Dakwah Itu Harus Santun

...

Oleh: Moh. Muzakka Mussaif

Agama adalah pilihan individu dan tidak boleh dipaksakan oleh siapapun. Ini bukan mengada-ada, tetapi ditegaskan Allah dalam Alquran, yaitu

??? ????????? ??? ???????

“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam);"

Karena tidak boleh memaksa dalam beragama itu, maka Islam mengajarkan umatnya untuk berdakwah, mengajak berbuat baik dan mencegah berbuat mungkar.

Dakwah adalah strategi mengajak seseorang untuk mengikuti yang mengajak. Perbuatan mengajak itu sangat tergantung pada cara dan orang yang mengajak. Kalau cara mengajaknya baik dan persuatif serta yang mengajak itu dapat menjadi contoh, maka insyaallah ajakannya akan diikuti oleh orang yang diajak.

Begitu pula sebaliknya, jika orang yang mengajak tidak santun serta tidak dapat menjadi contoh, maka ajakannya akan ditolak.

Oleh sebab itu, mari kita ajak saudara-saudara kita dengan cara yang baik dan santun. Dalam Alquran pun Rasulullah saw diperintah Allah untuk berdakwah dengan santun.

?????? ???????????? ?????????? ???????? ???? ???????? ? ????? ??????????? ???????? ?????????? ? ????? ??????????? ????? ????????????? ???????? ???????????????? ???????????? ?????????? ???????? ???? ????????? ????? ??????????? ???????? ??????????? ????? ??????????? ????? ????????????? ???????? ?????????? - ????????-??

"Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sungguh, setan itu (selalu) menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sungguh, setan adalah musuh yang nyata bagi manusia". (QS. Al-Isra' 17:53)

Dalam tafsir Al-Ibriz dan tafsir Jalalain dijelaskan bahwa Rasulullah saw diperintah untuk berkata pada umatnya juga pada orang-orang kafir dengan perkataan yang baik. Dengan berkata yang baik, di samping untuk menghindari pertikaian juga agar misi dakwah berhasil. Sebab, Rasulullah saw hanya menyampaikan risalah dan mengajak ke jalan Allah. Tentang hidayah dan ajakannya berhasil atau tidak itu urusan Allah, bukan urusan Rasulullah.

Ayat lain secara detil merinci bagaimana cara mengajak orang lain atau berdakwah, seperti yang terdapat dalam Surah Annahl: 125

?????? ????? ???????? ??????? ????????????? ??????????????? ??????????? ????????????? ?????????? ???? ????????? 

"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik".

Ayat di atas menegaskan bahwa kita diperintah mengajak orang lain (dakwah) pada jalan Allah dengan beberapa cara.

Pertama, mengajak orang dengan cara hikmah. Hikmah artinya bijak, yakni cara yang baik, bijak, dan atau santun. Strategi ini akan dapat mempersuasi orang lain untuk mengikuti ajakannya.

Kedua, melalui nasihat atau ujaran yang baik (mauidhoh hasanah). Dengan ujaran yang baik, seorang dai dapat menumbuhkan kesadaran orang, mempengaruhi seseorang bahwa pesan yang disampaikan adalah hal yang baik. Jika yang diajak itu merasa nyaman dan senang, maka lambat laun mereka pun akan mengikuti sang pengajaknya.

Ketiga, jika terjadi perdebatan harus dibalas dengan lebih baik. Dalam berdakwah sering terjadi perdebatan antara sang dai dengan yang diajak. Ayat di atas menegaskan, bahwa dalam menghadapi perdebatan pun harus dengan cara yang lebih baik atau terbaik. Di sinilah perlunya sang dai untuk bersifat sabar atau menahan diri dari sifat marah, kasar, dan emosional. Sekalipun yang diajak mengucapkan kata-kata kasar atau nada marah, sang dai tidak boleh terpancing berbuat hal yang sama sama. Jika belum berhasil atau kontraproduktif maka harus ditinggalkan terlebih dahulu. Kita serahkan semua pada Allah dan berdoa semoga orang tersebut diberi hidayah oleh Allah.

Strategi dakwah yang demikian ini, sangat sukses dilakukan oleh para wali di Nusantara. Tidak ada kekerasan dan pertikaian dalam berdakwah, tetapi mampu menjadikan penduduk Nusantara sebagai pemeluk agama Islam terbesar di dunia.

Penulis adalah Pengasuh Majlis Taklim Almushlihun Kendal

Informasi Keislaman Lainnya

Ngaji Haid

Oleh: M. Adib Shofwan 1. Pengertian Haid Haid atau haidl yaitu darah yang dikeluarkan seorang wanita dari urat (otot) pangkal rahim secara...

Tafsir Surat An-Nasr

 Oleh: M. Adib Sofwan Surat An-Nasr termasuk golongan Madaniyah, atau Surat yang turun di kota Madinah. Jumlah ayatnya sebanyak tiga dan...

Kisah Nabi Ibrahim as, Perjumpaan Sang Kekasih...

Oleh: M. Adib Shofwan Sebuah kisah, ketika Nabi Ibrahim as duduk sendirian, datanglah seorang tamu serupa laki-laki. Usai berucap dan berjawab...

Keutamaan Air Zamzam

??? ?????? ?? ?????? ???? ?? ????? ????? ???? ??? ???? ?? ???????? ??? ???? ??? ?????? ?? ?????? Hendaklah ia memperbanyak salat di Al-Hijir,...

Tiga Cara Membangun Cinta pada Nabi Muhammad SAW

Oleh: M. Adib Shofwan Kecintaan kita pada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu hal yang wajib kita pupuk dan kembangkan guna kesempurnaan...

Advertisement

Press ESC to close