Penerang Alam Kubur

...

Oleh: Moh. Muzakka Mussaif

Alam kubur merupakan batas antara alam dunia dengan akhirat. Karena itulah alam kubur disebut juga sebagai alam barzah yang berarti penyekat dua alam tersebut. Di alam inilah keberuntungan atau kemalangan manusia sudah tergambarkan.
Mengapa? Sebab di alam inilah manusia tidak bisa berbuat apapun kecuali hanya mempertanggungjawabkan amal-amal yang telah dilakukannya saat hidup di dunia.

Terkait nasib manusia yang final di alam penantian yang panjang ini, maka sebagian manusia merasakan nikmat kubur dan sebagian lainnya merasakan siksa kubur. Orang yang di dunianya banyak beramal saleh, maka mereka akan mendapatkan nikmat kubur. Sebaliknya, bagi yang di dunianya banyak berbuat maksiat, mereka akan mendapatkan siksa kubur. Bentuk nikmat kubur cukup banyak, di antaranya adalah lapang dan terang kuburnya sehingga mereka bisa beristirahat sampai hari dibangkitkannya kembali oleh Allah. Adapun siksa kubur juga bentuknya sangat banyak dan menakutkan, di antaranya disempitkan atau dihimpit bumi dan gelap mencekam di dalam kubur. Mereka tidak bisa beristirahat, tetapi menerima siksaan yang berkepanjangan atas dosa-dosa yang telah dilakukannya saat hidup di dunia.

Karena di alam barzah manusia tidak bisa lagi memperbaiki diri atau bertobat, maka mumpung masih hidup, kita harus segera bertaubat pada Allah lalu meningkatkan ketaatan pada Allah dan selalu beramal saleh sehingga bisa memperoleh husnul khatimah dan kenikmatan di alam barzah.

Dalam kitab Durrotun Nasihin disebutkan ada tujuh perkara yang dapat menerangi kubur alias mendapatkan nikmat kubur. Tujuh perkara itu berdasarkan firman Allah dan ditetapkan dalam Alquran.

Pertama, ikhlas dalam beribadah pada Allah. Pengertian ikhlas di sini adalah ibadahnya murni karena Allah, bukan karena faktor lain terlebih karena syirik. Terkait ini Allah menegaskan dalam Alquran,

??? ????? ?????????? ???? ?????? ?? ?????

Kedua, berbuat baik kepada kedua orang tua (birrul walidain). Hal ini juga ditegaskan Allah dalam Alquran,

??????? ???? ??? ?????? ?? ???? ?????????? ??????

Ketiga, silaturahmi yakni menyambung persaudaraan terutama pada kerabat dekat. Hal demikian juga ditegaskan oleh firman Allah,

??? ???????? ???

Terkait pentingnya silaturahmi ini Rasulullah pun mengaitkan dengan indikator keimanan, sebab beliau memerintah umatnya menyambung tali silaturahmi. Bahkan beliau menegaskannya bahwa pemutus tali silaturahmi tidak akan masuk surga.

Keempat, tidak menjatuhkan hidupnya dalam perbuatan maksiat. Artinya, kita harus selalu ingat dan takut pada Allah karena kita pasti akan kembali pada Allah. Hal ini ditegaskan dalam Alquran,

?????? ???? ?????? ??? ??? ????

Kelima, tidak mengikuti hawa nafsu. Artinya, meskipun manusia itu mempunyai nafsu, tetapi nafsunya harus diarahkan pada kebaikan (nafsul muthmainnah). Bukan mengikuti hawa yang selalu mengajak berbuat maksiat. Hal ini ditegaskan dalam Alquran,

???? ?? ??? ???? ??? ???? ????? ?? ????? ??? ????? ?? ??????

Keenam, bersungguh-sungguh dalam taat pada Allah. Artinya, jika kita tergelincir sedikit saja berbuat dosa maka harus segera bertaubat pada Allah. Hal ini juga ditegaskan dalam Alquran,

??????? ??? ????? ?? ???? ????…

Adapun yang ketujuh adalah memperbanyak zikir pada Allah sepanjang hari. Hal ini juga diperintahkan Allah dalam Alquran,

?? ???? ????? ????? ?????? ???? ???? ????? ?????? ???? ??????

Petikan Ngaji Bakda Subuh di Masjid Baitun Nikmah Kendal

Informasi Keislaman Lainnya

Ngaji Haid

Oleh: M. Adib Shofwan 1. Pengertian Haid Haid atau haidl yaitu darah yang dikeluarkan seorang wanita dari urat (otot) pangkal rahim secara...

Tafsir Surat An-Nasr

 Oleh: M. Adib Sofwan Surat An-Nasr termasuk golongan Madaniyah, atau Surat yang turun di kota Madinah. Jumlah ayatnya sebanyak tiga dan...

Kisah Nabi Ibrahim as, Perjumpaan Sang Kekasih...

Oleh: M. Adib Shofwan Sebuah kisah, ketika Nabi Ibrahim as duduk sendirian, datanglah seorang tamu serupa laki-laki. Usai berucap dan berjawab...

Keutamaan Air Zamzam

??? ?????? ?? ?????? ???? ?? ????? ????? ???? ??? ???? ?? ???????? ??? ???? ??? ?????? ?? ?????? Hendaklah ia memperbanyak salat di Al-Hijir,...

Tiga Cara Membangun Cinta pada Nabi Muhammad SAW

Oleh: M. Adib Shofwan Kecintaan kita pada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu hal yang wajib kita pupuk dan kembangkan guna kesempurnaan...

Advertisement

Press ESC to close