Ensi Mini Nahwu Sharf

...

Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa Ensi Mini Nahwu Sharf karya Khoiron Ghozali yang hadir dihadapan pembaca ini merupakan salah satu wujud respon terhadap isu-isu mutakhir dibidang kebahasaan, salah satunya tren pembaharuan nahwu. Meski tidak secara utuh mengakomodir tuntutan pembaharuan nahwu (tajdid al-Nahwi) sebagaimana digaungkan oleh para penggagasnya, buku ini ditulis dengan maksud sebagai pelurusan atas penyimpangan orientasi pengajaran nahwu, yang dalam perkembangannya melampaui takaran kepentingan dan fungsinya sebagai kaidah kebahasaan dimana ia menjadi sebuah disiplin ilmu yang sarat dengan teori-teori yang rumit sehingga menyakitkan dan memberatkan pemelajarnya sendiri.

Kehadiran Ensi Mini Nahwu Sharf ini terasa kian relevan jika mencermati fakta kelangkaan buku ajar Nahwu lengkap edisi Bahasa Indonesia (non terjemahan), terlebih yang dipadukan dengan materi sharf sekaligus. Nilai unggul lainnya, jika buku-buku nahwu yang selama ini digunakan dalam praktik pengajaran di Tanah Air merupakan buku gramatika Arab yang tidak dipersiapkan secara khusus untuk pemelajar non-Arab (baca: produksi Timur Tengah) sehingga memunculkan kesulitan-kesulitan dalam mempelajarinya, maka buku ini disusun secara khusus untuk pemelajar Indonesia dengan sentuhan inovasi-inovasi mutakhir. Salah satunya pengembangan materi secara simpel dan lugas (menggunakan tabel, diagram, flowchart) dengan menghindari sejauh-jauhnya perbincangan i'rab secara filosofis.

Saya meyakini karya istimewa dari Khoiron Ghozali ini dapat menjadi alternatif pegangan pengajaran nahwu, untuk tidak mengatakan "menggantikan" buku-buku nahwu lama yang sementara ini masih menggunakan paradigma klasik sehingga berat dicerna oleh pemelajar nahwu, khususnya yang masih berstatus pemula. (Yusuf Hanafi, Redaktur Jurnal al'Arabi)

Data Buku
Judul : Ensi Mini Nahwu Sharf
Penulis : M. Khoiron Ghazali
Penerbit : Citra A Media Malang
Tebal : 507 halaman
Info : +62 813-8861-8077

Informasi Lainnya

Banser dan Natal: Khidmah Kemanusiaan Tanpa...

Oleh: Anis Hidayati Barisan Ansor Serbaguna (Banser) merupakan lembaga semi-otonom di bawah naungan Gerakan Pemuda (GP) Ansor, badan otonom...

Bola Liar Konflik PBNU dan Harapan Nahdliyyin...

Oleh: M. Irhamni Sabil, S.Sy., MH Sudah hampir satu bulan konflik yang menerpa jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bergulir di ruang...

Seni Merawat Khidmah: Ikhtiar Menghidupkan...

Oleh: M. Adib Shofwan Khidmah di Nahdlatul Ulama bukan sekadar soal niat baik, tetapi juga membutuhkan seni, gagasan kreatif, dan strategi yang...

Gus Dur, sudah Lama Jadi Pahlawan Rakyat

Desember identik dengan bulan Gus Dur. Khaul ke-16 tahun ini digelar di mana-mana .Majalah AULA edisi bulan Desember tak absen mengangkat tema...

Advertisement

Press ESC to close