Khutbah Jumat sebuah syarat untuk keabsahan salat Jumat. Kewajiban selama khutbah Jumat meliputi memuji Allah, berselawat untuk Nabi Muhammad SAW, mengingatkan untuk bertakwa, membaca doa dan menyampaikan 1 ayat Alquran. Dalam perkembangannya, khutbah Jumat tidak sekedar rangkaian kewajiban dalam ibadah Jumat. Diperkotaan khususnya, para jamaah yang terdiri dari pekerja profesional, karyawan, dosen, guru, mahasiswa, pelajar, pedagang dan masyarakat luas menjadikan khutbah sebagai media tranfer ilmu dan mimbar mencari ketenangan hidup. Oleh karenanya khutbah dituntut menyampaikan ilmu dan tuntunan kehidupan. Kadang ada sebuah mimbar Jumat yang isinya menghujat dan menyalahkan amaliah Aswaja. Umatpun dibuat bingung dan resah. Kumpulan khutbah ini memiliki keunggulan tentang dalil-dalil dan ilmu untuk keimanan, ketenangan hati dan hujjah amaliah yang diamalkan oleh mayoritas umat Islam. Keunggulan yang terdapat dalam buku khutbah ini adalah nilai. Akurasi dalam mengutip hadis dan pendapat ulama yang bersumber pada referensi induknya. Selain itu, ulasan dari sebuah ayat atau hadis tidak mengandalkan hasil pemikiran sendiri, melainkan bersumber dari para ulama yang memang memiliki otoritas menafsiri Alquran maupun Al Hadis. Oleh karenanya, materi yang terdapat dalam buku khutbah ini dapat digunakan dalam banyak kegiatan keislaman, seperti pengajian, kuliah singkat, peringatan hari besar Islam dan seterusnya. Dari sisi bahasa, kami gunakan bahasa yang mengalir tanpa harus terikat dengan teks. Sebab sebagaimana kita ketahui bila seorang khatib membaca khutbah secara teks, maka susunan katanya terlihat kaku dan sulit untuk dimengerti oleh para mustami'in. Buku khutbah ini lebih menyajikan teks dalil, sementara untuk bahasanya dapat dikembangkan sendiri oleh para khatib. Data buku : Judul : Khutbah Aswaja Penulis : Kiai Ma'ruf Khozin Penerbit : Muara Progesif Surabaya Tebal : viii + 167 hlm, ukuran 14,8 x 21 cm Cetakan 1 : Mei 2021 Informasi : 0813-8861-8077
Informasi Lainnya
Banser dan Natal: Khidmah Kemanusiaan Tanpa...
Oleh: Anis Hidayati Barisan Ansor Serbaguna (Banser) merupakan lembaga semi-otonom di bawah naungan Gerakan Pemuda (GP) Ansor, badan otonom...
Bola Liar Konflik PBNU dan Harapan Nahdliyyin...
Oleh: M. Irhamni Sabil, S.Sy., MH Sudah hampir satu bulan konflik yang menerpa jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bergulir di ruang...
Seni Merawat Khidmah: Ikhtiar Menghidupkan...
Oleh: M. Adib Shofwan Khidmah di Nahdlatul Ulama bukan sekadar soal niat baik, tetapi juga membutuhkan seni, gagasan kreatif, dan strategi yang...
Gus Dur, sudah Lama Jadi Pahlawan Rakyat
Desember identik dengan bulan Gus Dur. Khaul ke-16 tahun ini digelar di mana-mana .Majalah AULA edisi bulan Desember tak absen mengangkat tema...