
Surabaya, pcnukendal.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MA NU) 06 Cepiring. Madrasah tersebut berhasil meraih penghargaan dalam ajang Literasi Sustainable Development Goals (SDGs) Sekolah Nasional 2025 yang diselenggarakan Tunas Hijau bekerja sama dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Penyerahan trofi Menteri Sosial RI, piagam penghargaan, dan hadiah dilaksanakan di panggung utama Batik Bordir n’ Aksesoris Fair 2026, Exhibition Hall Grand City Surabaya, Minggu (10/05/2026).
Ajang Literasi SDGs Sekolah Nasional 2025 merupakan kompetisi tingkat nasional yang bertujuan menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya literasi, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan sesuai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).
Dalam kompetisi tersebut, MA NU 06 Cepiring mengangkat berbagai isu lingkungan dan keberlanjutan, seperti pengurangan dampak mikroplastik, hemat energi listrik dan air, penanganan sampah, sekolah ramah anak, anti narkoba, penyelamatan mangrove dunia, hingga kedaulatan pangan di tengah perubahan iklim.
Tim MA NU 06 Cepiring terdiri dari lima siswa, yakni Nayla Muna, Siti Zahrotus Sholikhah, Aufa Madania, Afiza Alfaliza, dan Fajar Fitri Ramadhani, dengan pendampingan guru pembina Na’imatul Hanim.
Mereka bersaing dengan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia mulai jenjang SD hingga SLTA. Kompetisi berlangsung sejak Mei hingga Agustus 2025 dengan rangkaian proyek dan kampanye mingguan terkait tema-tema SDGs.
Pembina lomba, Na’imatul Hanim, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil kerja keras dan semangat belajar seluruh tim.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Anak-anak telah menunjukkan semangat luar biasa dalam proses persiapan hingga pelaksanaan lomba,” ujarnya.
Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan budaya literasi dan kepedulian terhadap pembangunan berkelanjutan di lingkungan madrasah.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan budaya literasi dan kepedulian terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs di lingkungan madrasah,” lanjutnya.
Salah satu anggota tim, Nayla Muna, mengaku bahagia dan tidak menyangka dapat meraih penghargaan tingkat nasional.
“Saya sangat senang dan bersyukur bisa mengikuti lomba ini sampai memperoleh penghargaan tingkat nasional. Pengalaman ini memberikan pelajaran berharga untuk terus belajar, percaya diri, dan peduli terhadap lingkungan serta masa depan berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala MA NU 06 Cepiring, Sari Wiryaningtyas, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan peserta didik hingga berhasil mengharumkan nama madrasah di tingkat nasional.
“Kami merasa bangga dan bersyukur karena MA NU 06 Cepiring mampu menunjukkan kualitasnya di tingkat nasional. Prestasi ini membuktikan bahwa madrasah swasta juga mampu bersaing, berprestasi, dan memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan,” tuturnya. (Fidin/muf)