Oleh: Sugeng Riyadloh
Dulu kau gagah perkasa
Selalu dipuja dan dimanja
Diarak keliling kota
Menemani anak-anak TPQ dan MDA
Tapi kini nasibmu merana
Bahkan dipandang sebelah mata
Seakan tiada lagi guna
Dulu jasamu sungguh luar biasa
Mengantarkan mereka di setiap acara
Kau seperti menjadi idola
Dicari-cari bak primadona
Setelah adanya mobil bak terbuka
Semua melupakan jasa-jasanya
Dicampakkan begitu saja
Seakan tak lagi mengenalnya
Begitulah sifat manusia
Ada yang muda, yang tua terlupa
Bagiku kau becak tua
Tetap menjadi idola
Karena keihlasanmu tiada tara
Penulis adalah aktifis Ansor Kendal