Oleh: Lathifatul Khoiriyah
A. Pertanyaan
Mbak, mau nanya. Semua mahluk yang hidup di laut kan halal dimakan. Nah, apakah Nyi Roro Kidul juga halal?
B. Jawaban
Nyi Roro Kidul apakah halal dimakan karena hidup di laut?. Mungkin hal ini terdengar lucu, tapi coba kita bahas dengan ilmiah.
Masalah hewan laut, ada dua pendapat ulama 4 madzhab. Pertama, semua hewan laut adalah halal menurut pendapat madzhab Syafi'i, Hambali dan Maliki. Kedua, yang halal hanyalah ikan, selain ikan maka tidak halal, ini pendapat madzhab Hanafi.
Perbedaan ini akan setara pada hewan seoerti anjing laut dan putri duyung. Eh, apa iya putri duyung beneran ada?
Jika menilik literatur kitab-kitab ulama salaf, sepertinya memang putri duyung itu ada lho. Banyak ulama yang membahasnya.
Imam Damiri dalam kitab Hayatul Hayawan Al-Kubro menyatakan Insanul Maa' (putra dan putri duyung) adalah hewan yang serupa dengan manusia, tetapi mereka mempunyai ekor.
Imam Qazwini juga menyatakan, seseorang di zamanku pernah membawa salah satu hewan itu.
????? ????? : ???? ???????? ??? ?? ?? ???? : ??? ???? ???? : ??? ??? ??? ????? ???? ?? ??????? ???? ????????
Bahkan dari kitab Imam Damiri tersebut, ada keterangan yang mungkin membagongkan untuk sebagian orang.
Dari pembahasan Banatul Maa' atau putri duyung. Imam Damiri mengutip perkataan Ibnu Abil Asy'ats yang menyatakan bahwa putri duyung adalah ikan di laut Rum (laut tengah), mirip dengan perempuan, memiliki rambut yang terurai, berwarna kuning kecoklatan, mempunyai farji dan puting. Bicaranya hampir mustahil dipahami dan mereka bisa tertawa bahkan sampai tertawa terbahak-bahak.
Terkadang putri duyung terjaring oleh sebagian kapal nelayan, kemudian mereka menjimaknya selepas niku dikembalikan lagi ke laut ?.
Diceritakan dari Imam Rauyani, pengarang Kitab Bahrul Madzhab bahwa ketika ada nelayan datang kepadanya dengan membawa ikan berbentuk wanita, maka ia menyumpahnya untuk tidak menjimaknya.
???? ????? : ??? ??? ??? ?????? : ?? ??? ???? ?????? ????? ??????? ???? ??? ???? ??????? ??? ??????? ???? ???? ???? ????? ????? ?????? ????? ?????? ???????. ????? ???? ?? ???? ??? ??? ???????? ?????? ??? ?? ???? ???? ??? ????? . ???? ?? ???????? ???? ?????? ??? ??? ??? ???? ???? ????? ??? ???? ??????? ???? ??? ?? ?????.
Di keterangan lain masih sama, dari kitab ada juga cerita bahwa sebagian budak mendapatkan putra duyung (duyung cowok). Kemudian seorang raja kepo ingin tahu bagimana bentuknya dan menikahkannya dengan seorang wanita ?.
Sekarang kita bahas hukum mengonsumsi putri duyung (sanes jimak putri duyung). Madzhab Syafi'i sendiri putri duyung halal dimakan karena mengikuti keumuman teks ibarot, yakni hewan yang hidup di air. Sementara Madzhab Hanafi mengharamkan karena menilai itu bukan ikan. Pembahasan putri duyung selesai.
Kembali ke Nyi Roro Kidul. Jika ia merupakan hewan laut, bukan jin, bukan manusia maka ia bisa halal dimakan dengan mengikuti pendpat madzhab Syafi'i yang menyatakan seluruh hewan laut adalah halal. Hukumnya sama dengan putri duyung tersebut.
Ada satu masalah lagi, bagaimana jika ia juga bisa hidup di darat?
Masalah hewan yang bisa hidup di dua alam atau istilahnya Hayawan Barma'i, ada beberapa ketentuan yakni bisa hidup di dua alam secara mutlak. Misal di darat saja selamanya dia bisa hidup, atau di air selamanya maka dia juga bisa hidup. Bahkan yang di darat hanya sebentar untuk leyeh-leyeh kemudian kembali lagi di ke air, atau di air sebentar untuk mencari makan dan kembali lagi ke darat.
Dalam madzhab Syafi'i ada 2 pendapat. Imam Rafi'i dan Imam Nawawi dalam Rawdhoh mengaharamkan. Tapi Imam Nawawi dalam Majmu' menilai halal, kecuali katak. Kalau dalam madzhab Hambali hewan Barma'i bisa halal apabila disembelih dulu.
Jadi, kalau Nyi Roro Kidul merupakan hewan laut, bukan manusia, bukan jin atau setan, bukan hewan Barma'i atau hewan Barma'i tapi mengikuti ketentuan Imam Nawawi dalam Majmu' atau pendapat madzhab Hambali maka halal.
Jadi gimana? Mau cari Nyi Roro Kidul?

Penulis adalah santri pondok pesantren Bani Umar Kaliwungu