Kuliah Umum di Pesantren Kendal, Murid Habib Umar bin Hafidz Ceritakan Keistimewaan Kota Tarim

...

Sukorejo, pcnukendal.com - Ulama asal Hadramaut Yaman, Habib Zaid bin Abdurrahman bin Yahya mengatakan bahwa Yaman seperti Indonesia, Islam masuk di kedua negara ini tanpa peperangan. Di Indonesia khususnya tanah Jawa, masuknya Islam tanpa peperangan berkah dakwah para wali dengan dakwah yang lemah lembut. Demikian disampaikan Habib Zaid bin Abdurrahman bin Yahya dalam kuliah umum di Pondok Pesantren Darul Amanah Sukorejo, Kamis (7/9). "Nabi Muhammad Saw mengirim sayyidina Muadz bin Jabal dan Sayyidina Ali ke Yaman untuk berdakwah di sana. Dan Subhanallah dengan cara lemah lembut bisa mengislamkan seluruh negara Yaman tanpa adanya peperangan, tanpa adanya kekerasan," ucapnya. Diceritakannya, di kota yang dijuluki Kota Seribu Wali itu terdapat dua kota ilmu yang paling terkenal dan menjadi pusat keilmuan yaitu Zapin dan Tarim. Kota Tarim adalah kota yang penuh barokah dan memiliki banyak julukan. Salah satunya dijuluki kota As Siddiq yakni kota yang jujur, julukan dari sayyidina Abu Bakar as Siddiq. "Sayyidina Abu Bakar berdoa 3 hal, yang pertama agar penduduk Kota Tarim bisa makmur sejahtera sampai hari kiamat, air di Kota Tarim senantiasa melimpah dan dimunculkan para wali Allah dari kota tersebut dan orang-orang saleh seperti tumbuhnya rumput,” tuturnya. Doa Abu Bakar dipanjatkan setelah dirinya mendengar kabar bahagia bahwa tak satupun penduduk Tarim yang murtad usai meninggalnya Rasulullah saw. Karena setelah Rasulullah saw wafat saat itu banyak penduduk di beberapa kota yang murtad. Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Darul Amanah Gus Muhammad Fatwa berharap para santri bisa menimba ilmu dari santri Wali Qutub Habib Umar bin Khafid secara langsung. "Habib Zaid ini merupakan santri dari Habib Umar yang beberapa waktu lalu ke Indonesia. Beliau yang hafal Alquran dan ribuan hadis ini selalu kemana-mana mendampingi Habib Umar dan suka membawa sandalnya agar tidak hilang," ucap Gus Fatwa. Habib Zaid, kata Gus Fatwa, juga sering mewakili Habib Umar berkeliling ke penjuru negeri memberikan tausiyah. Hal itu dilakukannya agar mendapatkan karomah Sang Guru. “Semoga para santri bisa meniru apa yang dilakukan oleh Habib Zaid,” pungkasnya. (Firdaus/muf)

Informasi Berita Lainnya

Pelantikan MWC NU Kangkung 2026-2031, KH Mukh...

Kangkung, pcnukendal.com - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kangkung masa khidmah 2026–2031 resmi dilantik di Gedung MWC...

Silaturahmi Idulfitri LAZISNU Cepiring, Rois...

Cepiring, pcnukendal.com - Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kecamatan Cepiring menggelar silaturahmi...

Pelantikan Kepala Sekolah Baru SMP NU 06...

Kaliwungu Selatan, pcnukendal.com - SMP NU 06 Kedungsuren, Kaliwungu Selatan, menggelar halalbihalal sekaligus pelantikan kepala sekolah baru masa...

Pembekalan Aswaja SMA NU 05 Brangsong, Kuatkan...

Brangsong, pcnukendal.com - Menjelang kelulusan, SMA NU 05 Brangsong menggelar Pembekalan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) bagi siswa kelas XII di...

Advertisement

Press ESC to close