Malang, pcnukendal.id – Pada Jum'at-minggu (11-13/05), delegasi Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) IPNU IPPNU Se-Nusantara menggelar Silaturahim Nasional (Silatnas) ke-6. Forum yang diselenggarakan di Universitas Islam Malang Jawa Timur itu dihadiri sekitar 150 delegasi yang semuanya terdiri dari mahasiswa. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Jateng, Jabar, Jatim, NTB, dan Jambi.
Acara dibuka langsung oleh Ketua Umum PP IPPNU Puti Hasni. Forum yang mengusung tema "Rekonstruksi Strategi Kaderisasi untuk Menyongsong PKPT IPNU-IPPNU Go Internasional" ini diharapkan mampu meningkatkan sikap kritis kader NU sampai pada tingkat internasional.
Dalam PKPT tersebut, selama tiga hari dua malam, para peserta berdiskusi mengenai bagaimana posisi PKPT IPNU-IPPNU, regulasi, serta administrasi organisasi. Forum itu menghasilkan beberapa usulan yang akan dibawa pada kongres PP IPNU-IPPNU yang akan diselenggarakan Desember mendatang.
PKPT diisi oleh berbagai kalangan, mulai dari PW IPNU-IPPNU Jatim, Lembaga Komunikasi Perguruan Tinggi (LKPT) Jateng, Forum Santri Nasional (FORSANA) dan lainnya.
Ma'rifatun Maghfiroh, delegasi dari Universitas Wahid Hasyim Semarang bersyukur bisa mengikuti acara tersebut. Ia menuturkan di Unwahas sendiri belum didirikan Komisariat IPNU-IPPNU di tingkat Perguruan Tinggi. Ia berharap, Silatnas ini dapat memberikan manfaat untuk IPNU, IPPNU dan untuk kemajuan PKPT di seluruh Indonesia pada umumnya, dan di Unwahas pada khususnya. “Selain itu, dengan adanya forum ini kita bisa belajar menganai pluralisme dan tantangan-tantangan Pelajar NU dari berbagi daerah di Indonesia,” tambah Maghfiroh yang menjabat Wakil Pengembangan Organisasi PC IPPNU Kendal tersebut. (MM/zh)