Lima Tokoh Sufi Dunia Berikan Kuliah Umum di Pesantren Kendal

...
Sukorejo, pcnukendal.com - Usai gelaran Muktamar Sufi Internasional di Pekalongan, 5 tokoh sufi bertolak ke pondok pesantren Darul Amanah Sukorejo Kendal untuk memberikan kuliah umum, Kamis (31/8). Kelima tokoh sufi tersebut adalah Syeikh Yusuf Salum, Syeikh Aiman Rifai, Syeikh Riyadlh Bazo dari Lebanon, Syeikh Muhammad Maghribi dan Syeikh Husam Bustani dari Brazil. Dalam kuliah umumnya, Syeikh Riyadlh Bazo memberikan nasehat agar para santri belajar bahasa Arab karena bahasa Arab adalah bahasa Alquran. "Bahasa Arab juga bahasanya ahli surga. Allah swt juga berfirman dalam Alquran semuanya dengan memakai bahasa Arab," tuturnya. Syeikh Riyadlh mengaku kagum dengan kehidupan para santri di Kendal. Ketika dirinya melihat para guru yang mengajar, ia teringat sabda Nabi Muhammad saw bahwa siapa yang mengajarkan ilmu agama, maka mahluk Allah bernama lautan dan apa yang di dalamnya beristighfar untuk mereka. “Kalian semua, teruslah haus untuk menuntut ilmu syariah ilmu agama karena ilmu agama kelak akan menjadikan benteng pertahanan terakhir di zaman ini,” pesannya. Sementara, Syeikh Aiman Rifai berpesan bahwa apa yang dilakukan oleh umat manusia haruslah sesuai dengan tuntunan. Dalam beribadah kepada Allah, maka ibadah itu haruslah sesuai dengan tuntunan Rasulullah. “Apa yang Rasulullah ajarkan itu merupakan kunci kita untuk mencapai derajat kedekatan ketakwaan kepada Allah sehingga kita bisa beribadah dengan ibadah yang benar," ucap Mufti asal Lebanon. Kecintaan kepada Rasulullah, lanjut Syeikh Aiman, merupakan kunci utama bukti keimanan kita kepada Allah. Seperti sabda Rasulullah, tidak dikatakan beriman diantara kalian yang tidak menjadikan Aku lebih kalian cintai daripada anak-anakmu, daripada hartamu dan daripada orang-orang di muka bumi ini. Pesan berikutnya disampaikan Syeikh Husam Bustani. Ia berpesan agar para santri memperbaiki niat dalam menimba ilmu di pesantren. Yakni untuk mendapatkan rido Allah sehingga dapat menuntut ilmu dengan ikhlas. “Peran seorang guru dimanapun sungguh besar. Maka seorang guru haruslah memberikan keteladanan dalam pendidikan, keteladanan kepada diri sendiri supaya anak-anak bisa melihat langsung. Jika kalian ingin menjadi orang yang sukses baik di hari ini maupun kelak harus memiliki rasa percaya diri, jujur terhadap diri sendiri, tidak boleh ada rasa menzalimi diri,” pesan Syeikh Husam. (Firdaus/muf)

Informasi Berita Lainnya

Pelantikan MWC NU Kangkung 2026-2031, KH Mukh...

Kangkung, pcnukendal.com - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kangkung masa khidmah 2026–2031 resmi dilantik di Gedung MWC...

Silaturahmi Idulfitri LAZISNU Cepiring, Rois...

Cepiring, pcnukendal.com - Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kecamatan Cepiring menggelar silaturahmi...

Pelantikan Kepala Sekolah Baru SMP NU 06...

Kaliwungu Selatan, pcnukendal.com - SMP NU 06 Kedungsuren, Kaliwungu Selatan, menggelar halalbihalal sekaligus pelantikan kepala sekolah baru masa...

Pembekalan Aswaja SMA NU 05 Brangsong, Kuatkan...

Brangsong, pcnukendal.com - Menjelang kelulusan, SMA NU 05 Brangsong menggelar Pembekalan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) bagi siswa kelas XII di...

Advertisement

Press ESC to close