SHALAT SUBUH DI KENDARAAN

Pertanyaan :

Bagaimana cara melaksanakan shalat shubuh ketika masih di dalam kendaraan, suatu kondisi yang tidak termasuk udzur shalat dan bukan sebab dibolehkannya melakukan jama` ? (Majid Santri Kaliwungu 08995956540)

Jawaban :

Yth Mas Majid

Sholat fardlu, termasuk shalat shubuh, adalah kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan oleh siapapun dan dengan alasan apapun selama masih memiliki akal sehat, kecuali bagi orang gila, perempuan yang sedang haidl dan perempuan yang sedang nifas. Orang yang meninggalkannya boleh dibunuh oleh Imam. Kewajiban sholat adalah kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan kecuali karena alasan kewajiban yang lain. Dalam keadaan perang saja masih diwajibkan sholat syiddatil khouf. Shalat fardlu tidak mempunyai udzur untuk dapat ditinggalkan. Yang mempunyai udzur untuk ditinggalkan itu jamaah shalat bukan shalatnya.

Sedangkan orang yang sedang berada dalam kendaraan pada waktu shalat shubuh, baik dia musafir atau bukan, masih bisa melakukan shalat. Karena itu, dia harus berhenti dari perjalanan dan melaksanakan shalat pada waktunya di masjid, mushalla atau tempat lain yang dekat. Karena shalat shubuh dan shalat fardlu yang lain adalah shalat yang tidak boleh dilakukan di dalam kendaraan. Shalat yang boleh dilakukan di dalam kendaraan tanpa ruku` dan sujud adalah dua rakaat shalat sunnah dalam perjalanan, sebagaimana pernah dilakukan oleh Nabi SAW. Kecuali kendaraan yang ditumpanginya itu pesawat, dan pada saat masuk waktu shalat shubuh, pesawat dalam pertengahan penerbangan sehingga tidak memungkinkan pelaksanaan shalat shubuh, maka shalat shubuh bisa dilakukan dengan shalat Lihurmatil Waqti, yang wajib diulangi.

Keadaan seseorang dalam kendaraan tidak termasuk udzur untuk melakukan jama` shalat. Dan shalat shubuh tidak bisa di-jama` dan tidak bisa di-qashar. Yang termasuk udzur jama` shalat itu safar (bepergian)-nya, bukan keadaan di dalam kendaraan. Kalau seseorang berada dalam kendaraan, tapi berada di tempat yang jaraknya dari rumah pengendara kurang dari dua marhalah (sekitar 85 km), maka tidak boleh melakukan jama` dan qashar shalat.

Dasar Pengambilan Dalil :

– ????? ???????? ?????? ? 1373 :

???? ????? ????? ?????? ??????? ??? ????? ?? ????? ????? ?? ????? ?????? ????? ?? ????? ?????? ?????? ????? ?????????

KONSULTASI AGAMA

Diasuh oleh : H. Mohammad Danial Royyan

Ketua PCNU Kabupaten Kendal

Informasi Keislaman Lainnya

Ngaji Haid

Oleh: M. Adib Shofwan 1. Pengertian Haid Haid atau haidl yaitu darah yang dikeluarkan seorang wanita dari urat (otot) pangkal rahim secara...

Tafsir Surat An-Nasr

 Oleh: M. Adib Sofwan Surat An-Nasr termasuk golongan Madaniyah, atau Surat yang turun di kota Madinah. Jumlah ayatnya sebanyak tiga dan...

Kisah Nabi Ibrahim as, Perjumpaan Sang Kekasih...

Oleh: M. Adib Shofwan Sebuah kisah, ketika Nabi Ibrahim as duduk sendirian, datanglah seorang tamu serupa laki-laki. Usai berucap dan berjawab...

Keutamaan Air Zamzam

??? ?????? ?? ?????? ???? ?? ????? ????? ???? ??? ???? ?? ???????? ??? ???? ??? ?????? ?? ?????? Hendaklah ia memperbanyak salat di Al-Hijir,...

Tiga Cara Membangun Cinta pada Nabi Muhammad SAW

Oleh: M. Adib Shofwan Kecintaan kita pada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu hal yang wajib kita pupuk dan kembangkan guna kesempurnaan...

Advertisement

Press ESC to close