
Kangkung pcnukendal.id- Untuk memperingati tahun baru Islam,1 Muharram 1439 Hijriyah, warga desa Jungsemi kecamatan Kangkung menggelar pengajian umum. Acara itu diselenggarakan pada Sabtu malam Ahad (30/9) di Musholla Baitus Sholikhin.
Kegiatan itu diusung oleh pengurus NU, Muslimat, GP Ansor, Fatayat, IPNU IPPNU ranting Jungsemi, organisasi pemuda, dan seluruh elemen masyarakat dukuh Srandu dan Clumprit desa Jungsemi. KH Afnan Albuqowiyyu dari Semarang hadir mengisi tausiyah di acara tersebut.
Meski dalam guyuran hujan, antusias hadirin masih terlihat khidmat mengikuti kegiatan tahunan itu. Turut hadir dalam acara itu kepala desa Jungsemi, wakil Danramil, anggota TNI pelaksana program TMMD dan segenap masyarakat desa Jungsemi dan sekitarnya.

Momen pengajian itu juga menjadi kesempatan masyarakat untuk memberikan santunan secara langsung dan sentuhan kasih kepada anak-anak yang harus kehilangan kedua orang tua atau salah satu dari kedua orang tua mereka.
Paket santunan yang diberikan terdiri dari uang tunai, makanan, buku, kitab dan lain-lain. Santunan diberikan kepada 10 anak yatim yang berasal dari wilayah dukuh Srandu dan dukuh Clumprit.
Ketua panitia, Akhmad Masrur mengatakan, selain untuk memperingati tahun baru Hijriyah 1439, kegiatan juga memberikan pesan kepada masyarakat akan pentingnya menyantuni anak yatim.
"Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya memelihara anak yatim dan tidak menelantarkan," katanya.
Sementara itu dalam ceramahnya, K.H. Afnan menegaskan larangan tindakan dholim terhadap yatim. Allah SWT memerintahkan untuk tidak berbuat sewenang-wenang terhadap anak yatim. Itu karena anak yatim berada dalam lindungan-Nya.
“Celaka bagi mereka yang shalat, tetapi tidak peduli dengan anak yatim piatu. Dengan memelihara anak yatim piatu maka seorang muslim akan meraih kesalehan dalam diri dan sosialnya,” tutur K.H. Afnan. (Mufty)