
Kangkung pcnukendal.id - Pimpinan Ranting GP Ansor desa Jungsemi kecamatan Kangkung melaksanakan kegiatan ziarah ke beberapa makam aulia’, Sabtu (4/11). Kegiatan yang merupakan program tahunan Ansor Jungsemi ini dilakukan dengan mengajak masyarakat desa Jungsemi untuk ikut serta.
Ketua PR GP Ansor Jungsemi, Nur Khozin, mengatakan, kegiatan tersebut diikuti oleh 60 orang yang terdiri dari pengurus GP Ansor dan masyarakat. Mereka akan menziarahi 5 makam auliya’. Adapun kegiatan itu bertujuan untuk melestarikan amalan-amalan warga NU seperti ziarah kubur ini.
"Melalui kegiatan ziarah makam auliya' ini diharapkan peserta mendapat berkah serta dapat membiasakan amalan-amalan warga nahdliyyin,” tutur Nur Khozin.
Kegiatan diawali dengan menziarahi makam simbah Laitsiddin, sesepuh desa Jungsemi. Selanjutnya pada Sabtu pagi (4/10), rombongan menuju Temanggung untuk menziarahi makam K.H. Muhaiminan Gunardo dan makam Kiai Sumomihardho, tokoh ulama yang menjadi sejarah perjuangan kota Parakan, Temanggung. Tidak jauh dari makam tersebut, terdapat Pon-Pes Kyai Parak Bambu Runcing yang diasuh oleh dua tokoh tersebut.

Tujuan ziarah selanjutnya adalah makam Syekh Subakir, Magelang. Rombongan harus berjalan menyusuri jalan setapak yang sudah dibuat seperti tangga yang berkelok untuk mengunjungi maka Syekh Subakir. Setelah sampai, peserta ziarah tampak hikmat melantunkan tahlil dan do’a di makam yang terletak di Gunung Tidar itu.
Dalam guyuran hujan deras, rombongan melanjutkan perjalanan ke Muntilan dan menziarahi makam Simbah Kyai Dalhar di Gunungpring dan makam putranya, K.H. Ahmad Abdul Haq Dalhar di Watucongol.
Tegalrejo menjadi tujuan akhir rangkaian ziarah. Dalam suasana rintik gerimis, peserta ziarah duduk bersila membaca tahlil dan memanjatkan dan doa di makam Bani Khudhori, sang muassis Pon-Pes API Tegalrejo Magelang. (Mufty/zh)