Oleh: MH Athoillah Syiir Tombo Ati yang sering kita dengar di langgar atau musala kampung ini sudah sangat masyhur. Bahkan tanpa kita menyengaja menghafalnya, kitapun hafal dengan sendirinya. Teks syiir berbahasa Jawa gubahan Wali Songo tentang lima perkara yang jika dikerjakan akan menjadikan si pelaku hidup bahagia, hilang semua gundah gulana ini sebagai berikut: Tombo ati iku limo perkarane Kaping pisan, moco Qur'an lan maknane Kaping pindo, sholat wengi lakonono Kaping telu, wong kang sholeh kumpulono Kaping papat, kudu weteng ingkang luwe Kaping limo, dzikir wengi ingkang suwe Salah sawijine sopo biso ngelakoni Mugi-mugi Gusti Allah nyembadani Dalam kitab Hilyatul Auliya karya Imam Abi Nu'aim Al Ashfihani disebutkan bahwa Syaikh Ibrahim Al Khawwas, ulama sufi abad 3 Hijriyah telah menyampaikan kalam hikmah yang menjadi sumber dari syiir tombo ati yang kita kenal.
???? ????? ???? ?????? ????? ?????? ??????? ????? ????? ????? ????? ??????? ??? ?????? ??????? ????????
“Obat pelara hati ada lima: membaca Alquran dengan berangan-angan artinya, mengosongkan perut (puasa), salat malam, bermunajat (berzikir dan berdoa) di waktu sahur, berkumpul dengan orang-orang saleh." Para kiai dan guru kita menyampaikan, salah satu saja kita bisa melakukannya (baca: dengan istiqamah), Insya Allah akan menjadi kunci kebahagiaan dan keselamatan hidup kita. Allah akan menganugerahkan kenikmatan menjalankan taat, dan melindungi kita dari menjalankan ma'siyat. Apalagi kelima-limanya.??????????? ?????????? ??????? ????????????? ???????????? ??????? ?????????
Ya Allah, luputkan aku dari kelezatan bermaksiat kepada-Mu dan berikanlah aku kelezatan untuk taat kepada-Mu.