
Brangsong, pcnukendal.com – Badan Khusus Forum Ukhuwah Silaturahim Pendidikan Alquran (FUSPAQ) Nahdlatul Ulama Kecamatan Brangsong menggelar Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) di TPQ NU 09 Miftahul Falah, Ahad (10/5/2026).
Kegiatan yang diikuti ratusan santri ini menjadi ajang evaluasi pembelajaran sekaligus wadah pengembangan bakat santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kecamatan Brangsong.
Ketua FUSPAQ Brangsong, Mashudi mengatakan, FASI merupakan program rutin tiga tahunan yang konsisten digelar sebagai sarana pembinaan generasi Qur’ani di lingkungan TPQ NU.
“FASI tahun 2026 ini menjadi bagian dari evaluasi proses pembelajaran di TPQ sekaligus ajang penyaluran bakat dan potensi para santri,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan FASI tahun ini juga memiliki arti penting karena menjadi tahap seleksi bagi santri terbaik yang akan mewakili Kecamatan Brangsong pada ajang FASI tingkat Kabupaten Kendal yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei 2026 mendatang.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menemukan bibit-bibit santri terbaik yang nantinya bisa berkompetisi di tingkat kabupaten bahkan lebih tinggi lagi,” tambahnya.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua FUSPAQ Kabupaten Kendal, H. M. Sobirin. Dalam sambutannya, ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, sportif, dan menjadikan ajang tersebut sebagai sarana belajar serta mempererat ukhuwah antar-santri.
“Menang ataupun kalah bukan tujuan utama. Yang paling penting adalah keberanian tampil, semangat belajar, serta menjaga akhlak dan sportivitas selama perlombaan berlangsung. Dari kegiatan seperti inilah akan lahir generasi Qur’ani yang membanggakan,” tuturnya.
Pada FASI kali ini, panitia mempertandingkan tujuh cabang lomba, yakni Nasyid Islami, Puitisasi Al-Qur’an, Adzan, Tartil Al-Qur’an, Pidato, dan menggambar. Seluruh cabang lomba berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta maupun pendamping.
Tercatat sebanyak 27 TPQ dari total 33 TPQ yang ada di Kecamatan Brangsong turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kehadiran ratusan santri menjadikan suasana festival berlangsung semarak sejak pagi hingga sore hari. (M. Izzudin NH/muf)