LP Maarif NU Kendal Launching Aplikasi Si Manuk

...

Kendal, pcnukendal.com - Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama (LPMNU) Kabupaten Kendal melaunching aplikasi Sistem Informasi Ma'arif Nahdlatul Ulama Kendal (Si Manuk) di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Kendal, Sabtu pagi (05/08). Launching ditandai dengan mengklik aplikasi oleh Ketua LPMNU Provinsi Jawa Tengah Andi Irawan didampingi Ketua LPMNU Kabupaten Kendal Ahmad Khoiron, Ketua PCNU Kabupaten Kendal yang diwakili Dr H Ahmad Tanthowi, Ketua DPRD Kabupaten Kendal Mohamad Makmun, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal yang diwakili H Muhammad Muslikhan. Launching dilakukan pada acara Pengukuhan Pengurus LP Maarif NU Kabupaten Kendal Masa Khidmat 2023-2028 sekaligus pembinaan kelembagaan kepada seluruh Ketua Pengurus LP Maarif NU MWC NU, dan Kepala Sekolah/Madrasah se-Kabupaten Kendal. Pengukuhan dihadiri juga oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII diwakili Supriyanto, Bambang Utomo Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS), Inu Indarto Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menegah PD Muhammadiyah Kabupaten Kendal, Ahmad Supari Ketua LAKPESDAM NU Kabupaten Kendal, H Abidin Ketua LAZISNU, Moh Fatkhurahman Ketua Badan Khusus Nahdlatul Ulama Kendal Online (NUKO), dan Direktur Bank Nusamba Cepiring. Ketua LPMNU Kabupaten Kendal Ahmad Khoiron dalam sambutannya menyampaikan bahwa data apapun terkait sekolah/madrasah dan pengelola ada di sistem ini, sehingga kapanpun pensiun dapat diketahui. “Dalam tata kelola LP Ma'arif yang dikeluarkan oleh PBNU, di samping ada pelantikan Ketua LPMNU Kabupaten, ada juga pengukuhan pengurus oleh LPMNU satu tingkat di atasnya (provinsi),” tutur Khoiron. “Jumlah sekolah/madrasah yang dikelola LP Maarif NU Kabupaten Kendal saat ini ada 140 sekolah terdiri dari 76 MI, 31 MTs, 11 SMP, 5 SMA, 8 SMK, dan 10 MA yang semuanya sudah menggunakan nomenklatur NU dan ini baru satu-satunya di Jawa Tengah. SK Kepala Sekolah/Madrasah di Kendal sudah dteken oleh Ketua LPMNU dan ini juga baru pertama di Jawa Tengah," lanjutnya. Sementara, Wakil Ketua PCNU Dr H Ahmad Tanthowi mengkritisi banyaknya kegiatan di panggung-panggung selama Bulan Muharam. “Akan lebih bermanfaat jika dipergunakan untuk diskusi dengan mengundang ahlinya. Jangan sampai kepala sekolah/madrasah, kiai pondok sibuk di panggung-panggung agar pondok tidak bubar. Nasib generasi muda ke depan ada di tangan LPMNU yang bergerak di bidang pendidikan. Yang berani mengaku sebagai pengurus LPMNU harus berani membuktikan bahwa anak dan keluarganya juga bersekolah di LP Maarif NU. Kami akan melakukan penelitian berapa anak NU yang bersekolah di lingkungan LP Maarif NU,” tandas Tantowi. Sekolah Swasta Belum Tersentuh Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mohamad Makmun menyampaikan selamat kepada pengurus yang baru dikukuhkan. “Semoga bisa memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Kendal. Kami sangat mengapresiasi LPMNU yang menjadi tulang punggung dan ujung tombak dunia pendidikan. Saat ini sekolah negeri tidak mampu menampung semua siswa. Sesuai amanat UUD salah satu tujuan bernegara adalah pendidikan. Mandat 20 persen anggaran untuk pendidikan serasa belum cukup, masih banyak sekolah swasta yang belum tersentuh anggaran pemerintah dan masih melakukan swadaya untuk menopang operasional. “Angka 780 milyar dari APBD untuk pendidikan tampaknya angka fantastis, tapi masih banyak yang belum tersentuh. RMI NU baru bisa memperoleh 11 milyar, kelihatannya banyak, namun diperuntukkan kepada guru sejumlah 12 ribuan sehingga setahun hanya mendapat kurang dari 1 juta. Ini masih jauh dari memberi kehormatan. Insyaallah ke depan jika anggaran berlebih kami akan anggarkan. Jika Pemkab mampu mengurusi NU selesailah tugas karena sebagian besar warga Kabupaten Kendal adalah NU. SMA Penyumbang Pengangguran Seusai pengukuhan dan launching dilakukan pembinaan oleh Ketua LPMNU PWNU Provinsi Jawa Tengah R Andi Irawan. Kepada pengurus LPMNU dan para kepala sekolah/madrasah di lingkungan LPMNU Kabupaten Kendal, Andi Irawan mengigatkan agar lulusan SMA/SMK jangan lagi menjadi penyumbang pengangguran kedua setelah sarjana. Karena itulah setiap sekolah harus memiliki keunggulan yang berbeda dengan sekolah lain seperti SMA tahfidz atau SMA Research. “Visi PBNU saat ini merawat jagad membangun peradaban tentu menjadi PR bagi kita. Untuk mewujudkan yang bukan hanya untuk Indonesia tapi juga dunia saat ini tidak mudah, butuh puluhan tahun kerja keras dan kolaborasi antar lembaga terkait bersama meningkatkan konsolidasi agar mutu pendidikan bisa unggul sehingga bisa mendorong visi PBNU. Karena itulah kita butuh sistem pengelolaan organisasi dan peningkatan mutu guru. Guru sebagai transfer of knowledge harus melakukan terobosan-terobosan seperti pelaksanaan Diklat secara mandiri,” terang Andi. “Kami tidak meragukan LPMNU Kabupaten Kendal dalam masalah administrasi, manajemen, regulasi, dan disiplin memang nomor satu.  Namun sayang belum berkorelasi dengan capaian di event-event Jawa Tengah seperti PORSEMA ataupun Olimpiade Sains dan Ke-NU-an. Karena itu daya saing harus ditingkatkan, kalau saat ini baru mencapai 6 besar semoga tahun depan bisa 3 besar. Kegiatan pengukuhan, launching Si Manuk dan pembinaan berjalan lancar hingga siang dan ditutup dengan doa oleh Rois Syuriah PCNU Kabupaten Kendal, KH Mohamad Danial royyan. (MF)

Informasi Berita Lainnya

Pelantikan MWC NU Kangkung 2026-2031, KH Mukh...

Kangkung, pcnukendal.com - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kangkung masa khidmah 2026–2031 resmi dilantik di Gedung MWC...

Silaturahmi Idulfitri LAZISNU Cepiring, Rois...

Cepiring, pcnukendal.com - Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kecamatan Cepiring menggelar silaturahmi...

Pelantikan Kepala Sekolah Baru SMP NU 06...

Kaliwungu Selatan, pcnukendal.com - SMP NU 06 Kedungsuren, Kaliwungu Selatan, menggelar halalbihalal sekaligus pelantikan kepala sekolah baru masa...

Pembekalan Aswaja SMA NU 05 Brangsong, Kuatkan...

Brangsong, pcnukendal.com - Menjelang kelulusan, SMA NU 05 Brangsong menggelar Pembekalan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) bagi siswa kelas XII di...

Advertisement

Press ESC to close