Datangnya Malam Lailatul Qadar Menurut Imam Assadzily

...

Oleh: Eko Wardoyo Assadzily Lailatul qadar sangat dinantikan oleh umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa. Siapapun yang mendapatkan keberkahan di malam itu, maka ia akan dikaruniai pahala yang besar. Yaitu satu kali amalan dinilai seperti amalan 1000 bulan atau sekitar 83 tahun tanpa henti. Selain itu segala permintaan akan dikabulkan dan segala dosa akan diampuni oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda: “Carilah lailatul qadar pada 10 malam yang ganjil pada malam-malam terakhir bulan Ramadan". Dalam Alquran Surat Al Qodr dijelaskan pada malam lailatul qadar jutaan malaikat turun memenuhi jagad raya. Pada malam itu diselimuti hawa yang sejuk dan sangat tenang,  penuh keberkahan. Imam Al Ghazali dan Imam Assadzily menuliskan kapan kira-kira terjadinya malam lailatul qadar dengan pengalaman dan ciri-ciri yang dialami sejak puluhan tahun melewati dan menantinya. Dalam kitab Tanwirul Ma’ali karya Syaikh Dalhar bin Abdurrahman disebutkan bahwa Imam Assadzily hampir setiap bulan Ramadan mendapatkan lailatul qadar. Beliau kemudian mengamatinya sebagai berikut:

  1. Jika puasa Ramadan diawali hari Ahad, maka insya Allah lailatul qadar terjadi pada malam ke-29.
  2. Jika permulaan Ramadan pada hari Senin, maka lailatul qadar jatuh pada malam ke-21.
  3. Jika awal Ramadan dimulai hari Selasa, maka lailatul qadar terjadi pada malam ke-27.
  4. Jika awal Ramadan dimulai hari Rabu, maka lailatul qadar terjadi tanggal 19 Ramadan.
  5. Jika awal Ramadan dimulai hari Kamis, maka lailatul qadar terjadi pada malam 25 Ramadan.
  6. Jika awal Ramadan dimulai hari Jumat, maka malam lailatul qadar terjadi pada malam ke-17 bersamaan dengan Nuzulul Qur’an, dan
  7. Jika awal Ramadan dimulai hari Sabtu, maka malam lailatul qadar terjadi pada malam ke-23.
Selain itu, Imam Assadzily menganjurkan agar pada malam-malam tersebut melakukan  i’tikaf, menjaga wudu, melakukan salat sunah hajat, tasbih, tadarus Alquran, memperbanyak istighfar, selawat, tahlil, ataupun membaca doa-doa tertentu untuk kebaikan hidup di dunia dan akhirat.

Penunis adalah Pembina Majlis Rotibul Qubro dan Al Mubarok Kabupaten Kendal

Informasi Keislaman Lainnya

Ngaji Haid

Oleh: M. Adib Shofwan 1. Pengertian Haid Haid atau haidl yaitu darah yang dikeluarkan seorang wanita dari urat (otot) pangkal rahim secara...

Tafsir Surat An-Nasr

 Oleh: M. Adib Sofwan Surat An-Nasr termasuk golongan Madaniyah, atau Surat yang turun di kota Madinah. Jumlah ayatnya sebanyak tiga dan...

Kisah Nabi Ibrahim as, Perjumpaan Sang Kekasih...

Oleh: M. Adib Shofwan Sebuah kisah, ketika Nabi Ibrahim as duduk sendirian, datanglah seorang tamu serupa laki-laki. Usai berucap dan berjawab...

Keutamaan Air Zamzam

??? ?????? ?? ?????? ???? ?? ????? ????? ???? ??? ???? ?? ???????? ??? ???? ??? ?????? ?? ?????? Hendaklah ia memperbanyak salat di Al-Hijir,...

Tiga Cara Membangun Cinta pada Nabi Muhammad SAW

Oleh: M. Adib Shofwan Kecintaan kita pada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu hal yang wajib kita pupuk dan kembangkan guna kesempurnaan...

Advertisement

Press ESC to close