Oleh: M. Adib Shofwan Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang istimewa bagi umat Islam di tanah Jawa. Selain merupakan bulan untuk menunaikan ibadah haji, pada bulan ini banyak orang melaksanakan akad nikah. Akad nikah di bulan Dzulhijjah dimaksudkan sebagai tafa’ulan dan tabarukan pada ibadah haji yang sedang dilaksanakan di kota suci Makkah. Harapannya akan mendapatkan limpahan berkah dan doa dari umat manusia yang sedang beribadah dan berdoa di tanah suci. Dalam prosesi akad nikah disyaratkan ada calon pengantin laki-laki, calon pengantin perempuan, wali, 2 orang saksi dan ijab qobul. Syarat ini sudah maklum bagi masyarakat Islam. Namun, ada hal yang terkadang terlupakan dalam mengawali sebuah pernikahan, yaitu niat dalam melaksanakan pernikahan. Niat ini merupakan hal penting yang kadang dilupakan. Tentang niat tersebut, Rasulullah telah menyebutnya dalam sebuah hadis yang sangat masyhur yakni:
???????? ???????????? ???????????? ?????????? ????????? ??? ????? ?????? ??????? ?????????? ????? ??????? ??????????? ???????????? ????? ??????? ??????????? ?????? ??????? ?????????? ????????? ?????????? ???? ????????? ?????????????? ???????????? ????? ??? ??????? ????????
Sesungguhnya keabsahan amal itu tergantung pada niatnya dan sungguh bagi tiap orang ada perkara yang dia niatkan, barangsiapa hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa hijrah karena dunia yang akan dia dapatkan atau wanita yang akan dia nikahi maka hijrahnya kepada apa yang dia hijrahi (diniatkan). (HR Imam Muslim) Meski niat dalam pernikahan tak menjadi syarat dan rukun, namun akan menjadi pondasi dasar dan katalisator yang kokoh kemana pasangan baru akan melangkah. Contoh niat yang baik dalam menikah diantaranya sebagai berikut:- Nikah diniati untuk menjaga pandangan mata dan menjaga farji dari perbuatan maksiat
????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ??? ???????? ?????????? ???? ?????????? ???????? ?????????? ??????????????? ????????? ??????? ?????????? ?????????? ?????????? ?????? ???? ?????????? ?????????? ??????????? ????????? ???? ???????
Rosulullah SAW bersabda : Wahai para pemuda, barangsiapa dari kalian mampu untuk biaya nikah maka menikahlah karena sesungguhnya nikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga farji dan barangsiapa belum mampu maka berpuasalah karena puasa menjadi kendali baginya. (HR Imam Muslim) Separuh agama itu dijaga dengan nikah dan separuhnya lagi dengan iman. 2. Nikah diniati bersyukur dan mencari rido Allah SWT Manusia telah diberi nikmat akal, nafsu, pikiran dan fisik yang sampurna. Disamping itu Allah juga memberikan fasilitas yang halal guna menyalurkan hasrat dan nafsunya yang sesuai dengan jalan yang diridoi Allah yaitu akad nikah. Diibaratkan manusia telah diberi sawah, ladang, cangkul dan bibit maka itu dipergunakan sesuai dengan fungsi dan kegunaannya. Rasulullah bersabda :???? ?????? ??? ???????? ???? ??????????? ????????? ?????
Barang siapa menikah karena Allah dan menikahkan karena Allah maka berhaq mendapatkan pertolongan Allah 3. Nikah diniati mencari mahabbah dan cinta dari Rasulullah SAW. Dengan pernikahan manusia akan menghasilkan keturunan yang nanti akan dibanggakan oleh kanjeng Nabi Mhammad SAW di depan nabi dan umat yang lain pada hari kiamat. Jelas umat yang bisa dibanggakan adalah umat yang punya kualitas keimanan dan ketakwaan yang baik.. ???????????? ???????????? ???????? ???????? ?????? ????????? ?????? ???????????? ?????? ???????????
Menikahlah dan perbanyaklah, karena sesungguhnya saya akan membanggakan dengan kalian semua pada umat-umat lain paa hari kiamat hingga dengan bayi yang keguguran. 4. Nikah diniati untuk mendapatkan keberkahan dari doa anak saleh ketika sudah mati Anak saleh akan menjadi investasi yang luar biasa untuk meningkatkan derajat orang tuanya walaupun sudah meninggal. 5. Nikah untuk berharap syafaat dari anak yang meninggal pada waktu masih kecil karena dia bisa menarik orang tuanya kedalam surga. Dalam hadis riwayat Ibu Majah, Rasulullah bersabda:????? ???????? ??????? ???????????? ????? ??????????
Sesungguhnya anak kecil itu akan menarik pada kedua orang tuanya ke dalam surga. Para istri adalah pakaian bagi para suami dan para suami adalah pakaian buat para istri maka pasangan suami istri akan sempurna dengan segala kekurangannya sebagai manusia yang saling melengkapi dan menutupi kekurangan pasangannya.Penulis adalah Kabag Artikel dan Berita NUKO dan Ketua NU Ranting Kebonharjo 2 Patebon Kendal