Ringinarum, pcnukendal.com - Rumah Sakit Baitul Hikmah Kendal menyalurkan bantuan air mineral ke warga Dusun Jatigowok Desa Kedungasri Kecamatan Ringinarum yang terdampak krisis kekeringan akibat kemarau panjang akhir-akhir ini.
Bantuan diberikan langsung kepada warga dibantu Gerakan Pemuda Ansor Ringinarum dalam pendistribusiannya, Jumat (8/9).
“Sedekah air yang kami berikan ada 245 galon air mineral agar warga tidak perlu lagi menimba air jauh ke kedung bawah. Harapannya semoga bermanfaat dan dapat membantu warga yang sedang kesulitan air bersih. Insya Allah ke depannya akan kami pikirkan solusi jangka panjang untuk menangani krisis kekeringan ini," ucap Pimpinan RS Baitul Hikmah dr Hj Siti Qomariyah.
Hj Siti Qomariyah didampingi Ketua PAC GP Ansor Ringinarum Agus Fadhilah menyempatkan diri melihat langsung sumur di area perkebunan yang menjadi sumber air warga setempat.
"Jika memang solusinya adalah dibuatkan sumur bor atau lainnya, nanti insya Allah kami siap bantu," tandasnya.
Dukungan diberikan Ketua PAC GP Ansor Ringinarum Agus Fadhilah. Pihaknya menyatakan siap membantu pelaksanaan program berkelanjutan tersebut apabila dibutuhkan.
“Kapanpun kami siap melaksanakan misi sosial ini, terlebih ini masih dalam wilayah tugas kami. Soal pengadaan sumur bor yang akan difasilitasi RS Baitul Hikmah, kita nanti akan berembuk dengan warga dan kepala desa bila ini menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi krisis air," terang Agus.
Warga Jatigowok terdiri 46 kepala keluarga dengan jumlah penduduk kurang lebih 150 orang. Warga mengalami kekeringan sejak 14 Agustus lalu dan mulai 21 Agustus kekeringan dirasakan semakin parah.
Seorang warga, Aris mengeluhkan kekeringan tidak hanya terjadi saat musim kemarau tahun ini saja. Tahun lalu juga terjadi kekeringan namun tak separah tahun ini.
"Tahun ini yang terparah sejak tahun 2018. Warga yang punya sumur masih ada air tapi hanya bisa disedot 1 ember saja tiap hari sehingga tidak cukup untuk keperluan minum, mandi dan cuci orang serumah. Ada sumur paling dalam 22 meter milik seorang warga, itupun rasanya asin dan tidak bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," terangnya.
“Sumur-sumur warga yang berada di pinggir sungai sudah tidak bisa digunakan, sehingga warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Maka kami membuat sumur-sumur baru dengan harapan bisa keluar air. Namun kondisi tanah dan batu cadas menyulitkan penggalian sumur. Butuh tenaga ekstra untuk menggali karena tanahnya keras,” lanjutnya.
Aris mengaku sangat terbantu dengan bantuan air mineral tersebut. Dirinya berharap ke depan bantuan yang sangat berharga bagi dirinya dan warga itu bisa berkelanjutan. (Firdaus/muf)
Informasi Berita Lainnya
Pelantikan MWC NU Kangkung 2026-2031, KH Mukh...
Kangkung, pcnukendal.com - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kangkung masa khidmah 2026–2031 resmi dilantik di Gedung MWC...
Silaturahmi Idulfitri LAZISNU Cepiring, Rois...
Cepiring, pcnukendal.com - Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kecamatan Cepiring menggelar silaturahmi...
Pelantikan Kepala Sekolah Baru SMP NU 06...
Kaliwungu Selatan, pcnukendal.com - SMP NU 06 Kedungsuren, Kaliwungu Selatan, menggelar halalbihalal sekaligus pelantikan kepala sekolah baru masa...
Pembekalan Aswaja SMA NU 05 Brangsong, Kuatkan...
Brangsong, pcnukendal.com - Menjelang kelulusan, SMA NU 05 Brangsong menggelar Pembekalan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) bagi siswa kelas XII di...