
Ngampel, pcnukendal.com - Pengurus Pimpinan Ranting (PR) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Desa Dempelrejo, Kecamatan Ngampel masa khidmah 2025–2028 resmi dilantik dalam suasana penuh kekeluargaan. Pelantikan digelar bersamaan dengan pertemuan rutin selapanan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Ngampel sekaligus halalbihalal di halaman kediaman Sulamah, Ahad (12/04/2026).
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PAC Fatayat NU Ngampel, Siti Asmaul Chusna. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan kepada pengurus baru agar mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.
“Selamat berkhidmat dan menjalankan amanah. Semoga di bawah kepemimpinan Siti Auliya, Fatayat Dempelrejo semakin maju dan sukses,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh kader memaknai halalbihalal sebagai sarana mempererat hubungan antarsesama. “Ini bagian dari hablum minannas, mari kita saling memaafkan atas segala kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak,” imbuhnya.
Selain itu, ia menginformasikan bahwa dalam rangka menyongsong Harlah ke-76 Fatayat NU, pihaknya telah menggelar sejumlah kegiatan sosial seperti pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah.
Sementara itu, Ketua PR Fatayat NU Dempelrejo, Siti Auliya, menegaskan komitmennya menjadikan Fatayat sebagai wadah pembelajaran dan pengabdian bagi para kader. “Semoga Fatayat menjadi tempat kita belajar agar semakin bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia juga memaparkan sejumlah program unggulan yang akan dijalankan selama masa khidmah, di antaranya program Shodaqoh Sampah Fatayat (SOSFA) yang sejalan dengan program Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Kendal, serta pendataan anggota sebagai upaya memperkuat administrasi organisasi.
“Sampah botol minuman jangan dibuang. Kita kumpulkan dan jual. Jika dilakukan bersama, selain mengurangi sampah, juga dapat menambah pemasukan,” ajaknya.
Ia menambahkan, pendataan anggota menjadi prioritas untuk memperbaiki sistem administrasi organisasi agar lebih tertib dan terarah.
Ketua Pengurus Ranting NU Dempelrejo, Abdul Ghoni, turut memberikan doa dan motivasi kepada kader Fatayat agar terus aktif dan solid dalam berorganisasi.
“Mari kita giatkan kembali Fatayat agar semakin kuat dan kokoh. Semoga kita semua diberi kesehatan, keberkahan rezeki dan umur, serta dijauhkan dari bala dan fitnah,” pesannya.
Acara semakin bermakna dengan mauidhah hasanah yang disampaikan mubaligh asal Brangsong, KH Said Ahmad Zain. Mubaligh yang akrab disapa Kiai Gento ini menekankan pentingnya keikhlasan dan kebersamaan dalam berkhidmah di Fatayat.
“Ini bagian dari khidmah menghidupkan NU melalui Fatayat. Mari perbaiki diri, jangan merasa paling baik. Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul, insyaallah Fatayat akan tetap kokoh,” tuturnya. (Puji Lestari/muf)