Tensi politik di negeri ini semakin tinggi seiring dengan hajatan lima tahunan yakni tahapan Pemilihan Umum. Yang istimewa dari pesta demokrasi tahun 2024 tersebut adalah memilih calon wakil rakyat dari berbagai tingkatan. Termasuk calon kepala daerah, dan tentu saja berebut suara rakyat untuk jabatan presiden dan wakil presiden. Hingga kini siapa yang akan menjadi calon presiden sudah mengerucut, ketiganya adalah Ganjar Pranowo, Prabowo Subiyanto dan Anies Baswedan. Kendati dalam tiga pekan ke depan, posisi tiga kandidat itu belum aman. Kalau ternyata dukungan partai tidak memungkinkan, maka bisa saja komposisinya akan berubah. Sungguh sangat dinamis dan menarik untuk diikuti perkembangannya. Kendati demikian, ada juga yang tidak kalah menarik dari tampilnya ketiga calon presiden tersebut. Yakni masing-masing masih menimbang dengan seksama siapa calon wakil presiden yang akan diusung. Dan sekali lagi, arah menuju hal tersebut demikian dinamis dan bisa saja ada kejutan. Dalam situasi semacam ini tentu saja yang tidak kalah menarik untuk diperhatikan yakni tampilnya sosok wakil presiden dari Nahdlatul Ulama (NU). Karena dapat dikatakan, dengan menggandeng tokoh NU, maka diharapkan suara dukungan juga akan diberikan kepada pasangan dimaksud. Apalagi seperti disadari banyak kalangan bahwa jumlah Nahdliyin di negeri ini demikian menentukan bagi sukses tidaknya pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk melaju dan dipilih menggantikan presiden Joko Widodo dan KH. Ma'ruf Amin. Bagaimana pandangan para pakar maupun pengamat tentang prediksi Cawapres dari NU. Simak ulasan lengkapnya di majalah AULA edisi Juni 2023. Dapatkan majalahnya di MF Agency: 081388618077
Informasi Lainnya
Banser dan Natal: Khidmah Kemanusiaan Tanpa...
Oleh: Anis Hidayati Barisan Ansor Serbaguna (Banser) merupakan lembaga semi-otonom di bawah naungan Gerakan Pemuda (GP) Ansor, badan otonom...
Bola Liar Konflik PBNU dan Harapan Nahdliyyin...
Oleh: M. Irhamni Sabil, S.Sy., MH Sudah hampir satu bulan konflik yang menerpa jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bergulir di ruang...
Seni Merawat Khidmah: Ikhtiar Menghidupkan...
Oleh: M. Adib Shofwan Khidmah di Nahdlatul Ulama bukan sekadar soal niat baik, tetapi juga membutuhkan seni, gagasan kreatif, dan strategi yang...
Gus Dur, sudah Lama Jadi Pahlawan Rakyat
Desember identik dengan bulan Gus Dur. Khaul ke-16 tahun ini digelar di mana-mana .Majalah AULA edisi bulan Desember tak absen mengangkat tema...