional, moderat, ortodok, eklusif, dan lain-lain.
Menyikapi hal itu kita tidak perlu resah dan kaget, tetapi kita justru harus memahami dan mengenal keragaman itu sehingga ilmu kita dan wawasan kita menjadi bertambah luas. Sebab, gaya penampilan yang berbeda-beda itu disebabkan oleh baju, asesoris, siasat/strategi, serta metode dakwah yang berbeda, tetapi substansinya tetap sama yaitu mengesakan Allah dan mengabdi pada Allah sehingga tidak dibenarkan apabila perbedaan asesoris itu dijadikan alat untuk saling menyerang dan menyalahkan yang lain, mengklaim sesat yang lain, atau mengkafirkan yang lain. Bila hal itu terjadi maka umat Islam menjadi terpecah belah, sehingga akan terkoyaklah ukhuwah Islamiyah. Naudzu billah min dzalik.
Hadirin sidang Jumat rahimakumullah,
Sesuai namanya Islam itu berasal dari kata salama atau aslama yang berarti damai, sangat damai, lebih damai. Makna yang lain adalah selamat, sejahtera, dan berserah diri.
Makna damai itu mengandung makna bahwa Islam itu mengajarkan kedamaian, hidup damai, sehingga sudah menjadi tugas umat Islam itu mendamaikan kaum yang bertikai.
Makna selamat adalah terhindar dari bencana dan musibah. Karena diberikan keselamatan itulah maka sudah seharusnya orang Islam itu menyelamatkan kaum yang akan atau sudah terkena bencana dan musibah.
Makna sejahtera adalah berkecukupan atau tidak kurang dalam hal apapun, sehingga sudah menjadi kewajiban pula, umat Islam harus menyejahterakan orang-orang yang serba kurang.
Makna berserah diri adalah pasrah setelah ikhtiar, artinya bahwa Islam mengajarkan bahwa usaha apapun yang telah dilakukan, keputusannya ditentukan oleh Allah SWT, sehingga sudah menjadi kewajiban bahwa Islam mengajarkan agar semua manusia harus selalu bersyukur pada Allah, sebab Dialah yang menentukan segala urusan makhluk-Nya.
Hadirin sidang Jumat rahimakumullah,
Agama Islam itu mengajarkan kesalihan, mengajarkan manusia untuk menjadi orang baik, menjadi hamba Allah yang taat dan menjadi yang terbaik bagi sesamanya. Hal ini tercermin dalam 5 rukun Islam yang telah kita kerjakan. Dengan bersahadat tauhid dan bersahadat Rasul maka harusnya kita menjadi orang sholih yang taat dan patuh pada Allah dan Nabi Muhammad SAW; dengan shalat kita juga harusnya menjadi orang saleh yang tanha anil fahsyaa’i wal munkar; dengan membayar zakat harusnya menjadikan kita bersih jiwa raga dan harta; dengan berpuasa Romadhon harusnya dapat menjadikan kita menjadi orang yang bertakwa; dan dengan berhaji harusnya mengantarkan kita menjadi orang baik (mabrur).
Jadi, para hadirin, harusnya kalau semua orang memahami rukun Islam saja maka insya Allah mereka itu akan menjadi orang-orang saleh.
Hadirin Sidang Jumat Rahimakumullah,
Alquran dan hadis Rasulullah SAW banyak mengajarkan kita agar kita menjadi orang-orang saleh, yakni orang-orang yang suka mencari kawan dan bukan mencari lawan. Prinsip-prinsip ajaran agama yang demikian inilah yang harus disebarkan dan disyiarkan ke seluruh negeri, bahkan ke penjuru dunia. Sebab, kalau kita cermati lebih dalam, di Eropa dan Amerika sekarang ini banyak orang yang phobi atau takut terhadap Islam, karena Islam dipersepsi mereka dengan tidak baik. Tak jarang, Islam dipublish di media internasional dengan wajah yang sangat angker. Sehingga orang yang belum tahu Islam pun ikut-ikutan membenci Islam.
Sudah saatnya Islam terbesar di Indonesia memberi contoh dan mengubah wajah angker itu dengan manis, sehingga orang-orang yang belum mengenal Islam, menjadi tertarik belajar Islam dan akhirnya masuk Agama Islam. Sebab, pertumbuhan Islam di Eropa, Amerika, dan negara bekas Uni Soviet sekarang ini cukup pesat.
Hadirin sidang Jumat rahimakumullah,
Karakteristik Islam yang baik atau sholih itu tampak pada ajaran Ahlussunnah waljamaah. Sebab Islam yang demikian itu sangat moderat, sangat toleran, dan menjunjung tinggi nilai kebenaran dan keadilan. Islam yang demikian inilah yang kelak akan menguasai dunia dan paling ditakuti pembenci Islam. Sebab para hadirin dengan 4 prinsip yang dimilikinya itu, pasti akan diterima dan diikuti oleh siapapun. Empat prinsip itu adalah rahmatan lil alamin, tawasuth, tawazun, dan I’tidal.
Prinsip pertama dan yang utama adalah rahmatan lil alamin. Artinya, umat Islam itu harus menebarkan kasih sayang seluas-luasnya pada semua manusia dan mahluk Allah yang lain. Hal ini mengandung maksud kalau semua umat Islam itu menebarkan kasih sayangnya pada sesama dan semesta, maka tidak akan muncul permusuhan, pertikaian atau peperangan. Prinsipnya ditegaskan Allah pada Nabi Muhammad SAW, yang tertera dalam QS. Al-Anbiya’ 107.
????? ???????????? ?????? ???????? ?????????????? ? ???????? : ???
Artinya: Dan tidaklah Aku (Allah) mengutusmu (Muhammad) kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam ini
Prinsip yang kedua adalah tawasuth. Bahwa umat Islam adalah harus menjadi umat yang terbaik, umat yang moderat (pertengahan) berdiri di tengah dua kutub yang beroposisi, yakni kutub radikal dan liberal, yang keras dan yang bebas sehingga dapat menjadi jembatan bertemunya kedua paham yang beroposisi itu sekaligus mencegah keduanya dari pertikaian. Prinsip demikian ini ditegaskan Allah SWT dalam QS. Al-Baqoroh, 143
? ?????????? ???????????? ??????? ??????? ????????????? ????????? ????? ???????? ?????????? ??????????? ?????????? ?????????
Artinya: Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) “umat pertengahan” agar kamu menjadi saksi atas perbuatan manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas perbuatan kamu.
Hadirin rahimakumullah,
Selanjutnya prinsip yang ketiga adalah tawazun. Prinsip ini mengajarkan bahwa Islam menjaga keseimbangan, yakni seimbang dalam pengambilan dasar hukum, yakni seimbang antara dalil aqli dan naqli, ayat qauliyah dan kauniyah, antara bentuk dan isinya, antara teks dan konteksnya. Sehingga ketika melihat persoalan baru atau hal-hal baru tidak serta merta disesatkan atau dikafirkan. Prinsip ini diambil dari firman Allah dalam QS. Alhadid, 25:
? ?????? ??????????? ????????? ?????????????? ????????????? ???????? ????????? ?????????????? ?????????? ???????? ???????????
Artinya: Sungguh Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan bukti-bukti yang nyata dan Kami turunkkan bersama mereka Kitab dan neraca (pertimbangan keadilan) agar manusia dapat berlaku adil,
Adapun prinsip yang terakhir para hadirin, adalah prinsip I’tidal (menegakkan keadilan). Prinsip menegakkan keadilan ini berlaku umum, bukan adil terhadap keluarganya, kelompoknya, atau kawan-kawannya saja melainkan adil dalam penegakan keadilan kepada siapapun. Tidak peduli anggota keluarga atau kawan-kawan sesama ormas, orpol, dan seagama kalau bersalah ya tetap harus dihukum. Sebaliknya, sekalipun dia bukan anggota keluarga, bukan teman, bahkan berbeda keyakinan dan agama jika memang benar harus dilindungi dan dibela. Prinsip ini ditegaskan Allah dalam QS. Al-Maidah, 8
??????????? ?????????? ????????? ????????? ???????????? ??????? ?????????? ???????????? ????? ??????????????? ???????? ?????? ?????? ?????? ??????????? ????????????? ???? ???????? ???????????? ?????????? ??????? ?????? ??????? ????????? ????? ???????????? ? ??????? : ?
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah, (ketika) menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Karena adil itu lebih dekat dengan takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha teliti apa yang kamu kerjakan.
Hadirin Sidang Jumat rahimakumullah,
Sebagai penutup khutbah ini, saya mengajak pada diri saya sendiri dan hadirin untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan ini agar kita menjadi orang-orang sholih. Sebab orang-orang saleh inilah yang mampu menjaga harmonisasi dunia dan meninggikan agama Islam atas agama-agama yang lain. Mari tebarkan kasih sayang pada sesama, jadilah kaum moderat yang dapat melakukan mediasi dengan baik sekaligus dapat menegakkan keadilan. Bila tidak, maka kita akan merugi.
??????? ????? ???? ???????? ??? ?????????? ??????????? ??????????? ???????????? ????? ?????? ???? ???????? ??????????? ???????????. ??????? ???? ???????? ??????????? ??????????? ???????????. ??????? ??????? ???? ?????? ???????????? ?????? ????? ??????????? ???????????? ???????????? ????? ???????????? ????? ??????? ?????? ????????? ??????? ?????????? ????????????? ???????????? ?????????? ???????????? ???????????
?????? ????? ??????? ????????? ???????? ???????? ??????????????
Khutbah II
????? ???? ????? ??????????? ??????????? ???? ????? ???????????? ???????????????. ?????????? ???? ??? ?????? ?????? ????? ??????? ???????? ??? ???????? ???? ?????????? ???? ?????????? ?????????? ???????? ???????????? ????????? ???? ???????????. ???????? ????? ????? ?????????? ????????? ??????? ?????? ????????????? ????????? ??????????? ????????
?????? ?????? ????? ???????? ???????? ????????? ????? ??????? ?????? ???????????? ?????? ????? ???????????? ????? ????? ?????????? ???????? ?????? ?????? ?????????? ???????? ?????? ???????? ?????????? ??????? ???????? ????? ????? ?????????????? ??????????? ????? ???????? ?? ???????? ?????????? ???????? ???????? ???????? ???????????? ???????????. ???????? ????? ????? ?????????? ????????? ?????? ????? ???????? ????????? ??????? ??? ?????????? ????????? ??????? ???????????? ?????????? ???????????? ???????????????? ??????? ????????? ???? ???????????? ?????????????? ????? ?????? ??????? ?????????? ??????? ?????? ????????? ???????????? ???????????????? ?????????? ?????????????? ?????? ??????????? ??????????? ????????? ??????? ?????? ???????? ???????????? ??? ???????? ??????????????
????????? ??????? ???????????????? ???????????????? ????????????????? ???????????????? ??????????? ???????? ?????????????? ???????? ??????? ???????????? ????????????????? ????????? ????????? ????????????????? ????????? ????????? ????????????????? ????????? ???? ?????? ????????? ????????? ???? ?????? ??????????????? ?? ??????? ????????? ????????? ??????? ??????????? ????? ?????? ?????????. ???????? ??????? ?????? ?????????? ???????????? ?????????????? ??????????? ???????? ??????????? ??????????? ??? ?????? ??????? ????? ?????? ???? ????????? ????????????????? ??????? ????????? ???????????? ??????????????? ??????? ??? ????? ??????????????. ???????? ?????? ??? ?????????? ???????? ????? ?????????? ???????? ??????? ??????? ????????. ???????? ????????? ??????????? ?????? ???? ???????? ????? ????????????? ????????????? ???? ??????????????. ???????????? ! ????? ????? ??????????? ??????????? ?????????????? ?????????? ??? ?????????? ????????? ???? ??????????? ????????????? ?????????? ?????????? ??????????? ????????????? ??????????? ????? ??????????? ???????????? ????????????? ????? ???????? ?????????? ?????????? ????? ????????