Diantara ciri sekte Salafi Wahabi yang paling menonjol adalah klaim kebenaran yang mereka sematkan kepada golongan mereka sendiri. Demi menjaga klaim tersebut, apapun meteka lakukan, termasuk menyerang segala pemahaman yang tidak sejalan. Tak aneh jika kemudian dakwah Salafi Wahabi ditentang di mana-mana, digugat oleh ulama disetiap masa.
Buku ini memaparkan secara ringkas dan cerdas berbagai kerancuan dan penyimpangan tokoh - tokoh utama sekte Salafi Wahabi, berikut gugatan para ulama terkemuka Ahlussunnah wal Jama'ah dari berbagai madzab, dan berbagai generasi, berbagai belahan dunia dan berbagai bidang keilmuan yang berbeda.
"Buku ini merupakan sumbangsih tak terhingga dalam memperkaya peta dialektika pemikiran bagi umat Islam Indonesia," (KH. Munzir Tamam, Ketua MUI DKI Jakarta).
"Mereka mengubah nama Wahabi menjadi Salafi untuk mengelabuhi umat Islam. Juga agar mereka merasa aman dan nyaman dari sorotan masyarakat dalam menyebarkan dakwahnya," (Prof. DR. Ali Gomaa, ulama besar Al Azhar sekaligus mufti Mesir).
"Al Bani tidak dapat dipertanggungjawabkan dalam menetapkan nilai suatu hadits, baik shoheh maupun dhoif. Ia telah mengubah hadits-hadits dengan sesuatu yang tidak boleh menurut ulama hadits". (Al-Muhaddits Prof. DR. Abdullah Al-Ghimari, guru besar Ilmu Hadits di universitas-universitas Maroko).
"Maaf, mereka hanya menjadi bencana bagi sunnah dan fitnah bagi Islam secara keseluruhan. Pada kenyataanya, sesungguhnya penyakit-penyakit jiwa ada pada mereka yang sangat fanatik itu," (Prof. DR. Muhammad Al Ghozali, dai international terkemuka di Timur Tengah asal Mesir).
Data Buku :
Judul : Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi
Penulis : Syekh Idahram
Penerbit : Pustaka Pesantren
Info : 0813-8861-8077