
Kendal pcnukendal.id - Sebagai wujud realisasi program kerja Pergunu Cabang Kendal yang diputuskan dalam Raker 30 Juli 2017, maka pada tanggal 23-30 Desember 2017 yang lalu, secara beruntun, Pergunu Kendal menggelar rangkaian kegiatan akhir tahun. Kegiatan itu berupa ziarah auliya, studi banding ke Pon-Pes Amanatul Ummah, Pacet ,Mojokerto Jawa Timur, dan Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis android.
Ziarah dan Studi Banding dlaksanakan pada Sabtu-Senin (23-25/12). Kegiatan itu diikuti 51 peserta. Pertama, rombongan ziarah ke makam Sunan Bonang, dilanjutkan ke Pon-Pes Amanatul Ummah. Rombongan diterima langsung oleh pimpinan pesantren, KH Asep Saefudin. Dalam kesempatan itu, beliau memberikan banyak masukan terkait dengan pengelolaan lembaga pendidikan berbasis pesantren. Selesai dari Pon-Pes Amanatul Ummah, rombongan melanjutkan perjalanan ke makam Syekh Jumadil Kubro dan Kompleks makam masyayikh Pon-Pes TebuIreng, di mana dimakamkan para tokoh NU, seperti yaitu KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahid Hasyim, KH. Abdurrohman Wahid.
H.Masyhudi selaku ketua panitia ziaroh mengatakan bahwa kegiatan ini mendapatkan respon positif dari anggota Pergunu. Itu karena kegiatan ini mampu menjadi sarana pengikat silaturrohim dan menanamkan sense of beloving terhadap organisasi. Para anggota Pergunu Cabang juga berharap event seperti ini akan dilaksanakan kembali pada tahun mendatang.

Sebagai penutup rangkaian acara akhir tahun, diadakan workshop Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android pada Kamis-Sabtu (28-30/12). Ketua panitia workshop, H. Fahrur, menuturkan bahwa pada awalnya ia agak pesimis dengan kesuksesan workshop tersebut. Hal itu karena kegiatan itu dipungut biaya sebesar yang cukup besar, yakni Rp. 200.000,-. Tetapi ternyata workshop itu mendapatkan respon positif. Pada awalnya, panitia menargetkan peserta sebanyak 50 orang. Tetapi jumlah pendaftar mencapai 78 orang. Meski pada akhirnya yang benar-benar ikut hanya 53 orang, tapi itu sudah melebihi target yang ditentukan.
Workshop tersebut bertempat di SMK NU 01 kendal. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Tanfidhiyah NU Cabang Kendal, KH. Muhammad Danial Royyan. Dalam sambutannya, ia menjelaskan pentingnya teknologi informatika bagi warga NU, khususnya para guru. Beliau juga menganjurkan agar para tokoh NU di Kendal tidak “gaptek”. Beliau melanjutkan, untuk mencapai hal itu, rencananya akan diadakan pengenalan teknologi informatika ke MWC-MWC.
Sementara ketua Pergunu Cabang Kendal, H. Mukhamad Umar, menekankan tentang perlunya tindak lanjut kegiatan ini untuk diaplikasikan. Itu merupakan tuntutan profesionalitas guru. Selain itu, aplikasi itu bisa memudahkan siswa dalam mengakses dan menyerap materi ajar.
Narasumber Workshop didatangkan dari Badan Pengembangan Teknologi Informatika Pendidikan (BPTIK) Jawa Tengah, Mufrida Arifudin yang dibantu Muhammad Arifuddin. Materi yang disampaikan berorientasi pada pembuatan aplikasi APK yang bisa diinstal dalam HP berbasis android.

Akhir kegiatan workshop ditutup oleh Pengawas BP2MK wilayah I Jawa Tengah yang juga ketua LP Maarif Kab. Kendal, H. Ibnu darmawan. Dalam sambutannya, beliau menekannkan agar para peserta dalam mengikuti kegiatan itu bukan semata-mata untuk mencari sertifikat guna karier kepangkatan atau sekedar memenuhi tugas dari sekolah, tetapi betul – betul mampu menjadikan hasil workshop sebagai sarana meningkatkan metode pembelajaran yang efektif dan efisien.
Para peserta mengaku puas dengan pelayanan maupun materi kegiatan. Mereka pun merekomendasikankepadaPimpinanCabangPergunuuntukmengadakan even yang samapada lain kesempatan.
Dalam kegiatan Workshop itu, peserta mendapatkan sertifikat yang diterbitkan dan ditandatangani oleh Ka.Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Kendal, Agus Rifai. Adapun sertifikat tersebut sudah bisa diambil oleh peserta mulai tanggal 3 januari 2018. (Pergunu Cab. Kendal)