Oleh: Moh. Muzakka Mussaif Khutbah I
?????????? ???? ??????? ???????? ???????? ??????????? ?????????? ??? ???????? ???? ????????? ????? ????????? ????????? ??????????????????? ???????????? ??????????. ??????????? ?????????? ??? ??????? ??????? ???????? ?????? ????? ?????????? ????? ???????. ?????????? ???? ??? ????? ?????? ???? ???????? ??? ???????? ???? ?????????? ????? ?????????? ???????? ???????????? ??????????? ???????????. ?????? ??????? ?????????. ?????????? ????? ????? ?????????? ??????? ????????? ???????????. ??????????? ????? ????????? ????????? ????? ?????????? ????????? ??????? ??? ?????????? ????????? ??????? ?????????? ??????????? ??????????????? ????? ?????? ????????. ?????? ?????? ??????? ???????????? ????????? ????????? ????? ?????????? ??? ????????? ??????????: ???? ????? ?????? ??? ??????? ??????? ???????? ???????? ?????? ????? ??????? ??????? ??????????? ???????? ???????? ??????? ????????
Hadirin Sidang Jumat rohimakumullah, Sebelum khatib menyampaikan khutbah Jumat ini, terlebih dahulu khatib mengingatkan sekaligus berwasiat pada diri sendiri dan hadirin untuk selalu meningkatkan ketaatan, ketakwaan, dan keimanan pada Allah SWT. Peningkatan ketaatan dan ketakwaan pada Allah itu harus diwujudkan di samping dalam bentuk perilaku yang nyata, yaitu menjalankan semua perintah Allah dengan tujuan mengharap ridho-Nya dan menjauhi segala larangan Allah dengan cara memohon perlindungan kepada-Nya. Jangan sekali-kali kita melupakan kekuasaannya yang amat besar ini. Tiada daya dan upaya manusia tanpa kekuasaan Allah SWT. Oleh karena itu, tidak sepantasnyalah kita menyombongkan diri di hadapan-Nya. Hadirin sidang jumat rohimakumullah, Baru saja umat Islam sedunia memperingati hari Maulid Nabi Muhammad SAW, Sang Teladan Umat, dengan berbagai bentuk kegiatan peringatan. Semua itu dilakukan umat Islam dalam rangka mencintai Rasulullah, mengetahui sejarah kelahiran dan perjuangan Rasulullullah, menghidupkan sunnah-sunnahnya, serta memperbanyak selawat dan salam kepadanya. Besok pagi bangsa Indonesia akan memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2022. Sebab, pada 22 Oktober itu dipandang sebagai hari supremasi perjuangan para santri dan ulama pesantren dalam rangka mempertahankan kemerdekaan RI karena tentara Belanda membonceng tentara sekutu akan menduduki kembali Indonesia setelah bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Puncaknya adalah munculnya pertempuran Surabaya 10 November 1945 yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan. Munculnya semangat jihad santri dan arek-arek Surabaya itu disebabkan oleh Fatwa Resolusi Jihad NU yang dikeluarkan oleh Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asyari pada 22 Oktober 2022. Dari dua peristiwa itulah, mestinya sebagai orang beriman kita harus bersyukur pada Allah SWT atas nikmat iman dan Islam dan nikmat kemerdekaan. Sebab keimanan dan keislaman kita tidak akan terganggu oleh pihak manapun manakala negeri ini aman dan merdeka. Hadirin sidang jumat rohimakumullah, Allah SWT menciptakan manusia sebagai khalifah di muka bumi ini untuk mengatur alam semesta dan isinya, termasuk mengatur sesama manusia, dengan prinsip keseimbangan dan keadilan. Kita dilarang melakukan tindakan sewenang-sewenang atau melakukan eksploitasi yang berlebihan atau berbuat aniaya terhadap alam semesta dan sesama manusia. Bila hal itu terjadi maka prinsip keseimbangan dan keadilan itu akan terguncang. Akibatnya, muncul beragam bencana alam seperti banjir, kekeringan, tanah longsor, gempa bumi, dan beragam polusi. Dari polusi-polusi tersebut muncul beragam wabah dan penyakit yang ujung-ujungnya tentu akan makan banyak korban. Di sisi lain, jika manusia berbuat aniaya terhadap sesama maka terjadilah pertikaian antar umat manusia, ujung-ujungnya pun terjadi pertumpahan darah di alam ini. Untuk menekan dan mengatasi problematika itulah, Allah SWT mengutus Rasulullah Muhammad SAW untuk menjadi rahmat bagi alam semesta. Hal itu ditegaskan dalam Alquran Surat Al-Anbiya’, 107 sebagai berikut:?????? ???????????? ?????? ???????? ???????????????
Artinya: Dan tiadalah Kami utus kamu (hai Muhammad) kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. Dari ayat tersebut tampak, para hadirin, curahan rahmat tersebut tidak diberikan kepada jenis mahluk tertentu, benda tertentu, golongan tertentu, atau suku bangsa tertentu. Sebab, Islam tidak mengenal konsep diskriminasi. Posisi status atau derajat tertinggi manusia hanya diukur melalui kadar ketakwaannya kepada Allah SWT. Hal itu sesuai firman Allah dalam Alquran Surat Alhujurat ayat 13 yang berbunyi:????? ???????????? ?????? ??????? ???????????
Artinya: Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah yang paling bertakwa di antara kamu. Hadirin rahimakumullah, Bencana-bencana di negeri ini masih sering terjadi bahkan sering pula bertubi-tubi datangnya. Musibah atau bencana alam pun kerap melanda umat manusia di mana-mana. Di antara bencana adalah adalah gunung meletus, kekeringan, gempa bumi, tanah longsor, angin topan, banjir, rob hingga badai tsunami. Di samping itu, datang pula berupa wabah dan beragam penyakit yang mengancam nyawa manusia. Musibah lain bisa berupa krisis makanan dan minuman, krisis ekonomi, krisis moral, krisis kepemimpinan, dan lain-lain. Musibah-musibah semacam itu, bisa jadi karena ulah manusia seperti merusak alam, meninggalkan pola hidup bersih dan sehat, bahkan meninggalkan makanan yang halal dan toyyib. Dengan beragam musibah bisa jadi Allah sedang menguji dan mengingatkan manusia untuk lebih berhati-hati dalam mengatur dirinya dan alam ini. Hadirin sidang jumat rahimakumullah, Sebenarnya bencana-bencana yang terjadi di berbagai tempat termasuk di negara kita ini tidak akan terjadi jika Allah tidak menghendakinya. Sebab Allahlah yang berkuasa atas alam dan isinya. Jika Allah menghendaki apapun akan terjadi di alam ini termasuk datangnya hari kiamat sekalipun. Semua itu dikehendaki Allah agar harkat manusia bisa lebih baik di masa yang akan datang sebab bencana dan musibah itu merupakan pelajaran bagi kita sekaligus contoh bagi kita yang tidak tertimpa untuk merenungkan kekuasaan Allah, berintrospeksi, serta mengambil hikmah darinya. Sebab bagi orang-orang yang beriman, musibah dan bencana apapun yang ditimpakan merupakan ujian atau cobaan dari Allah yang harus diterima dengan ketabahan dan kesabaran. Hal itu dijelaskan Allah dalam Alquran Surat Albaqoroh ayat 155,??????????????????? ???????? ????? ????????? ??????????? ???????? ????? ???????????? ????????????? ?????????????? ????????? ?????????????
Artinya: Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu dengan sesuatu berupa ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar. Hadirin rahimakumullah, Momen Maulid Nabi Muhammad SAW tiada artinya jika kita tidak menghidupkan sunnah-sunnahnya, meneladani kehidupannya, serta memperbaiki ahlak kita terhadap sesama dan menjaga bumi yang kita tempati ini. Bagaimana bisa menghidupkan sunnah-sunnah Rasul manakala kita tidak mulai dari diri kita dan keluarga kecil kita. Bagaimana bisa mengatakan mencintai Rasul manakala kita sering menzalimi sesama dan berbuat kerusakan di bumi. Bagaimana bisa meneladani Rasulullah, jika kita selalu menyombongkan diri dan tak punya rasa malu berbuat dosa. Begitu pula, momen Hari Santri Nasional juga tiada artinya, manakala kita tidak bisa menjadikan negeri ini sebagai negeri yang damai dan berperadaban tinggi. Bagaimana bisa menjadikan negeri yang damai dan berperadaban manakala jika kita sebagai mayoritas saling menghujat dan menyalahkan sesama. Bagaimana mana bisa menjadikan negeri ini adil dan makmur mana kala kita rakus mengambil keuntungan-keuntungan pribadi dari aset-aset negeri. Di sinilah pentingnya semua orang di negeri ini harus bermuhasabah atau introspeksi karena dari muhasabah itu pasti akan tahu kesalahan dan dosa-dosanya. Setidaknya, dari bermuhasabah itu akan menjadikan kita lebih berhati-hati dalam bersikap, bertindak, dan mengambil keputusan dalam berinteraksi sosial di negeri ini. Hadirin Sidang Jumat rahimakumullah, Melalui momen Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional ini, saya mengajak diri saya dan hadirin untuk meningkatkan cinta pada Rasulullah dengan cara meneladani dan menghidupkan sunnah-sunnahnya dalam kehidupan sehari-sehari, terutama dalam menebar cinta kasih pada sesama dan jagad raya. Begitu pula kita harus bisa mencintai pewaris para nabi yakni para ulama yang sholih dan santun dengan cara mematuhi nasihat dan fatwa-fatwanya di samping belajar ilmu agama pada mereka. Sebab, tiada lagi tempat kita belajar agama, kecuali pada mereka. Sebab, ilmu merekalah yang tersambung sanadnya pada Rasulullah SAW. Moga dua momen ini menyadarkan kita sebagai umat Rasulullah sekaligus santrinya para ulama dapat berjihad melawan ego dan hawa nafsu kita di tengah dinamika politik, ekonomi, dan pertahanan keamanan Negara yang tengah hangat sehingga kita tidak ikut arus memperkeruh suasana negeri. Akhirya, sebagai orang beriman mari kita berdoa mohon ampun pada Allah sekaligus mohon padan-Nya agar negeri ini tetap aman damai dan dijauhkan dari berbagai musibah di musim hujan ini.??????? ???? ??? ???????? ??? ?????????? ??????????? ??????????? ???????????? ??????????? ???? ????? ???????? ???????????. ???????? ??????? ????? ????????????? ????? ?????????? ??????? ???? ?????????? ??????????
Khutbah II????????? ??????? ?? ????????? ??????? ????? ????????? ???????. ???????? ??? ?? ????? ?????? ????? ???????? ??? ??????? ????? ?????????? ???? ?????????? ?????????? ???????? ???????????? ???????? ??? ?????? ??????. ??????????? ????? ????????? ????? ?????????? ????????? ??????? ?????? ????????????? ?????? ?????????? ??????????? ????? ?????? ??????????? ?????? ?????? ????? ???????? ???????? ???????????? ?????????? ????????? ????? ?????? ????? ??????????????. ??????? ????? ????????: ????? ????? ??????????????? ??????????? ????? ??????????? ???? ????? ?????????? ???????? ???????? ???????? ???????????? ???????????. ??????????? ????? ????? ?????????? ????????? ??????? ???? ?????????? ?????????. ???????? ??????? ???????????????? ???????????????? ????????????????? ????????????????? ???????????? ???????? ??????????????. ???????? ??????? ?????? ?????????? ???????????? ??????????? ?????????????? ??????????? ???????? ????????? ??????????? ??? ?????? ??????? ????? ?????? ???? ????????? ????????????????? ??????? ????????? ???????????? ??????????????? ??????? ??? ????? ?????????????? ?????????? ??????? ???????? ?????? ???????????? ??????????? ????????? ?????????? ???????? ???????????? ????????????. ???????? ?????? ??? ?????????? ???????? ????? ?????????? ???????? ??????? ??????? ????????. ???????????? ??????? ????? ????????????? ????????????? ????? ????? ???????? ??????????? ?????????????? ?????????? ??? ?????????? ????????? ???? ??????????? ????????????? ??????????? ?????????? ??????????? ?????????????? ??????????? ????? ??????????? ????????????? ????????????? ????? ???????? ??????????? ?????????? ????? ????????