Halalbihalal Muslimat-Fatayat NU Pageruyung, Santuni Anak Yatim dan Perkuat Kepedulian Sosial


Pageruyung, pcnukendal.com - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dan Fatayat NU Kecamatan Pageruyung menggelar pertemuan triwulan yang dirangkai dengan halalbihalal serta santunan anak yatim di Masjid Darunnajah, Desa Tambahrejo, Ahad (12/04/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan kepedulian sosial. Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus, anggota Muslimat dan Fatayat NU, serta masyarakat sekitar yang turut meramaikan suasana kebersamaan pasca-Idulfitri.

Pada kegiatan itu, santunan kepada anak yatim diserahkan secara simbolis oleh pengurus LAZISNU Ranting Tambahrejo bersama PAC Muslimat NU serta Pimpinan Ranting Muslimat dan Fatayat NU Desa Tambahrejo.

Ketua LAZISNU Tambahrejo, Rohimin, menjelaskan bahwa santunan tersebut merupakan bagian dari program sosial yang dihimpun melalui KOIN NU.

“Santunan anak yatim ini merupakan program dari LAZISNU Tambahrejo melalui KOIN NU. Ada 11 anak yatim yang mendapatkan bingkisan dari LAZISNU dan para donatur. Selain itu, kami juga telah menyalurkan bantuan sembako untuk para duafa sebelum Lebaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PAC Muslimat NU Pageruyung, Siti Qomariyah, menegaskan bahwa pertemuan triwulan tidak sekadar menjadi ajang berkumpul, tetapi juga sebagai sarana koordinasi dan evaluasi program organisasi.

Ia juga menyinggung program unggulan Muslimat NU, yakni Mustika Mesem (Muslimat Cantik Mengetaskan Kemiskinan Ekstrem), yang selaras dengan program Pimpinan Pusat Muslimat NU.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya berkumpul, tetapi juga mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian kita bersama,” tuturnya.

Ketua PAC Fatayat NU Pageruyung, Ana Muflikhah, turut mengajak seluruh kader untuk aktif berperan di tengah masyarakat. Menurutnya, Fatayat sebagai organisasi perempuan muda NU memiliki tanggung jawab besar dalam membangun generasi yang peduli dan berdaya.

“Halalbihalal ini menjadi momentum saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan. Sedangkan santunan anak yatim adalah wujud nyata kepedulian kita agar keberadaan organisasi ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan pengajian yang menghadirkan mubaligh setempat, KH Hamam Rifqi. Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa halalbihalal bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan memiliki makna mendalam dalam kehidupan sosial umat Islam.

“Hakikat halalbihalal adalah menyambung kembali hubungan yang sempat renggang, melapangkan dada untuk saling memaafkan, serta memperkuat persaudaraan dalam bingkai ukhuwah islamiyah,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lisan dan hati dalam kehidupan sehari-hari. Karena kesalahan kepada sesama manusia tidak cukup diselesaikan dengan istighfar, tetapi harus diiringi dengan saling memaafkan.

Kiai Hamam mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momen halalbihalal sebagai titik awal memperbaiki hubungan, baik di lingkungan keluarga, organisasi, maupun masyarakat.

“Jika hati sudah bersih, maka kebersamaan akan terasa indah dan penuh keberkahan,” pungkasnya. (Lina el Rachma/muf)

Informasi Berita Lainnya

HUT ke-35 SMK NU 01 Kendal, Ribuan Jamaah...

Kendal, pcnukendal.com - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 SMK NU 01 Kendal berlangsung khidmat dan semarak. Sekolah di bawah naungan...

Dilantik di Momentum Halalbihalal, Fatayat NU...

Ngampel, pcnukendal.com - Pengurus Pimpinan Ranting (PR) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Desa Dempelrejo, Kecamatan Ngampel masa khidmah 2025–2028...

Halalbihalal dan Khataman 30 Juz, Fatayat NU...

Singorojo, pcnukendal.com - Pimpinan Ranting Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Desa Getas, Kecamatan Singorojo, kembali menghidupkan pertemuan rutin...

Advertisement

Press ESC to close