Bidayah dan Nihayah

...

 Oleh: KH Mohammad Danial Royyan 

????? ?? ??? ?????? ?? ???? "????? ?????" ????? ??????? ??? ????? ?????? ??? ??? ???? "?????" ????? ??????? ?????? ????? ??? ???? ???? ???????? ?????? ???? ?????

"??????? ????????"

Setiap salik (??????), yaitu orang yang sedang melewati perjalanan rohani menuju makrifat, ia pasti menginginkan kesuksesan (??????)  dalam menjalaninya, baik dari permulaan (???????) hingga sampai pada akhir perjalanan (???????).

Kesuksesan dalam memperoleh apa yang dicari dan dicintai itulah yang disebut "nihayah", dan awal dari kesuksesan itu yang disebut "bidayah". Dalam hal bidayah seorang salik harus memiliki komitmen untuk "ruju' ila Allah, yaitu ilmu yang ia miliki dan segala persoalan yang menimpa dirinya dikembalikan hanya kepada Allah, dan bersandarkan diri hanya kepadaNya.

Sebagaimana kata Syeikh Ali RA :

"?? ??? ???? ????? ??? ????? ???? ?? ?? ???  ??????? ???? ?? ?? ???."

Selain itu seorang salik dalam beramal apa pun harus niat "billah" dan tidak hanya "lillah". Lalu apa perbedaan antara "billah" dan "lillah"?. Menurut KH Mohammad Danial Royyan , "kalau amal billah itu sejak awal hingga akhir disertai niat karena Allah, tetapi kalau amal lillah itu niat karena Allah bisa terjadi di akhir perjalanan. Amal billah adalah amalnya para wali Allah, sedangkan amal lillah itu amalnya orang awam. Pada awalnya mungkin belum lillah, tetapi pada akhirnya lillah".

Kiai Danial lalu mencontohkan orang awam ketika memberikan infaq pada pembangunan masjid, pada awalnya ia berinfaq belum ikhlas, tetapi ketika masjid sudah nampak jadi, ia baru ikhlas. Berbeda dengan wali Allah sejak awal ia beramal sudah karena Allah, bahkan ia tidak merasa beramal apa apun, kecuali yang diharapkan hanya ridho Allah Swt.

Syeikh Ibnu Ajibah berkata:

??? ????? ???? ???? ?????? ??? ??? ??? ?? ??? ???? ????? ?? ???? ????? ????? ????? ????  ????? ?????? ????? ??????? ??????? ????? ??? ???? ?? ????? ????? ?????? ?? ???? ?????!

"Ingatlah wahai murid, apabila cita-citamu mengarah kepada pencarian sesuatu, apapun bentuknya, sementara engkau menginginkan sukses untuk memperolehnya, yang kau inginkan tercapai, berakhir dengan baik dan terpuji, maka hendaklah semua itu dikembalikan kepada Allah pada awal mencarinya, dan lepaskanlah daya dan kekuatanmu".

Selanjutnya Syeikh Ibnu Ajibah menambahkan, "apabila engkau mencari sesuatu, maka engkau harus bersandarkan diri hanya kepada Allah dan menyerahkan secara total permasalahanmu kepadaNya, maka hal tersebut sebagai pertanda kesuksesanmu dan telah berhasil apa yang engkau cari.

Tercapainya sesuatu yang inderawi ataupun tidak, tidak menjadi beban karena keinginanmu didasarkan pada keinginan Allah bukan keinginan dirimu.

Terkait dengan hal tersebut di atas, ada baiknya kita perhatikan Hadits Nabi Saw tentang larangan mencari kekuasaan atau jabatan. Yaitu ketika beliau sampaikan kepada sahabat Nabi Saw yang bernama Abdurrahman bin Samurah RA sebagai berikut:

??? ????? ??? ???? ???? ???? ???? ?????? ?? ???? : ?? ???? ????????  ???? ?? ?????? ???? ??????  ??? ???? ?? ??? ????? ???? ????? ???? ???? .

Nabi Saw bersabda kepada Abdurrahman bin Samurah RA, "Hai Abdurrahman! Janganlah kau minta kekuasaan!, maka sesungguhnya jika engkau memintanya, maka ia akan menjadi beban bagimu, tetapi jika engkau tidak memintanya engkau akan diberi pertolongan oleh Allah atas kekuasaan itu". (HR. Muttafaq Alaih).

Hadits di atas mengingatkan kepada kita, bahwa segala apa yang kita lakukan harus dilakukan semata-mata billah. Kepada hal yang jelas-jelas diperbolehkan dan menjadi hak seseorang saja, contoh: kekuasaan atau jabatan, kita tidak diperbolehkan untuk meminta apalagi meminta-mintanya, sebab meminta kekuasaan sama dengan mendahului taqdir Allah dan sikap yang tidak pantas dilakukan oleh siapapun.

Allahu a'lam bis shawab.

Diintisarikan oleh: Muhammad Umar Said  

Informasi Keislaman Lainnya

Ngaji Haid

Oleh: M. Adib Shofwan 1. Pengertian Haid Haid atau haidl yaitu darah yang dikeluarkan seorang wanita dari urat (otot) pangkal rahim secara...

Tafsir Surat An-Nasr

 Oleh: M. Adib Sofwan Surat An-Nasr termasuk golongan Madaniyah, atau Surat yang turun di kota Madinah. Jumlah ayatnya sebanyak tiga dan...

Kisah Nabi Ibrahim as, Perjumpaan Sang Kekasih...

Oleh: M. Adib Shofwan Sebuah kisah, ketika Nabi Ibrahim as duduk sendirian, datanglah seorang tamu serupa laki-laki. Usai berucap dan berjawab...

Keutamaan Air Zamzam

??? ?????? ?? ?????? ???? ?? ????? ????? ???? ??? ???? ?? ???????? ??? ???? ??? ?????? ?? ?????? Hendaklah ia memperbanyak salat di Al-Hijir,...

Tiga Cara Membangun Cinta pada Nabi Muhammad SAW

Oleh: M. Adib Shofwan Kecintaan kita pada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu hal yang wajib kita pupuk dan kembangkan guna kesempurnaan...

Advertisement

Press ESC to close