Tanpa Arti

...

Kau, diberi nama Fadli
Bukan tanpa arti
Pengakuan tak terperi
Semburat hati orang tua
Atas anugerah Sang Pemberi
Sudahkah kau menjadi anugerah?
Kau, diberi nama Fadli
Bukan tanpa arti
Harapan tak terhenti
Terus ...
Tersembul dari hati
Orang tua
Menanti penuh harap
Kau yang utama
Kau yang mulia
Sudahkah kau menjadi Pratama?
Namun ...
Dalam sepenggal masa
Kau pupuskan harapan
Kau jungkirkan arti nama
Dengan keculasan
Dan keangkuhan
Menangiskah orang tuamu …
Entahlah?

Wong Gunung

Informasi Lainnya

Banser dan Natal: Khidmah Kemanusiaan Tanpa...

Oleh: Anis Hidayati Barisan Ansor Serbaguna (Banser) merupakan lembaga semi-otonom di bawah naungan Gerakan Pemuda (GP) Ansor, badan otonom...

Bola Liar Konflik PBNU dan Harapan Nahdliyyin...

Oleh: M. Irhamni Sabil, S.Sy., MH Sudah hampir satu bulan konflik yang menerpa jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bergulir di ruang...

Seni Merawat Khidmah: Ikhtiar Menghidupkan...

Oleh: M. Adib Shofwan Khidmah di Nahdlatul Ulama bukan sekadar soal niat baik, tetapi juga membutuhkan seni, gagasan kreatif, dan strategi yang...

Gus Dur, sudah Lama Jadi Pahlawan Rakyat

Desember identik dengan bulan Gus Dur. Khaul ke-16 tahun ini digelar di mana-mana .Majalah AULA edisi bulan Desember tak absen mengangkat tema...

Advertisement

Press ESC to close