Demo Tolak FDS, Bupati Tanda Tangan, Ketua DPRD temui Masa

Kendal, pcnukendal.id - Demontrasi penolakan aksi damai yang dilakukan warga NU di Kendal terhadap rencana Full Day School (FDS) yang akan digelar pagi ini (29/8) akan mendapat dukungan dari Bupati Kendal dr. Mirna Annisa dalam bentuk dukungan tanda tangan surat pernyataan mendukung penolakan FDS di Kendal. Selain itu ketua DPRD kendal H. Propto Utono, S Sos juga akan menemui langsung masa untuk menerima surat pernyataan penolakan tersebut.

Koordinator orasi Ahmad Supari mengatakan mengatakan saat orasi di alun-alun Kendal sebagian perwakilan aksi demo akan menemui Bupati Kendal dr. Mirna Annisa di ruang kerjanya guna minta tanda tangan dukungan penolakan FDS di Kendal. Usai orasi di alun-alun masa kemudian akan bergerak menuju gedung DPRD Kendal.

Di gedung DPRD kendal menurut sumber yang dapat dipercaya ketua DPRD kendal H. Prapto Utono, S. Sos dengan senang hati akan menerima secara langsung penyerahan naskah penolakan FDS di Kendal oleh perwakilan aksi Damai.

sementara berdasarkan run down aksi sejumlah kyai akan terjun langsung menyampaikan orasi diantaranya rois syuriyah PC NU KH. izzudin Abdussalam, ketua PC NU KH. muhammad Danial Rayan dan sejumlah orator lainnya .(oji)

Informasi Berita Lainnya

Tak Pudar oleh Usia, Ratusan Anggota Muslimat...

Weleri, pcnukendal.com - Semangat berkhidmah para anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Weleri tampak tetap menyala meski usia tak lagi...

Mahasiswa KKN STIK Kendal Ajari Siswa SDN 1...

Gemuh, pcnukendal.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK) Desa Galih menggelar pelatihan kreativitas dengan...

Mahasiswa KKN STIK Kendal Tanamkan Budaya...

Gemuh, pcnukendal.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK) Posko IV Desa Galih menanamkan budaya gemar menabung...

Atraksi Garfanada Kendal Semarakkan Apel...

Batang, pcnukendal.com - Apel Kemanusiaan memperingati Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) versi tahun Masehi yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul...

Advertisement

Press ESC to close