
Kendal pcnkendal.id - Pimpinan Cabang GP Ansor Kendal mengadakan seleksi calon peserta Bimbingan Pasca Ujian Nasional atau BPUN. Acara bertemat di Pendopo Agung Kabupaten Kendal, Sabtu (15/04).
BPUN ini merupakan program pendampingan bagi siswa-siswi SMA sederajat tingkat akhir yang hendak masuk ke perguruan tinggi. Program itu dimotori oleh Yayasan Mata Air bekerjasama dengan GP Ansor sebagai pelaksananya.
Rokhimudin, Manager BPUN Kendal yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PC GP Ansor Kendal ini, menyampaikan bahwa dari hasil seleksi ini nantinya akan diambil 60 anak terbaik dari kuota yang telah ditentukan oleh BPUN pusat.
"Karena adanya pembatasan kuota peserta dari pusat yang semula 120 siswa, sekarang hanya 60 siswa. Jadi kami akan betul-betul menyeleksi secara ketat," Ujar Rokhim.
Peserta seleksi yang lolos, lanjut Rokhim, nantinya akan ditempatkan di Pondok Pesantren Nurul Huda, Brotomulyo, Cepiring untuk menjalani proses pendampingan dan pembelajaran dengan tutor yang disiapkan untuk menghadapi ujian masuk perguruan tinggi.
"Kita benar-benar seleksi ketat untuk para tutor. Dan kita sudah adakan kontrak dengan para tutor agar pendampingan peserta benar-benar maksimal sesuai modul yang kita siapkan," ujarnya.
Rokhim menambahkan, selain menyiapkan tutor yang berkompeten dibidangnya masing-masing, juga akan disiapkan materi tambahan guna menguatkan ke-NU-an peserta.
"Kita sudah siapkan materi tambahan berupa Aswaja dan ke-NU-an untuk peserta BPUN ini," tandas Rokhim.
Selain itu, untuk mencegah alumni BPUN masuk ke dalam aliran-aliran radikal, nantinya alumni BPUN akan disambungkan dengan organisasi ke-NU-an baik PMII, KMNU, maupun PKPT IPNU-IPPNU.
"Alumni BPUN yang sudah masuk ke Perguruan Tinggi akan kita sambungkan dengan mereka. Di samping itu, mereka juga akan kita gabungkan dalam suatu wadah alumni BPUN. Sehingga semua gerakan dan aktifitas mereka di PTN akan mudah kita pantau," Imbuhnya.
Perlu diketahui, bahwa seleksi tersebut diikuti oleh kurang lebih 200 anak dari jumlah pendaftar 278 anak, baik laki-laki maupun perempuan dari 63 sekolah di seluruh Kabupaten Kendal dan 11 sekolah dari luar Kendal. Jumlah pendaftar ini meliputi 144 siswa yang mendaftar fakultas saintek dan 134 siswa yang mendaftar fakultas soshum. (Skn/zh)