HUKUM REBONDING

Pertanyaan :

Bagaimana hukumnya merebonding rambut? (Rahmat Hidayat 085832877655)

Jawaban :

Yth Sahabat Rahmat Hidayat

Rebonding adalah meluruskan rambut yang semula keriting agar menjadi lurus. Proses rebonding, pada tahap pertama, yaitu dengan cara rambut diberi krim untuk membuka ikatan protein rambut, kemudian disetrika dengan alat pelurus rambut bersuhu tinggi. Selanjutnya, pada tahap kedua, rambut diberi krim lagi untuk mempertahankan kelurusan rambut. Proses rebonding bersifat kimiawi, yaitu mengubah struktur protein dalam rambut, yang disebut keratin, yang terdiri dari unsur cystine, atau zat senyawa animo yang memiliki unsur sulfida. Kalau ada rambut yang berbentuk keriting, maka itu karena adanya keratin yang mengandung disulfida yang yang menyebabkan zat molekul dapat mempertahankan bentuk-bentuk tertentu. Pemberian krim tertentu pada proses rebonding dapat membuka atau memutus jembatan disulfida ini, sehingga rambut yang berbentuk kriting bisa menjadi lemas atau lurus.

Proses rebonding dapat mengubah rambut secara permanen pada bagian rambut yang terkena aplikasi, tidak pada rambut yang belum tumbuh. Jadi, rebonding bukan pelurusan rambut dengan cara biasa yang hanya menggunakan perlakuan fisik, tetapi menggunakan perlakuan kimiawi yang mengubah struktur protein dalam rambut. Dan hal ini dapat dikatagorikan Taghyiru Khlaqillah (merubah ciptaan Allah) yang diharamkan dalam al-Qur`an Surat An-Nisa` ayat 119. Ayat ini menunjukkan haramnya merubah ciptaan Allah. Sesuatu yang dapat dianggap merubah ciptaan Allah, menurut Syekh Hani bin Abdillah Al-Jubair, adalah mengubah sesuatu sehingga seakan-akan menjadi sesuatu yang lain atau menghilangkan sesuatu itu sendiri dari sifat-sifatnya.

Di samping itu, haramnya rebonding dapat dipersamakan dengan haramnya bertatto, sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibn Mas`ud, karena ada kesamaan illat di antara keduanya.

Sedangkan pengkeritingan rambut hanya dengan perlakuan fisik, tanpa perlakuan kimiawi yang mengubah struktur protein rambut, seperti yang menjadi trend wanita pada dekade 80-an, atau pelurusan rambut tanpa perlakuan kimiawi, seperti dengan menggunakan rol plastik, itu hukumnya boleh, karena tidak termasuk Taghyiru Khalqillah tetapi itu bersifat Tazayyun (berhias).

Dasar Pengambilan Dalil :

? ??????? ??????? ?? ???????? ????????? ????? ???? ?? ??? ???? ???????? ? 19    :

?????? ??? ???? ?? ????? ????? ?? ????? ??? ???? ??? ??? ?? ?????? ????

??? ???? ???? ??? ???? ???? ???? : ??? ???? ???????? ??????????? ????????? ?????????? ?????????? ????? ???????? ??? ???? (???? ???? ???????? ????? ?? ??? ?????)

KONSULTASI AGAMA

Diasuh oleh : H. Mohammad Danial Royyan

Ketua PCNU Kabupaten Kendal

Informasi Keislaman Lainnya

Ngaji Haid

Oleh: M. Adib Shofwan 1. Pengertian Haid Haid atau haidl yaitu darah yang dikeluarkan seorang wanita dari urat (otot) pangkal rahim secara...

Tafsir Surat An-Nasr

 Oleh: M. Adib Sofwan Surat An-Nasr termasuk golongan Madaniyah, atau Surat yang turun di kota Madinah. Jumlah ayatnya sebanyak tiga dan...

Kisah Nabi Ibrahim as, Perjumpaan Sang Kekasih...

Oleh: M. Adib Shofwan Sebuah kisah, ketika Nabi Ibrahim as duduk sendirian, datanglah seorang tamu serupa laki-laki. Usai berucap dan berjawab...

Keutamaan Air Zamzam

??? ?????? ?? ?????? ???? ?? ????? ????? ???? ??? ???? ?? ???????? ??? ???? ??? ?????? ?? ?????? Hendaklah ia memperbanyak salat di Al-Hijir,...

Tiga Cara Membangun Cinta pada Nabi Muhammad SAW

Oleh: M. Adib Shofwan Kecintaan kita pada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu hal yang wajib kita pupuk dan kembangkan guna kesempurnaan...

Advertisement

Press ESC to close