
Kangkung pcnukendal.id – Pada Senin malam (2/4), MWC NU Kangkung mengadakan doa bersama dan istighosah. Acara tersebut diadakan di pelataran gedung MWC Kangkung diikuti seluruh pengurus MWC, Ranting, dan Banom se-kecamatan Kangkung. Peserta pun membeludak dan mengular sampai ke sudut-sudut gang.
Acara itu diadakan dalam rangka Harlah NU ke 95 dan launching Gerakan Infaq - Shodaqoh Serbu (sehari seribu).Istighosah dipandu oleh rois syuriah MWC NU Kangkung, Kiai Moh. Rofwan. Sebelum memandu, beliau sedikit memberikan sambutan bahwa tujuan istighosah adalah berdo'a untuk diri kita, masyarakat, bangsa dan negara. Ia juga berharap, dengan istighosah, masyarakat bisa mendapat keamanan, keselamatan dan NKRI terjaga dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.
“NKRI dan Pancasila adalah harga mati. Siapa yang ingin merubahnya berarti akan berhadapan dengan NU,” tandasnya.
Sementara Ahmad Khoiron, selaku ketua Tanfidhiyah MWC NU Kangkung, membacakan Qonun Asasi. Itu merupakan buah tangan dari KH. Hasyim Asy'ari sebagai dasar pijakan untuk ber-NU. Dalam sambutannya, Ahmad Khoiron memohon agar masyarakat NU menyekolahkan putra putrinya di sekolah atau madrasah berbasis NU.
Ahmad Khoiron berkata seperti itu bukan tanpa alasan. Menurutnya, sekolah berbasis NU, selain mendidik juga membangun karakter yang santun.
“Sekarang banyak masyarakat kita yang tercerabut dari karakter yang santun. Mereka terpengaruh dengan radikalisme, liberalisme dan lain sebagainya yang tidak sesuai dengan ahlak yang santun,” terang Ahmad Khoiron.
Momen istighosah tersebut diprakarsai oleh Lazisnu. Sapuan, ketua Lazisnu Kangkung dalam sambutannya mengatakan, ke depan, Lazisnu berencana akan membeli mobil Ambulans. Hal itu bisa terwujud jika program Lazisnu mendapat dukungan dari semua pihak. Sapuan sekaligus mensosialisasikan program Koin Serbu, yaitu sedekah sehari seribu.
Acara diakhiri dengan makan tumpeng bersama. Seluruh peserta membaur tanpa sekat-sekat status sosial. Ada IPNU, IPPNU, FATAYAT, ANSOR, MUSLIMAT dan beberapa anggota Polsek Kangkung yang dari awal sangat khusuk untuk mengikuti rentetan acara sampai paripurna.(Mahrus/zh)