
Kangkung, pcnukendal.com - Dalam rangka menyemarakkan kegiatan Imtihan TPQ NU 14 Syafi’iyah Salafiyah, Pimpinan Ranting (PR) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Desa Gebanganom Wetan, Kecamatan Kangkung, menggelar bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selama dua hari, Sabtu-Minggu (19–20 Juli 2025).
Memanfaatkan momen keramaian acara tahunan tersebut, Fatayat NU membuka stan-stan bazar di depan rumah warga sekitar TPQ. Sejak dibuka, antusiasme warga begitu tinggi. Mulai dari anak-anak hingga orang tua, tampak ramai mengunjungi dan berbelanja di stan yang menyuguhkan beragam kuliner dan minuman lokal.
Bazar menyajikan aneka makanan khas dan jajanan tradisional seperti botok bandeng, botok udang, lontong sayur, pecel, gorengan, lepet, serta berbagai minuman seperti es teh, kopi, susu, dan pop ice. Semua produk merupakan hasil kreativitas dan olahan langsung dari para anggota Fatayat yang tergabung dalam UMKM lokal.
“Alhamdulillah, dagangan kami laris manis. Hasil penjualan seluruhnya akan dimasukkan ke kas ranting untuk mendukung kegiatan Fatayat ke depan. Bazar ini bukan sekadar jualan, tapi juga sarana belajar, mulai dari komunikasi, manajemen keuangan, hingga membangun jiwa wirausaha,” ujar Siti Muasyaroh, Bidang Ekonomi PR Fatayat NU Gebanganom Wetan.
Tak sekadar aktivitas ekonomi, bazar ini menjadi wujud nyata semangat pemberdayaan perempuan di akar rumput. Para anggota Fatayat NU tidak hanya turut berkontribusi dalam kegiatan sosial-keagamaan, tetapi juga mengambil peran aktif dalam penguatan ekonomi keluarga dan komunitas.
Ketua PR Fatayat NU Gebanganom Wetan, Dewi Rosalina Rosada, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi dan kekompakan antaranggota mampu melahirkan gerakan yang produktif dan inspiratif.
“Semangat kebersamaan ini adalah kekuatan utama kami. Melalui bazar, kami ingin menunjukkan bahwa perempuan NU bisa mandiri, kreatif, dan berdaya saing, sekaligus tetap mengakar pada nilai-nilai tradisi dan keagamaan,” jelasnya.
Dewi berkomitmen, ke depan menjadikan kegiatan serupa akan dijadikan agenda rutin dan bagian dari gerakan kemandirian anggota Fatayat NU. (Septia Nurviani Lestari/muf)