Adalah Ulil Abshar Abdalla, shahibul kitab atau penulis buku berjudul Menjadi Manusia Rohani: Meditasi-meditasi Ibnu Athaillah dalam kitab al-Hikam ini.
Tradisi mensyarah sebuah kitab adalah merupakan cara kerja intelektual dalam menyebarkan ilmu pengetahuan via tulisan yang lebih luhur dibanding sekedar menerbitkan dan mendistribusikannya. Di Indonesia, terbitan Kitab al-Hikam karya Ibnu Athoillah as-Sakandari ini sudah lama dan lumayan banyak jumlahnya.
Melalui sebuah buku setebal 284 halaman dan perenungan filosofis yang mendalam, Ulil Abshar Abdalla turut serta memperkaya tradisi mensyarah sebuah kitab yang mulai lesu.
Keungulan buku ini, kalimat demi kalimat yang Ulil gunakan dalam menulis bukunya ini adalah bahasa sehari-hari yang mudah dicerna dan dipahami. Karakter pribadinya sebagai intelektual kritis turut menpengaruhi bagaimana sebuah diksi sederhana yang dipilih terasa mengandung makna yang luas dan mendalam, sehingga penjelasan Ulil Abshar Abdalla mengundang perenungan di satu sisi dan menjadi pedoman praktik di sisi lain.
"Apa yang saya lakukan dalam buku ini adalah mencoba membaca Hikam dalam konteks kehidupan modern, dan berusaha mengaitkannya dengan pengalaman hidup saat ini. Apa yang saya lakukan dalam buku ini adalah mencoba membaca Hikam dengan modal 'pengalaman hidup dan akademis' yang saya punyai. (Ulil Abshar Abdalla).
Data buku :
Judul : Menjadi Manusia Rohani
Penulis : Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil)
penerbit : Alifbook & el-Bukhori Institute Bekasi
Cetakan ke -2 : April 2019
Info. : 082135050118