Engkau dan Aku

...

Oleh: Abdul Malik

Wahai saudaraku, ?
Engkau punya keimanan,?
Ku pun punya! ?
Engkau punya keyakinan,?
Ku pun punya!?
?(dan) Engkau punya dogma dalam agama?
Ku pun punya!?

Wahai saudaraku, ?
Hidup bermasyarkat ?
Jangan engkau buat sekat-sekat!?
Hidup berbangsa ?
Jangan engkau merasa paling segalanya!?
?(dan) Hidup di dunia?
Marilah saling menjaga!?

Keimanan-mu, ya… keimanan-mu
Keyakinan-mu, ya… keyakinan-mu
Dogma agama-mu, ya … dogma agama-mu

Engkau tidak kupaksa, ?
Engkau juga jangan memaksa,?
Ku tidak mengharuskan,?
Ku juga tidak akan memaksakan,?

Wahai saudaraku, Engkau dan Aku tahu,?
Bangsa kita satu, Bangsa Indonesia
Bahasa kita (pun) satu, Bahasa Indonesia

Untuk itu,?
Marilah kita jaga bersama! ?
Marilah kita rawat bersama!?
Negara tercinta, Indonesia?

Informasi Lainnya

Banser dan Natal: Khidmah Kemanusiaan Tanpa...

Oleh: Anis Hidayati Barisan Ansor Serbaguna (Banser) merupakan lembaga semi-otonom di bawah naungan Gerakan Pemuda (GP) Ansor, badan otonom...

Bola Liar Konflik PBNU dan Harapan Nahdliyyin...

Oleh: M. Irhamni Sabil, S.Sy., MH Sudah hampir satu bulan konflik yang menerpa jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bergulir di ruang...

Seni Merawat Khidmah: Ikhtiar Menghidupkan...

Oleh: M. Adib Shofwan Khidmah di Nahdlatul Ulama bukan sekadar soal niat baik, tetapi juga membutuhkan seni, gagasan kreatif, dan strategi yang...

Gus Dur, sudah Lama Jadi Pahlawan Rakyat

Desember identik dengan bulan Gus Dur. Khaul ke-16 tahun ini digelar di mana-mana .Majalah AULA edisi bulan Desember tak absen mengangkat tema...

Advertisement

Press ESC to close