Oleh : Moh Fatkhurahman
Tanggal 30 Maret 2019 M bertepatan dengan 24 Rajab 1440 H atau 3 tahun yang lalu adalah hari dimana Nahdlatul Ulama Kendal Online (NUKO) lahir sebagai media online resmi Nahdlatul Ulama Kabupaten Kendal. Karena dipersiapkan untuk menjadi media online, maka launching-nya dibarengkan dengan Kopdar Ngaji Ihya Online Bareng Gus Ulil Abshar Abdalla (menantu Gus Mus Rembang) dan Prof Mudjahirin Thohir di Tirto Arum Baru Kendal (https://nu.or.id/daerah/bareng-ngaji-ihya-laman-resmi-pcnu-kendal-diluncurkan-0OEAt).
Kenapa harus bersama Prof Mudjahirin Thohir salah seorang ulama milenial yang juga penulis berbagai buku dan penulis kolom tetap di sebuah media harian ternama? Karena NUKO diharapkan bisa menjadi media yang mampu menggerakkan generasi tua maupun muda agar mau berdakwah lewat tulisan.
Prof Mudjahirin Thohir juga dikenal sebagai budayawan Kota Santri Kaliwungu. Dengan menghadirkan beliau sebagai teladan, NUKO berharap menjadi media dakwah penuh hikmah dan mauidhoh hasanah yang menghargai budaya bangsa dan kearifan lokal.
Meski NUKO hanya menjadi media yang berpusat di lokal Kendal, namun dengan kehadiran beberapa tokoh nasional seperti H Mujib Rahmat (anggota DPR), Arifin Junaidi, dan tokoh internasional seperti Andree Feillard peneliti dari Perancis saat launching, diharapkan NUKO dapat menjadi salah satu media yang dibaca bukan hanya oleh warga Kendal saja namun juga dibaca oleh siapapun di belahan dunia manapun. Berdasarkan statistik pembaca, alhamdulillah saat ini NUKO sudah menjadi bahan bacaan di berbagai negara dan benua. Dengan bertambahnya tahun semoga makin bertambah pula pembacanya.
Mengapa pula kelahiran NUKO harus mengambil momen bulan Rajab? Karena dimaksudkan memperoleh barokah sebagaimana Nahdlatul Ulama juga didirikan pada bulan Rajab. Tak disangsikan lagi karena bulan Rajab juga merupakan salah satu dari 4 bulan suci (arba%u2019atun hurum) dimana Rasulullah SAW senantiasa berdoa agar diberi keberkahan.
Menata Pasukan Berita
Untuk mempertahankan kelangsungan NU Kendal Online bukanlah perkara yang mudah. Teamwork yang masih berstatus relawan mengalami pergantian beberapa kali. Kepengurusan yang awalnya melibatkan banyak orang kemudian dilakukan penyederhaan dan perampingan agar lebih efisien dan memudahkan bergerak.
Selain penyederhanaan kelembagaan juga dilakukan penguatan pasukan berita mulai dari kejelasan tim redaktur hingga penyelenggaraan pelatihan jurnalistik ke berbagai kecamatan.
Jika awalnya pelatihan jurnalistik hanya dilakukan di Gedung NU Kendal saja dan kecamatan (MWC NU) hanya mengirimkan peserta, kemudian diubah agar kecamatan menjadi penyelenggara pelatihan. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan-kegiatan di kecamatan dapat dipublikasikan menjadi berita.
Pelatihan Jurnalistik I (3 November 2019) dan Pelatihan Jurnalistik II (27 Juni 2020) yang bekerja sama dengan Universitas Diponegoro Semarang pesertanya masih terbatas 20 orang yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Kendal. Bedanya adalah narasumber Pelatihan Jurnalistik I hadir secara langsung di Gedung NU. Mereka adalah Dr Suyanto M.Si, Drs Suharyo M.Hum, dan Drs H Muzakka M.Hum Ketua PC LDNU Kabupaten Kendal. Sedangkan narasumber Pelatihan Jurnalistik II ada yang menyampaikan materi secara online dari Semarang.
Pelatihan Jurnalistik III di MA NU 09 Darussa%u2019adah Bulak Rowosari (10 Oktober 2021) sudah dilakukan kemitraan dengan MWC NU Kecamatan Rowosari dan Weleri. Pelatihan dibuka oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Kendal yang diwakili Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Juweni, S.Sos, M.Si. Peserta pelatihan juga lebih banyak (40 orang) dengan melibatkan badan otonom dan lembaga di lingkungan kedua MWC tersebut. Hal ini dimaksudkan sebagai pengkaderan kontributor berita dan penulis.
Pelatihan Jurnalistik IV di MA NU 03 Sunan Katong, Plantaran Kaliwungu Selatan (12 Desember 2021) juga bekerja sama dengan MWC NU Kecamatan Kaliwungu Selatan dan Brangsong. Jumlah peserta juga membludak bukan hanya diikuti oleh Banom dan lembaga saja tapi juga perwakilan pesantren.
Selain melakukan kemitraan dengan MWC NU, NUKO juga melakukan kemitraan dengan MWC NU Kecamatan Kaliwungu dan PAC GP Ansor Kecamatan Kaliwungu. Kerja sama berupa sosialisasi NUKO dalam kegiatan Kelas Jurnalistik (KLASIK) pada 14 November 2021. Penyelenggaraan KLASIK yang secara teknis dilakukan oleh PC GP Ansor Kecamatan Kaliwungu ini patut diacungi jempol karena menyampaikan materi jurnalistik secara lengkap, yakni setiap hari minggu selama 3 kali.
Merintis Grup Penulis
Tidak banyak orang yang punya kemampuan ngomong dan menulis sekaligus. Mencari kiai/ulama yang pintar berdakwah di kalangan nahdliyin tidaklah sulit, namun saat diminta untuk menyampaikan gagasan dan pikiran dalam bentuk tulisan bukanlah perkara yang mudah.
Profesor dan doktor sekalipun yang sudah bergelut dengan berbagai penulisan akademik, saat diminta untuk menyumbang tulisan dalam bentuk artikel populer yang ringan juga tidak mudah. Padahal mereka tahu bahwa tulisan memiliki dampak lebih luas. Tidak terbatas di lingkungan mereka sendiri, namun mampu menembus batas sosial dan lintas generasi. Padahal mereka juga tahu bahwa tulisan dapat menjadi amal jariyah.
Di Kabupaten Kendal ada beberapa kiai NU yang suka menulis baik kitab, buku, kolom, ataupun artikel populer seperti KH Achmad Abdul Chamid, KH Abdurrahman Alhafidz, KH Moch Ali Chasan Umar, KH Mohammad Danial Royyan, Prof Dr Mudjahirin Thohir MA, Ketua NUKO KH Moh Muzakka Mussaif, dan lain-lain.
Artikel populer Prof Dr Mudjahirin Thohir MA yang sudah di-upload di NUKO antara lain https://pcnukendal.com/berebut-panggung/. KH Moh Muzakka Mussaif dosen Fakultas Ilmu Budaya UNDIP Semarang dan Ketua LDNU Kabupaten Kendal dikenal aktif menulis untuk NUKO. Beberapa karyanya antara lain : https://pcnukendal.com/muhasabah-dalam-pergantian-tahun/, dan https://pcnukendal.com/membangun-rumah-pesantren/.
Ketua PCNU Kabupaten Kendal, KH Mohammad Danial Royyan selain aktif di media sosial twitter juga rajin menulis. Banyak tulisan yang sudah di-upload antara lain: https://pcnukendal.com/empat-ciri-muslim-radikal/, https://pcnukendal.com/apakah-pandemi-corona-merupakan-siksa-dari-allah/, https://pcnukendal.com/perbedaan-antara-wabah-endemi-dan-pandemi/, https://pcnukendal.com/gibal-sandal-sang-kiai/, dan lain-lain.
NUKO dipersiapkan menjadi wadah karya nahdliyin Kendal baik tulisan ataupun rekaman. Tulisan dapat berupa artikel populer, cerpen, puisi, khutbah, dan lain-lain. Rekaman dapat berupa lagu, sholawatan, ceramah, film pendek, dan lain-lain.
Mengaktualisasikan wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yakni perintah membaca, NUKO berupaya menjadi media yang memperkuat literasi di kalangan nahdliyin. Membaca dan menulis merupakan satu kesatuan, agar dapat membaca harus ada tulisan.
Guna mencapai maksud tersebut, NUKO berupaya merintis grup penulis sebagai media komunikasi dan informasi sesama Penulis Kendal. Melalui grup tersebut alhamdulillah sudah banyak dibuat tulisan yang di-upload di NUKO.
Dari kalangan akademisi dan pendidikan sudah ada beberapa penulis. Dr Ali Murtadho, dosen Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang pernah menulis https://pcnukendal.com/cerdas-memilih-belanja-di-toko-aswaja/, Dr H Ja%u2019far Baehaqi dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang menulis https://pcnukendal.com/ansor-dan-kader-agama-dalam-rekrutmen-kepemimpinan-di-lingkungan-nu/.
H Muhammad Umar Said Ketua PERGUNU Kabupaten Kendal juga aktif menulis, antara lain https://pcnukendal.com/siti-hajar-inspirator-bagi-kaum-muslimah/ dan https://pcnukendal.com/nu-mengapa-harus-tasamuh/.
Begitu juga Shuniyya Ruhama, alumnus Fisipol UGM Yogyakarta, santriwati Gus Dur dan pegiat medsos yang kini menjadi Pengajar PPTQ Al Istiqomah Weleri juga aktif menulis untuk NUKO. Beberapa tulisannya antara lain https://pcnukendal.com/belajar-dari-uyghur-sulu-kashmir-kurdi-dan-rohingnya-ketika-kaum-muslimin-tidak-memiliki-konsep-negara-bangsa/, https://pcnukendal.com/mengapa-sebagian-mereka-tidak-pernah-merasa-berdosa-atas-hoax/, dan https://pcnukendal.com/nu-go-internasional-bersama-gus-dur/.
Masih banyak penulis lain yang mewarnai NUKO. Ada Nur Laela Masruroh Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang. (https://pcnukendal.com/pemikiran-kh-hasyim-asyari-tentang-pendidikan/), Ma%u2019rifatun Maghfiroh, mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Wahid Hasyim Semarang
(https://pcnukendal.com/terorisme-dan-tantangan-pelajar-nu/). Ada juga Abdul Basyid Tralala, pengajar SMAN Kaliwungu dan Pengurus MWC NU Kaliwungu Selatan (https://pcnukendal.com/malas-virus-di-bulan-ramadan/), Laila Maghfiroh, pengajar SMK N 01 Kendal, Juara Lomba Penulisan Tokoh NU Kendal Tahun 2021 (https://pcnukendal.com/dibalik-tradisi-weh-wehan-tak-sekedar-bertukar-makanan/), dan Nur Fadhul Ma%u2019arif, pengajar SMKNU Kendal (https://pcnukendal.com/nu-didik-generasi-milenial-antiradikal)
Jurnalistik Yes, Medsos OK
Untuk menghidupkan NUKO selain dengan cara pengkaderan kontributor berita dan tulisan juga ditempuh dengan berbagai lomba baik terkait penulisan maupun medsos.
Lomba Menulis Tokoh NU Kendal sudah menghasilkan banyak tulisan yang berhasil membuka tabir siapa saja sosok yang menjadi perintis dan pejuang NU di Kabupaten Kendal selama ini. Penganugerahan kepada para juara dilakukan saat pengajian online oleh Gus Muwafiq di Aula BPR Nusamba Cepiring.
Pada bulan Ramadan tahun lalu, NUKO menggelar Semarak Ramadan dengan berbagai lomba seperti Photo Contest, Short Movie, dan Meme. Penyerahan hadiah kepada para juara dikemas dalam acara Buka Puasa Bersama di Sky Cafe Tirtoarum Kendal.
Short Movie para juara antara lain dapat disimak di https://www.youtube.com/watch?v=HfFMzFMFtgM&list=PLK6BaWgXosr10pMEylWnrndhWbwXQiotB, https://www.youtube.com/watch?v=moa6WFrfmxk&list=PLK6BaWgXosr10pMEylWnrndhWbwXQiotB&index=2, https://www.youtube.com/watch?v=B__j4Hdis-o&list=PLK6BaWgXosr10pMEylWnrndhWbwXQiotB&index=3, https://www.youtube.com/watch?v=sTXdATuTk_Y&list=PLK6BaWgXosr10pMEylWnrndhWbwXQiotB&index=4, https://www.youtube.com/watch?v=XQNMSD2iiNg&list=PLK6BaWgXosr10pMEylWnrndhWbwXQiotB&index=5, https://www.youtube.com/watch?v=inIozPSrd70&list=PLK6BaWgXosr10pMEylWnrndhWbwXQiotB&index=6, https://www.youtube.com/watch?v=aX3BCjSFU7c&list=PLK6BaWgXosr10pMEylWnrndhWbwXQiotB&index=7, https://www.youtube.com/watch?v=I0Tw4B4pLjY&list=PLK6BaWgXosr10pMEylWnrndhWbwXQiotB&index=8.
Dalam rangka Peringatan Harlah NU ke-99 H / 96 M, NUKO turut menyiarkan acara ziarah kepada para muassis dan perintis NU Kendal secara live melalui medsos di Makam KH Achmad Abdul Chamid Grabag Langenharjo Kendal. Selain itu NUKO juga menggali sejarah para muassis/perintis dan Rois Syuriah NU Kabupaten Kendal. Tulisan yang berhasil ditayangkan di pcnukendal.com antara lain : https://pcnukendal.com/kh-abdurrahman-husain-dan-pondok-pesantren-al-hidayah-kendal/, . https://pcnukendal.com/mengenal-rois-syuriah-nu-kabupaten-kendal-kh-muhsin-yunus-al-hafidz-pegandon/, https://pcnukendal.com/kh-imron-rosidi-pegandon-berkhidmah-tanpa-lelah/, https://pcnukendal.com/teladan-dan-kiprah-kh-muhammad-aqib-umar-kaliwungu/, https://pcnukendal.com/kh-baidhowi-sang-perintis-dan-pendiri-nu-kabupaten-kendal/.
Pada puncak acara peringatan harlah NU ke-99 di Stadion Utama Kebondalem Kendal, 4 Maret 2022 NUKO bekerja sama dengan Nusamba Cepiring telah memproduksi acara %u201CApel Banser 2022%u201D dan %u201CKendal Bersholawat%u201D yang menghadirkan Habib Ali Zainal Abidin dan Grup Azzahir dari Pekalongan. Produknya dapat dilihat di https://www.youtube.com/watch?v=uiIDXYcED1A&t=69s, https://www.youtube.com/watch?v=dtKBgqb1zfA&t=84s,https://www.youtube.com/watch?v=D9SNj2G8pCw&t=443s, dan https://www.youtube.com/watch?v=EpKY1nphojg&t=3s.
Satu Desa Satu Kontributor
Meski kontributor NUKO saat ini sudah lumayan banyak namun masih perlu terus diperjuangkan agar tercapai satu desa satu kontributor. Kontributor ini bukan hanya menulis kegiatan ke-NU-an saja tapi juga menjadi pasukan share berita NUKO.
Dengan terbukanya informasi kegiatan ke-NU-an di desa/kecamatan lain dapat menginspirasi dan memotifasi pembaca di desa/kecamatan lain untuk ber-fastabiqul khoirot sehingga gairah ber-NU dan bangga NU akan menjadi lebih kuat dan menyebar.
Tulisan %u2013 tulisan dan produk NUKO lainnya dapat menjadi referensi dalam beragama ala ahlussunnah waljamaah. Harapan ini semoga mendapat dukungan positif dari berbagai badan otonom dan lembaga NU di semua tingkatan. Sehingga prinsip %u201Cal-muhafadhotu 'ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah / memelihara yang lama yang baik dan mengambil yang baru yang lebih baik) bukan sekedar slogan semata.
Penulis adalah Sekretaris Nahdlatul Ulama Kendal Online (NUKO), alumnus Magister Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan Universitas Padjajaran Bandung, dan mantan Direktur Radio Swara Kendal FM.