Topeng

...

Oleh: Abdul Basyid

Dunia bagai panggung sandiwara. Banyak rupa namun tak mencerminkan rasa. Segala tipu daya terus melaju memburu nafsu dan ambisi. Tampilan hanya topeng belaka. Berteriak dibalik topeng agama pun tak apa-apa, yang penting obsesi bisa terwujud. Laskar kebusukan tebarkan kekacauan.

Topeng terus memburu keniscayaan, merongrong kemapanan. Berbagai dalih dikemas dalam bingkai cerita cerdas agar masyarakat tak bisa tidur pulas karena kupasan yang lugas. Mulut – mulut manis bergincu tipis mengobral kata – kata sinis membuat miris bagi yang keyakinannya tipis.

Topeng-topeng kian semangat menari-nari, yang diinginkan terjadi. Gorengan  hangat bermunculan setiap ada bahan-bahan perpecahan. Argumen diputarbalikkan demi kemenangan pembenaran diri.

Topeng-topeng berteriak surga mengintimidasi neraka. Semua dosa, celaka, tak satu pun tersisa hanya mereka yang paling pantas menghuni surga. Satu persatu muncul menari nari mengitari negeri menjual buaian memabukan hati, membisikan narasi  kemapanan berteologi, mengobarkan cacian dan kebencian membangun isu-isu picisan. Dengan beragam gaya dan rupa mereka hembuskan dusta untuk memburu simpati. Mereka nekat enggan berlalu meski hempasan peluru terus memburu. Bagi mereka sebelum raga terpisah nyawa secercah asa masih dipunya.

Topeng-topeng bermetamorfosa mengikuti perkembangan dunia, beradaptasi selaras kultur negeri. Di perguruan tinggi, sekolah, kantor, jalan, pasar, bahkan tempat ibadah topeng-topeng memburu segala lini mengumbar janji, memprovokasi, menyebar benci, di tengah hausnya rasa keadilan. Satu noktah berubah seribu tuah, setitik nila serasa selaksa duka.

Informasi Lainnya

Banser dan Natal: Khidmah Kemanusiaan Tanpa...

Oleh: Anis Hidayati Barisan Ansor Serbaguna (Banser) merupakan lembaga semi-otonom di bawah naungan Gerakan Pemuda (GP) Ansor, badan otonom...

Bola Liar Konflik PBNU dan Harapan Nahdliyyin...

Oleh: M. Irhamni Sabil, S.Sy., MH Sudah hampir satu bulan konflik yang menerpa jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bergulir di ruang...

Seni Merawat Khidmah: Ikhtiar Menghidupkan...

Oleh: M. Adib Shofwan Khidmah di Nahdlatul Ulama bukan sekadar soal niat baik, tetapi juga membutuhkan seni, gagasan kreatif, dan strategi yang...

Gus Dur, sudah Lama Jadi Pahlawan Rakyat

Desember identik dengan bulan Gus Dur. Khaul ke-16 tahun ini digelar di mana-mana .Majalah AULA edisi bulan Desember tak absen mengangkat tema...

Advertisement

Press ESC to close