Tiga Cara Membangun Cinta pada Nabi Muhammad SAW

...

Oleh: M. Adib Shofwan Kecintaan kita pada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu hal yang wajib kita pupuk dan kembangkan guna kesempurnaan iman pada Allah SWT. Cinta pada Sang Nabi akan menjadi pondasi yang kokoh untuk senang mengikuti dan melaksanakan apa yang menjadi perintahnya dan menjauhi larangannya. Dasar cinta menjadikan napas kita senantiasa berusaha tersambung pada Sang Kekasih Allah yang muaranya pada cinta dan ketaatan kepada Allah SWT. Cinta kepada rasul tidak perlu kita gembar-gemborkan atau kita teriakkan. Namun merupakan hal yang harus diperjuangkan sepanjang hayat untuk bekal di akhirat. Lalu bagaimana langkah membangun rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW sehingga kita menjadi umat beliau yang pantas dibanggakan di hari akhir?. Berikut diantara cara membangun rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

  1. Mengenal sosok Nabi Muhammad SAW
Mengenal sosok Nabi Muhammad SAW mulai perilaku dan ahlaknya, cara beliau salat, dan apa yang selalu beliau pikirkan yaitu nasib umatnya kelak di akhirat. Jasa beliau dalam menyampaikan risalah tauhid dan syariat untuk umat seluruh alam tanpa meminta imbalan dalam berdakwah juga patut kita teladani. Sosok Nabi Muhammad SAW dan sirah perjalanan beliau dapat kita baca dan pelajari dari kitab, buku dan hadis beliau. Sehingga kita bisa memahami sosoknya yang pantas dijadikan panutan umatnya.
  1. Sering menyebut nama Nabi Muhammad SAW dengan berselawat
Berselawat kepada Nabi Muhammad SAW akan menyemaikan sebuah nama yang akan terpatri dalam sanubari. Dengan berselawat 1000 sampai 10.000 kali sehari akan menjadi benih yang tersemai dalam jiwa-jiwa yang kering hingga menjadi sebuah getaran cinta dan kerinduan pada beliau. Satu selawat yang kita haturkan pada beliau akan dibalas 10 selawat oleh Allah SWT berupa rahmah (kasih sayang), maghfirah (pengampunan), taufiq dan hidayah untuk menapak jalan kebaikan. “Barangsiapa mencintai sesuatu maka dia akan memperbanyak untuk menuturkannya” 3. Berusaha mengikuti perilaku Nabi Muhammad SAW Mengikuti syariat, ahlak dan adab Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan kita. Mengikuti Nabi Muhammad SAW tidak dari hal-hal yang besar dan berat tapi mulailah dari perkara-perkara yang ringan, misal dari cara beliau minum dengan tangan kanan sambil duduk, membaca basmalah dan doa. Cara nabi bertutur kata, berjalan, memakai pakaian, hingga cara beliau memakai sandal atau sepatu yakni dengan memasukkan kaki kanan terlebih dahulu. Cara beliau tidur dengan tidur miring menghadap kiblat, membaca doa dan sikap teladan lainnya. Dalam setiap gerak, langkah dan hembusan napas hendaknya kita senantiasa berpikir untuk selalu mencontoh dan meneladani beliau. Kecintaan pada nabi yang kita tanam akan semakin semerbak dan berkembang dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas dari 3 pondasi dasar di atas yang bermuara pada rasa ringan menjalankan perintah Sang Kekasih Agung. Bila kita belum bisa mencintai Rasulullah dengan sempurna, maka belajarlah untuk mencintainya semampu kita.

Penulis adalah Kabag Artikel dan Pemberitaan NUKO, Pimpinan Penerbit Pustaka Amanah Kendal

Informasi Keislaman Lainnya

Ngaji Haid

Oleh: M. Adib Shofwan 1. Pengertian Haid Haid atau haidl yaitu darah yang dikeluarkan seorang wanita dari urat (otot) pangkal rahim secara...

Tafsir Surat An-Nasr

 Oleh: M. Adib Sofwan Surat An-Nasr termasuk golongan Madaniyah, atau Surat yang turun di kota Madinah. Jumlah ayatnya sebanyak tiga dan...

Kisah Nabi Ibrahim as, Perjumpaan Sang Kekasih...

Oleh: M. Adib Shofwan Sebuah kisah, ketika Nabi Ibrahim as duduk sendirian, datanglah seorang tamu serupa laki-laki. Usai berucap dan berjawab...

Keutamaan Air Zamzam

??? ?????? ?? ?????? ???? ?? ????? ????? ???? ??? ???? ?? ???????? ??? ???? ??? ?????? ?? ?????? Hendaklah ia memperbanyak salat di Al-Hijir,...

Advertisement

Press ESC to close