
Plantungan pcnukendal.id – Dewan guru beserta seluruh siswa kelas IX MTs NU 15 Jurangagung Plantungan mengadakan Mujahadah Bersama, Kamis malam Jum’at (30/3). Acara diadakan di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang. Mujahadah tersebut diadakan untuk menyambut UAMBN BK, UMBN, dan UNBK yang akan dimulai tanggal 2 April sampai 26 April.
Mujahadah sebenarnya sudah mulai dilakukan seminggu sekali, tiap malam Jumat. Tapi khusus mujahadah terakhir dilakukan dengan diiringi berbagai macam agenda.
Acara diawali dengan ziarah ke makam sesepuh Desa Jurangagung, Simbah KH. Minhadj. Beliau merupakan sesepuh dari keluarga dari pendiri MTs NU 15 Jurangagung. Acara dilanjutkan dengan ziarah ke makam Sunan Katong Kaliwungu, makam Raden Fatah, dan dilanjutkan ke makam Sunan Kalijogo.
Setelah itu rombongan menuju MAJT. Di MAJT, dewan guru beserta murid kelas IX membaca mujahadah, dipimpin langsung oleh H. Amjad Al Hafizh. Mujahadah yang dibaca adalah Nadhoman Asma'ul Khusna.
H. Amjad, sebelum memimpin mujahadah, beliau menjelaskan tentang khasiat dan manfaatnya. Beliau pun memberikan ijazah Asmaul Husna secara langsung.
Beliau menuturkan, diantara manfaat Asmaul Husna adalah, kalau membiasakan berdoa menggunakan Asma'ul Husna setiap pagi, apabila sakit bisa cepat sembuh, yang mengalami musibah segera diselesaikan musibahnya, yang rejekinya seret bisa dimudahkan, dan ilmu yang diperoleh bisa bermanfaat di kemudian hari.
Selesai Mujahadah, acara dilanjutkan dengan sowan ke rumah Abah H. Adib Anas Nur di Desa Taman Gede Gemuh untuk berdoa bersama. Di rumah H. Adib, para siswa diberi motifasi dan sugesti agar bisa melaksanakan ujian dengan mantap dan mendapatkan ilmu yang manfaat.
Sjarifudin Latif, Kepala MTs NU 15 Jurangagung, menuturkan bahwa kegiatan semacam ini rutin dilakukan menjelang Ujian Madrasah dan Ujian Nasional. Ia juga berharap agar siswa bisa lulus semua dan menjadi lulusan yang bermanfaat, lalu mendapatkan ganti siswa baru yang lebih banyak dari siswa yang lulus. (SL/zh)