Khutbah Jumat: Hikmah di Balik Musibah

...

Oleh: Moh. Muzakka Mussaif

Khutbah I

 

????????? ????? ???????? ???????????? ??????? ?????????????? ???????????? ??????????? ???????????? ??????????????? ???????????????? ??????????? ???????????? ?????????????. ???????? ???? ??? ?????? ?????? ????? ???????? ??????????? ???? ?????????? ???? ?????????? ???????? ???????????? ?????????? ????????. ????? ????? ????????? ????????? ????? ?????????? ????????? ??????? ????? ?????????? ??????????????? ??????????????. ?????? ??????? ????? ??????? ????????????? ???????????? ?????????? ????????? ????? ??????????? ??????????? ????????????. ??? ???????? ????????? ??????? ???????? ??????? ????? ????????? ????? ?????????? ?????? ?????????? ???????????? ????????????? ??????? ?????? ???????? ??????????

?????? ????? ????? ???????? ??? ????????? ??????????? ???????? ??????? ???? ???????????? ???????????? ?????? ????? ??????????? ???????????:  ????????? ????????? ???????????? ????????? ?????? ???????? ??? ??????? ??????????? ? ?????? ?????????? ???????? ????????? ??????? ???? ?????? ??????? ? ?????? ?????????? ????????? ????????? ??????? ???? ???????? ? ???? ????? ???? ?????? ??????? ? ??????? ?????????? ????????? ??? ?????????? ??????????? ????????

 

Hadirin Sidang Jumat Rohimakumullah,

Sebelum khatib menyampaikan khutbah jumat ini, terlebih dahulu khatib mengingatkan sekaligus berwasiat pada diri sendiri dan hadirin sidang Jumat yang berada di masjid ini untuk selalu meningkatkan ketaatan pada Allah sehingga keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT akan meningkat. Peningkatan keimanan dan ketakwaan yang sebenar-benar itu harus diwujudkan di samping dalam bentuk dzikir bil qalbi wal lisan, juga harus diwujudkan dalam bentuk perilaku yang nyata, yaitu menjalankan semua perintah Allah dengan tujuan mengharap ridho-Nya dan menjauhi segala larangan Allah dengan cara memohon perlindungan kepada-Nya. Jangan sekali-kali kita melupakan kekuasaannya yang amat besar ini. Dialah penguasa alam semesta ini, penguasa surga dan neraka, serta penguasa akhirat. Tiada daya upaya dan kekuatan kita sebagai manusia tanpa kekuatan dan kekuasaan-Nya. Oleh karena itu, tidak sepantasnyalah  kita menyombongkan diri di hadapan-Nya.

 

Hadirin sidang jumat rahimakumullah,

Mengapa khatib selalu mengajak untuk meningkatkan ketakwaan dan keimanan kepada Allah SWT? Sebab kadar keimanan dan ketakwaan manusia itu tidak stabil, tidak konstan. Akan tetapi, kadar keimanan dan ketakwaan manusia kepada Allah itu akan mengalami pasang-surut serta tebal-tipis. Ada kalanya iman dan takwa itu kian pasang serta tebal setelah manusia  mengalami berbagai cobaan dan musibah yang amat berat di luar kemampuannya. Bahkan ada kalanya kadar tersebut kian menjadi surut dan menipis bahkan malah melupakan Allah SWT, di saat manusia dilebihkan sedikit kekuasaan dan hartanya. Semua itu tidak terlepas dari kecenderungan manusia yang menjadi tempat salah dan lupa.

 

Hadirin sidang jumat rahimakumullah,

Seperti kita ketahui bersama, bahwasannya sering kali musibah atau bencana menimpa negeri kita tercinta baik musibah yang bersifat lahir maupu batin. Mulai dari musibah terkait persoalan ekonomi, kepemimpinan, hingga musibah merosotnya nilai moral spiritual. Musibah bencana alam pun kerap melanda negeri ini hampir tiada henti akhir-akhir ini, Belum selesai membenahi, di tempat yang lain bencana pun datang lagi.

Bencana alam yang melanda negeri kita, saudara-saudara kita di berbagai tempat cukup beragam di antaranya adalah kekeringan, gempa bumi, tanah longsor, angin topan, banjir, rob hingga badai tsunami. Dan, bencana gempa bumi baik yang disertai tsunami maupun tidak itulah yang paling dahsyat efeknya karena telah memporak-porandakan negeri kita dan mengorbankan saudara-saudara kita di Nangroe Aceh Darussalam, Kepulauan Nias, Bantul, Pulau Rote, Lombok, Palu, Sigi, Donggala, Anyer dll. Bencana tersebut telah menelan ribuan nyawa manusia bahkan bisa mencapai ratusan ribu nyawa sehingga pantaslah kalau bencana tersebut menjadi bencana nasional. Di samping musibah bencana alam yang amat dahsyat, juga banyak musibah-musibah kecelakaan yang terjadi di laut, di darat, dan juga di udara.

 

Hadirin sidang jumat rahimakumullah,

Sebenarnya bencana-bencana yang terjadi di berbagai tempat termasuk di negara kita ini tidak akan terjadi jika Allah tidak menghendakinya. Sebab Allahlah yang berkuasa atas alam dan isinya. Jika Allah menghendaki apapun akan terjadi di alam ini termasuk datangnya hari kiamat sekalipun. Semua itu dikehendaki Allah agar harkat kemanusiaan bangsa ini bisa lebih baik di masa yang akan datang sebab bencana dan musibah itu merupakan pelajaran bagi kita sekaligus contoh bagi kita yang tidak tertimpa untuk merenungkan kekuasaan Allah, berintrospeksi, serta mengambil hikmah darinya. Sebab bagi orang-orang yang beriman, musibah dan bencana apapun yang ditimpakan merupakan ujian atau cobaan dari Allah yang harus diterima dengan ketabahan dan kesabaran. Hal itu dijelaskan Allah dalam Alquran Surat Albaqoroh ayat 155,

?????????????????? ???????? ????? ????????? ?????????? ???????? ????? ???????????? ???????????? ??????????????? ????????? ????????????? ???

Artinya: Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu dengan sesuatu berupa ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang shabar.  

Dari ayat tersebut tampak jelas bahwa musibah dan bencana itu bagi orang mukmin merupakan cobaan dan ujian dari Allah yang harus diterima dengan penuh kesabaran. Musibah itu tidak serta-merta azab Allah yang ditimpakan pada hamba-Nya. Namun, seringkali dengan datangnya musibah ini, sebagian saudara kita meneriakkan dan menjastifikasi bahwa bencana-bencana itu adalah azab Allah Swt. Mestinya sebagai muslim yang baik, tak pantas kita mengungkapkan hal demikian. Sebab, hal itu tidak akan menambah kebaikan bagi saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Ungkapan-ungkapan yang bersifat menghiburlah mestinya yang harus keluar dari mulut-mulut orang-orang beriman, bukan ungkapan vonis menyakitkan yang seakan menggantikan kekuasaan Allah. Muhasabah, introspeksi, dzikir, taqarrub, dan tafakkur adalah lebih baik bagi kita ketika saudara-saudara kita tertimpa musibah. Sebab, bukan tidak mungkin, musibah-musibah itu pun bisa juga menimpa kita

 

Hadirin sidang jumat rohimakumullah,

Berbagai bencana itu adalah ayat-ayat Allah SWT yang nyata yakni ayat-ayat yang menunjukkan kebesaran-Nya dan kekuasaan-Nya atas segala makhluknya. Betapa kecilnya kita di hadapan-Nya. Di samping itu, para hadirin, Allah menunjukkan kepada kita bahwa alam semesta, jagat raya, dan semua isinya adalah fana, tidak abadi, dan pada saatnya nanti pasti akan kembali kepada-Nya.  Dari ayat kauniyah itulah mestinya kita sadar bahwa kekuasaan kita, harta kita, dan kesombongan kita itu sungguh tiada artinya di hadapan Allah SWT, sebab setiap yang bernyawa itu pasti akan mati. Hal itu tampak pada ayat-ayat yang difirmankan Allah dalam Alquran misalnya:                                                

 ????? ?????? ?????????? ?????????? ????? ????????? ??????????? ??

Artinya: Setiap nafs (yang bernyawa itu) akan merasakan kematian.   

    ????? ???? ????????? ????? ??

Artinya: Setiap manusia itu fana (hancur/mati).  Kematian itu cepat atau lambat akan datang. Bahkan semua makhluk di jagat raya ini akan ditarik kembali oleh pemiliknya, yakni Allah SWT. Hal demikian ini ditegaskan Allah dalam ratusan ayat-ayat-Nya. Salah satu diantaranya yang paling sering kita ucapkan adalah kalimat istirja’ yakni:

????? ????? ???????? ???????? ???????????

Artinya: Sesungguhnya semua yang ada itu milik Allah dan sesungguhnya kepada-Nyalah semua kita kembali.

 

Hadirin Sidang Jumat rahimakumullah,

Ayat-ayat kauniyah yang diperlihatkan Allah tersebut mestinya menjadi warning  buat kita bahwa kiamat itu akan terjadi sebab bumi ini sudah terlalu tua lalu diperparah lagi oleh perbuatan manusia yang merusaknya dengan sewenang-wenang sehingga bumi pun makin kehilangan kesetimbangannya. Dengan hadirnya bencana-bencana itu mestinya keimanan kita pada Allah dan hari akhir kian menguat. Kapan datangnya kiamat itu kita tidak mengetahuinya, tetapi kita hanya tahu tanda-tandanya. Semua itu menjadi rahasia Allah SWT. Yang jelas datangnya hari kiamat itu jauh lebih dahsyat, lebih menggemparkan, dan amat sangat mengerikan, sebab siapapun tidak akan dapat menyelematkan dirinya. Tentang gambaran kiamat itu digambarkan dengan sangat jelas dan  tegas dalam berbagai ayat Alquran, misalnya tampak dalam  Surat Alqariah:

 ?????? ?????????? ??? ???????????? ?  ?????? ??????? ???????? ???????????? ???????????? ? ????????? ?????????? ??????????? ??????????? ?

Artinya:  Tahukah kamu, Apakah hari kiamat itu? Yaitu hari, di mana seluruh manusia seperti kupu-kupu yang bertebaran. Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu yang dihambur-hamburkan (QS. Alqariah : 3-5).

 

Hadirin sidang Jumat rahimakumullah,

Dari uraian tadi, maka sebelum ajal memanggil kita, sebelum bencana menghantam kita, dan sebelum malaikat Isrofil diutus Allah untuk meniup terompet yang akan menghancurkan alam semesta ini, kita harus senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada Allah Swt. Sebab kita sudah terlalu banyak berbuat dosa, terlalu banyak berbuat salah, terlalu banyak berbuat mungkar, terlalu banyak berbuat zalim atau aniaya, terlalu banyak mengkufuri nikmat Allah, bahkan terlalu banyak berbuat maksiat dan nista di alam fana ini. Oleh karena itu, segeralah kita mohon ampunan Allah SWT agar kita dapat memperoleh ampunannya, memperoleh rahmatnya, serta kelak memperoleh surganya sebab semua itu tidak akan diberikan oleh Allah kecuali kepada orang-orang yang bertaqwa. Hal itu dijelaskan oleh Allah SWT dalam Surat Ali Imron ayat 133 yang berbunyi:

?????????????? ?????? ?????????? ???? ?????????? ????????? ????????? ????????????? ??????????? ????????? ?????????????? ???

Artinya : Dan bersegeralah kalian kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.

 

Hadirin sidang Jumat Rohimakumullah,

Sebagai penutup khutbah pertama ini, saya menegaskan lagi, bahwa musibah adalah ujian dan cobaan bagi orang-orang yang beriman. Semua itu terjadi atas kehendak Allah. Oleh karena itu, bagi kita yang tidak tertimpa bencana harus membantu mereka yang terkena bencana, menghibur mereka, dan mendoakan mereka agar tetap sabar dan tawakkal pada Allah. Insyaallah dengan beragam musibah ini akan meningkatkan keimananan dan ketakwaan bagi mereka yang tidak tertimpa musibah termasuk kita yang ada di sini.

 

Khutbah II

 

?????????? ???? ????? ??????????? ??????????? ???? ????? ???????????? ???????????????. ?????????? ???? ??? ?????? ?????? ????? ??????? ???????? ??? ???????? ???? ?????????? ???? ?????????? ?????????? ???????? ???????????? ????????? ???? ???????????. ???????? ????? ????? ?????????? ????????? ??????? ?????? ????????????? ????????? ??????????? ????????

 

?????? ?????? ????? ???????? ???????? ????????? ????? ??????? ?????? ???????????? ?????? ????? ???????????? ????? ????? ?????????? ???????? ?????? ?????? ?????????? ???????? ?????? ???????? ?????????? ??????? ???????? ????? ????? ?????????????? ??????????? ????? ???????? ?? ???????? ?????????? ???????? ???????? ???????? ???????????? ???????????. ???????? ????? ????? ?????????? ????????? ?????? ????? ???????? ????????? ??????? ??? ?????????? ????????? ??????? ???????????? ?????????? ???????????? ???????????????? ??????? ????????? ???? ???????????? ?????????????? ????? ?????? ??????? ?????????? ??????? ?????? ????????? ???????????? ???????????????? ?????????? ?????????????? ?????? ??????????? ??????????? ????????? ??????? ?????? ???????? ???????????? ??? ???????? ??????????????

 

????????? ??????? ???????????????? ???????????????? ????????????????? ???????????????? ??????????? ???????? ?????????????? ???????? ??????? ???????????? ????????????????? ????????? ????????? ????????????????? ????????? ????????? ????????????????? ????????? ???? ?????? ????????? ????????? ???? ?????? ??????????????? ?? ??????? ????????? ????????? ??????? ??????????? ????? ?????? ?????????. ???????? ??????? ?????? ?????????? ???????????? ?????????????? ??????????? ???????? ??????????? ??????????? ??? ?????? ??????? ????? ?????? ???? ????????? ????????????????? ??????? ????????? ???????????? ??????????????? ??????? ??? ????? ??????????????. ???????? ?????? ??? ?????????? ???????? ????? ?????????? ???????? ??????? ??????? ????????. ???????? ????????? ??????????? ?????? ???? ???????? ????? ????????????? ????????????? ???? ??????????????. ???????????? ! ????? ????? ??????????? ??????????? ?????????????? ?????????? ??? ?????????? ????????? ???? ??????????? ????????????? ?????????? ?????????? ??????????? ????????????? ??????????? ????? ??????????? ???????????? ????????????? ????? ???????? ?????????? ?????????? ????? ????????

Informasi Keislaman Lainnya

Ngaji Haid

Oleh: M. Adib Shofwan 1. Pengertian Haid Haid atau haidl yaitu darah yang dikeluarkan seorang wanita dari urat (otot) pangkal rahim secara...

Tafsir Surat An-Nasr

 Oleh: M. Adib Sofwan Surat An-Nasr termasuk golongan Madaniyah, atau Surat yang turun di kota Madinah. Jumlah ayatnya sebanyak tiga dan...

Kisah Nabi Ibrahim as, Perjumpaan Sang Kekasih...

Oleh: M. Adib Shofwan Sebuah kisah, ketika Nabi Ibrahim as duduk sendirian, datanglah seorang tamu serupa laki-laki. Usai berucap dan berjawab...

Keutamaan Air Zamzam

??? ?????? ?? ?????? ???? ?? ????? ????? ???? ??? ???? ?? ???????? ??? ???? ??? ?????? ?? ?????? Hendaklah ia memperbanyak salat di Al-Hijir,...

Tiga Cara Membangun Cinta pada Nabi Muhammad SAW

Oleh: M. Adib Shofwan Kecintaan kita pada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu hal yang wajib kita pupuk dan kembangkan guna kesempurnaan...

Advertisement

Press ESC to close