
Kangkung, pcnukendal.com - Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Tanjungmojo, Kecamatan Kangkung, menyelenggarakan kegiatan santunan anak yatim yang dikemas dalam pengajian umum. Kegiatan ini digelar di MDTU NU 22 Al Ikhlas, Ahad (6/7/2025).
Tak tanggung-tanggung, total dana yang berhasil dikumpulkan dari berbagai unsur termasuk PRNU, badan otonom NU, lembaga, dan para donatur mencapai Rp90.480.000. Dana tersebut langsung dibagikan kepada 13 anak yatim dengan nominal yang mengesankan, masing-masing anak menerima santunan sebesar Rp6.600.000, ditambah beasiswa pendidikan Madin dan TPQ senilai Rp360.000, serta bingkisan pakaian dan sembako.
Ketua Ranting GP Ansor Desa Tanjungmojo, Sulistiyono, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan PRNU Tanjungmojo sebagai bentuk nyata khidmah kepada umat.
“Kegiatan ini bukan hanya membantu secara materi, tetapi juga memastikan anak-anak yatim mendapat perhatian emosional dan spiritual. Ini adalah wujud nyata kepedulian NU,” ujarnya.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa NU Tanjungmojo bukan hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga terdepan dalam urusan sosial kemasyarakatan, terutama dalam memperhatikan anak-anak yatim sebagai bagian dari tanggung jawab bersama,” lanjutnya.
Pengajian menghadirkan Pengasuh Pondok Pesantren Al Musthofa Daarudzdzakirat Pidodowetan, KH Badruttamam Izzudin. Dalam tausiyahnya, Gus Tamam, sapaan akrabnya, menekankan pentingnya perhatian terus-menerus kepada anak yatim.
“Anak yatim adalah amanah yang dijanjikan pahala oleh Allah dan Rasul-Nya. Menyantuni mereka bukan sekadar sedekah, tetapi ladang amal yang akan terus mengalir hingga akhir hayat,” tutur Gus Tamam.
Ia juga mengajak para jamaah untuk menghadirkan cinta dan rasa aman bagi anak-anak yatim, tidak sebatas santunan saja. (Nazil/muf)