
Kendal, pcnukendal.com - Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Desa Kadilangu dan Desa Tanjungmojo Kecamatan Kangkung menggelar pertandingan futsal persahabatan di Lapangan Futsal Jambearum, Sabtu (27/12/2025) malam.
Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan komunikasi antar kader pelajar NU kedua ranting.
Puluhan kader dari kedua ranting tampak hadir dengan semangat kekeluargaan. Sejak awal, pertandingan berlangsung cair dan penuh keakraban tanpa pencatatan skor resmi. Panitia sengaja menghilangkan unsur kompetisi demi menonjolkan nilai kebersamaan dan sportivitas.
Ketua IPNU Ranting Kadilangu, M. Aqib Maulana, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai media perekat hubungan antar kader.
“Kami sengaja menghilangkan unsur kompetisi agar fokus pada kebersamaan, komunikasi, dan keakraban antar kader. Yang terpenting bukan menang atau kalah, tetapi silaturahmi dan sinergi,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua IPNU Ranting Tanjungmojo, Abdul Rozaq, menilai kegiatan non-formal seperti futsal persahabatan menjadi sarana efektif membangun kekompakan.
“Melalui kegiatan santai seperti ini, kader bisa saling mengenal lebih dekat. Dari kedekatan inilah sinergi dan kerja sama antar ranting bisa tumbuh secara alami,” ungkapnya.
Sebelum pertandingan dimulai, kedua tim terlebih dahulu menggelar briefing bersama yang dipandu oleh kapten masing-masing, yakni M. Fatih Isya Al-Ghifari dari Ranting Kadilangu dan Lukman Anang Maulana dari Ranting Tanjungmojo. Selama dua babak pertandingan, suasana tetap cair, diwarnai sportivitas, canda, dan tawa para pemain.
Momen jeda pertandingan dimanfaatkan para kader untuk berdialog secara intensif. Lukman Anang Maulana menyebut, interaksi tersebut membuka ruang berbagi pengalaman antar pengurus pimpinan ranting.
“Dari sini kami bisa saling bertukar pengalaman dalam mengelola organisasi, sekaligus menjajaki peluang kerja sama program ke depan,” tuturnya.
Sementara itu, penanggung jawab kegiatan, M. Azka Ulin Nuha dan M. Faqih Arkhian Zulhaq, menjelaskan bahwa pertandingan persahabatan ini memiliki tujuan utama sebagai sarana mempererat hubungan antar kader IPNU lintas ranting.
“Alhamdulillah, respons peserta sangat positif. Banyak kader yang mengusulkan agar kegiatan serupa bisa dilaksanakan secara rutin, baik sebulan sekali maupun dua bulan sekali,” ungkap Faqih. (MAUN/muf)