?Politisikah Anak Kita?

...

Oleh: Mohammad Danial Royyan

Pada suatu hari, seorang lelaki baya yang terdorong ingin menggambarkan masa depan anaknya, berfikir keras mencari cara untuk mengetahui apa bakat dan bagaimana karakter anak lelaki satu-satunya.

Dia mengajak rembuk istrinya tentang hal itu dan istrinya menyatakan setuju tetapi mempertanyakan caranya.

Suami: "Kita letakkan Al-Qur'an, uang 1000 US Dollar dan sebotol Wisky di meja kamarnya ketika dia tidur, lalu kita intip. Kalau dia bangun tidur terus mengambil Al-Qur'an berarti calon kiai. Kalau dia mengambil uang berarti calon pedagang. Dan kalau mengambil Wisky berarti anak nakal yang akan menyusahkan kita!."

Istri: "Oke, aku setuju!."

Kemudian keduanya menjalankan skenario dan mengintip di balik kamar anak mereka. Ketika bangun dari tidurnya, anak itu mengambil Al-Qur'an lalu mengempitnya di bawah ketiak tangan kanan. Setelah itu mengambil uang dan memasukkannya ke dalam saku. Yang terakhir mengambil sebotol Wisky, membuka tutup dan menciumnya lalu membawanya masuk kamar dan menutup pintunya.

Ayahnya memukulkan telapak tangan kanannya ke jidat sembari berkata: "Waduuh, anak kita ini tidak memilih tetapi membawa semuanya. Dia berbakat sebagai politisi layaknya politisi zaman now yang kita lihat, Bu!".

Semoga bermanfaat!

Informasi Lainnya

Banser dan Natal: Khidmah Kemanusiaan Tanpa...

Oleh: Anis Hidayati Barisan Ansor Serbaguna (Banser) merupakan lembaga semi-otonom di bawah naungan Gerakan Pemuda (GP) Ansor, badan otonom...

Bola Liar Konflik PBNU dan Harapan Nahdliyyin...

Oleh: M. Irhamni Sabil, S.Sy., MH Sudah hampir satu bulan konflik yang menerpa jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bergulir di ruang...

Seni Merawat Khidmah: Ikhtiar Menghidupkan...

Oleh: M. Adib Shofwan Khidmah di Nahdlatul Ulama bukan sekadar soal niat baik, tetapi juga membutuhkan seni, gagasan kreatif, dan strategi yang...

Gus Dur, sudah Lama Jadi Pahlawan Rakyat

Desember identik dengan bulan Gus Dur. Khaul ke-16 tahun ini digelar di mana-mana .Majalah AULA edisi bulan Desember tak absen mengangkat tema...

Advertisement

Press ESC to close