Refleksi Satu Tahun Haji Angkatan 2025


Oleh: H. Fahroji

Sabtu Wage (2/5/2026) saya berkesempatan menjadi shohibul bait pertemuan alumni haji kloter 29 Solo yang tergabung dalam KBIHU NU Makkah Madinah untuk wilayah se-Eks Kawedanan Selokaton. (Baca juga: Pertemuan Alumni Haji Jadi Media Pemberdayaan dan Saling Mendoakan)

Pertemuan yang dikemas dalam "Selapanan Sabtu Wage" itu sekaligus sebagai halalbihalal meskipun sudah masuk di bulan Dzulqo'dah. Sebenarnya di bulan Syawal ada hari Sabtu Wage namun tanggalnya masih muda. Kelompok kami memutuskan untuk tidak berkegiatan guna memberi kesempatan kepada yang tua untuk menerima tamu silaturahmi Idulfitri. Maklum tradisi di wilayah Sukorejo dan sekitarnya silaturahmi lebaran bisa sampai tujuh hari masih ramai terutama bagi orang tua atau 'yang dituakan'.

Pertemuan yang penuh kekeluargaan dan keceriaan itu tak luput diselingi dengan cerita kenangan dan nostalgia saat mereka beribadah bersama baik selama di Madinah maupun Makkah. Cerita menjadi lebih seru karena dua orang di antara kami sudah berkesempatan kembali mengunjungi baitullah dan Madinatul Munawwarah dalam umrah Ramadan sebulan penuh. Pertanyaan bagaimana suasana puasa Ramadan di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram sudah pasti muncul di pertemuan itu. Secara berkelakar bahkan ada satu teman yang bertanya bagaimana triknya agar bisa cepat kembali mengunjungi Makkah Madinah.

Namun dibalik canda dan cerita nostalgia itu, tanpa terasa pertemuan alumni Haji ke- 4 di bulan Dzulqa'dah yang sudah memasuki musim haji 2026 itu menyadarkan kami bahwa satu tahun sudah kami berangkat haji. Pertanyaanya, cukupkah kita mengenang peringatan satu tahun itu hanya dengan cerita nostalgia?

Tentu saja masih kurang. Yang lebih penting kita justru perlu melihat ibadah kita dengan melakukan muhasabah atau refleksi. Bagaimana ibadah kita sesudah berangkat haji dan sebelumnya.

Refleksi satu tahun setelah ibadah haji merupakan momen penting untuk meninjau kembali komitmen spiritual dan perubahan perilaku yang telah diupayakan. Ini adalah evaluasi sejauh mana nilai-nilai "Haji Mabrur" diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari setelah kembali ke tanah air.

Berikut adalah beberapa poin refleksi satu tahun haji yang dilansir dari ringkasan berbagai sumber oleh teknologi AI:

Peningkatan Ketakwaan dan Kesalehan (Individual dan Sosial): Haji seharusnya menjadi titik balik untuk meningkatkan kesalehan individu (ibadah wajib/sunah) dan kesalehan sosial, seperti meningkatkan kepedulian terhadap sesama, kejujuran, dan keikhlasan dalam beramal.

Menjaga Kemabruran Haji: Salah satu refleksi utama adalah apakah perilaku sehari-hari sudah mencerminkan kemabruran haji, yang ditandai dengan menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, dan lebih santun, sebagaimana dicerminkan dalam perilaku di Tanah Suci.

Kedisiplinan dan Kesabaran: Pengalaman haji yang melatih kesabaran dan kesederhanaan (saat wukuf, lempar jumrah, dan sebagainya) diharapkan konsisten diterapkan, terutama dalam menghadapi dinamika kehidupan sehari-hari.

Pembaruan Niat dan Ketulusan: Mengingat kembali komitmen untuk menjadi hamba Allah yang lebih taat, membuang sifat sombong, dan terus memperbanyak bekal akhirat.

Menjaga Persaudaraan: Haji mengajarkan kesetaraan manusia. Refleksi setahun ini adalah merawat rasa persaudaraan sesama muslim tanpa memandang latar belakang, sebagaimana dirasakan saat wukuf.

Refleksi ini bertujuan agar ibadah haji tidak hanya menjadi kenangan, melainkan transformasi berkelanjutan yang berdampak positif bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Sudah barang tentu refleksi ini tidak hanya perlu direnungkan oleh haji yang baru angkatan 2025 tapi juga relevan direnungkan oleh haji angkatan-angkatan sebelumnya. Wallahu a'lam bi shawab.


Penulis adalah Ketua Alumni Haji SOC 29 KBIHU NU Makkah Madinah Wilayah Eks Kawedanan Selokaton tahun 2025. Tinggal di Sukorejo

Informasi Berita Lainnya

Ngaji Budaya di Tambaksari: Lesbumi Kendal...

Rowosari, pcnukendal.com - Pena Muda Tambaksari bersama Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Kendal menggelar kegiatan bertajuk...

Fatayat dan Muslimat NU Pageruyung Dilantik...

Pageruyung, pcnukendal.com - Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat dan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Pageruyung resmi dilantik...

Makrab CBP-KPP Kendal di Curug Sewu: Perkuat...

Patean, pcnukendal.com - Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Corp Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) Kabupaten Kendal menggelar...

Pengajian Ahad Kliwon MWC NU Weleri: Gus Tamam...

Weleri, pcnukendal.com - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Weleri kembali menggelar pengajian rutin selapanan Ahad Kliwon di Gedung...

Advertisement

Press ESC to close