Sudut Subuh(ku)

...

Oleh: Abdul Malik

Laju mobil khas pedesaan
Menerjang “bangjo yang ketap-ketip” nyalanya
Dingin udara tak menghalanginya
Menuju sudut kota yang sudah terjaga
Keramaian dan keriuhannya

Ya Rabb, Engkaulah pemilik waktu subuh
Penakluk orang-orang angkuh
Juga orang orang yang ‘katanya’ ampuh

Gema azan subuh menggema
Sujud kepada-Nya senantiasa
Berlindung akan realita
Dari berbagai kejahatan makhluk-Nya

Keramaian dan keriuhan di sudut kota
Perdagangan ala mereka
Tidak kenal kasta, semua sama
Tatkala pagi buta, Senantiasa Engkau jaga

Mereka,
Menjajakan aneka buah dan sayuran
Konon, langsung dari pegunungan
Mereka,
Menggelar dagangan ikan tangkapan
Konon, langsung dari sang nelayan

Entah siapa yang mengawalinya
Sederhana namun istimewa
Para pejuang keluarga
Peluh keringat demi menjemput Rizki-Nya

Aromasari - Sukorejo, 05/03/2020

Informasi Lainnya

Banser dan Natal: Khidmah Kemanusiaan Tanpa...

Oleh: Anis Hidayati Barisan Ansor Serbaguna (Banser) merupakan lembaga semi-otonom di bawah naungan Gerakan Pemuda (GP) Ansor, badan otonom...

Bola Liar Konflik PBNU dan Harapan Nahdliyyin...

Oleh: M. Irhamni Sabil, S.Sy., MH Sudah hampir satu bulan konflik yang menerpa jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bergulir di ruang...

Seni Merawat Khidmah: Ikhtiar Menghidupkan...

Oleh: M. Adib Shofwan Khidmah di Nahdlatul Ulama bukan sekadar soal niat baik, tetapi juga membutuhkan seni, gagasan kreatif, dan strategi yang...

Gus Dur, sudah Lama Jadi Pahlawan Rakyat

Desember identik dengan bulan Gus Dur. Khaul ke-16 tahun ini digelar di mana-mana .Majalah AULA edisi bulan Desember tak absen mengangkat tema...

Advertisement

Press ESC to close