Kendal, pcnukendal.id - Puluhan ribu warga NU se kabupaten Kendal yang turun ke jalan menolak kebijakan Mendibud tentang Full Day School, Selasa (29/8) berjalan tertib dan aman. Kerja keras panitia dalam aksi ini perlu diapresiasi. Kepatuhan peserta terhadap satu komando juga patut diacungi jempol.
Kekuatiran beberapa pihak tentang isu penyusupan dan provokasi yang dikuatirkan dalam demo kolosal sebagaimana diberitakan pcnukendal.id sebelumnya juga tidak terjadi. Seksi keamanan baik dari Banser maupun Pagar Nusa juga saling bahu membahu ditambah pengamanan Polisi.
Masrur selaku ketua PC Pagar Nusa Kendal bahkan mengaku malam hari sempat menyisir stadion Kebondalem yang dijadikan area parkir peserta aksi.
"Kita sisir stadion Kebondalem tadi malam untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan." tegas Masrur didampingi beberapa pendekar Pagar Nusa di gedung NU usai demo.
Disamping berjalan tertib dan aman aksi damai tolak FDS di Kendal juga tidak menyisakan sampah di arena aksi. Hal ini karena panitia juga melengkapi dengan tim Semut (senyum dan pungut) yang dikomando oleh anak PC IPNU IPPNU Kendal.
Dilihat dari target kegiatan nampaknya demo kali ini juga dapat dibilang sukses. Pejabat Kendal mulai Bupati dr. Mirna Annisa dan ketua DPRD H. Prapto Utono, S.Sos dan sejumlah pimpinan Dewan harus turut bergabung bersama pengurus PCNU kendal, KH. Muhammad Danial dan lainnya untuk ikut orasi menyatakan penolakannya terhadap FDS. (oji)