Becak Tua

...

Oleh: Sugeng Riyadloh

Dulu kau gagah perkasa
Selalu dipuja dan dimanja
Diarak keliling kota
Menemani anak-anak TPQ dan MDA

Tapi kini nasibmu merana
Bahkan dipandang sebelah mata
Seakan tiada lagi guna

Dulu jasamu sungguh luar biasa
Mengantarkan mereka di setiap acara
Kau seperti menjadi idola
Dicari-cari bak primadona

Setelah adanya mobil bak terbuka
Semua melupakan jasa-jasanya
Dicampakkan begitu saja
Seakan tak lagi mengenalnya

Begitulah sifat manusia
Ada yang muda, yang tua terlupa
Bagiku kau becak tua
Tetap menjadi idola
Karena keihlasanmu tiada tara

Penulis adalah aktifis Ansor Kendal

Informasi Lainnya

Banser dan Natal: Khidmah Kemanusiaan Tanpa...

Oleh: Anis Hidayati Barisan Ansor Serbaguna (Banser) merupakan lembaga semi-otonom di bawah naungan Gerakan Pemuda (GP) Ansor, badan otonom...

Bola Liar Konflik PBNU dan Harapan Nahdliyyin...

Oleh: M. Irhamni Sabil, S.Sy., MH Sudah hampir satu bulan konflik yang menerpa jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bergulir di ruang...

Seni Merawat Khidmah: Ikhtiar Menghidupkan...

Oleh: M. Adib Shofwan Khidmah di Nahdlatul Ulama bukan sekadar soal niat baik, tetapi juga membutuhkan seni, gagasan kreatif, dan strategi yang...

Gus Dur, sudah Lama Jadi Pahlawan Rakyat

Desember identik dengan bulan Gus Dur. Khaul ke-16 tahun ini digelar di mana-mana .Majalah AULA edisi bulan Desember tak absen mengangkat tema...

Advertisement

Press ESC to close