Oleh: Wong Gunung
Sinar MU menyibak atma
Membias netra
Batu…. Batu…..
Bercengkerama dengan waktu
Menunggu tutup buku
Dalam balairung elegansia MU
Sinar MU, menembus atma
Menerobos netra
Bayu…. Bayu….
Bersenandung bersama waktu
Menunggu tutup buku
Dalam balairung luthfia MU
Namun…
Kakiku enggan untuk bertumpu diatas batu batu elegansia
Hatiku tak hendak menari mengiringi senandung bayu bayu luthfia
Aah….
Rupanya aku sudah kehilangan segalanya