
Kendal, pcnukendal.com - Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah melakukan safari kunjungan ke sejumlah pos komando (posko) mudik Lebaran 1447 Hijriah yang didirikan oleh Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Salah satu titik yang disambangi adalah Posko Induk PCNU Kendal yang berada di Gedung Aswaja Kendal, Senin (16/3/2026) malam.
Posko tersebut didirikan oleh PCNU Kendal bersama NU Peduli dan sejumlah badan otonom (Banom) NU sebagai bentuk pelayanan kepada para pemudik yang melintasi wilayah Kendal.
Kunjungan rombongan dipimpin langsung oleh Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Muhammad Shidqon Prabowo, didampingi jajaran Banser Jawa Tengah serta pengurus Ansor Kendal. Selain meninjau kesiapan fasilitas, kedatangan mereka juga bertujuan memberikan semangat kepada para relawan Banser yang berjaga di posko mudik.
Shidqon menegaskan bahwa keberadaan posko mudik merupakan wujud nyata pengabdian kader Ansor dan Banser kepada masyarakat.
“Ansor dan Banser ini khodimul ummah, pelayan umat. Kita hadir untuk melayani masyarakat. Pada momentum mudik seperti sekarang, masyarakat membutuhkan tempat istirahat yang aman dan nyaman, dan posko-posko ini menjadi bentuk nyata pengabdian kita,” tegasnya.
Menurutnya, perjalanan mudik yang panjang seringkali membuat para pengendara kelelahan. Karena itu, keberadaan posko istirahat dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan.
“Pemudik sering memaksakan perjalanan meski tubuh sudah lelah. Posko ini hadir agar mereka bisa berhenti sejenak, beristirahat, minum hangat, atau sekadar meregangkan badan. Harapannya perjalanan mudik menjadi lebih aman dan risiko kecelakaan bisa diminimalkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua GP Ansor Kendal Ahmad Ali Nurudin menjelaskan bahwa pihaknya mendirikan 11 posko mudik yang tersebar di sepuluh kecamatan di wilayah Kabupaten Kendal.
Menurutnya, berbagai fasilitas telah disiapkan untuk menunjang kenyamanan para pemudik yang singgah di posko-posko tersebut.
“Di posko-posko ini kami menyediakan tempat istirahat, tempat salat, serta layanan pijat relaksasi dari Banser Husada (Basada). Selain itu juga tersedia minuman hangat seperti teh, kopi, jahe, dan lainnya agar pemudik bisa kembali segar sebelum melanjutkan perjalanan,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh layanan tersebut diberikan secara gratis sebagai bentuk khidmah kader Ansor dan Banser kepada masyarakat.
“Ini bagian dari pengabdian kami. Kami ingin pemudik merasakan bahwa Ansor dan Banser hadir untuk melayani dan membantu perjalanan mereka,” tambahnya.
Di sisi lain, Kasatkorwil Banser Jawa Tengah M Azil Masykur menyampaikan bahwa safari posko yang dilakukan jajaran PW Ansor dan Banser Jateng bertujuan memastikan kesiapan relawan sekaligus memberikan dukungan moral kepada para personel yang bertugas di lapangan.
“Kami datang bukan hanya memastikan pelayanan berjalan baik, tetapi juga memberi semangat kepada anggota Banser yang berjaga. Mereka ini sebenarnya bisa berkumpul dengan keluarga di rumah, tetapi memilih menjalankan tugas kemanusiaan melayani masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Nuril Huda, Kepala Asisten Pendidikan dan Pelatihan Banser sekaligus Koordinator Posko Mudik Banser wilayah Jawa Tengah–DIY. Ia mengapresiasi kesiapan GP Ansor Kendal dalam menghadirkan layanan posko mudik bagi para pemudik.
Menurutnya, jumlah posko yang didirikan di Kendal tergolong banyak dan menunjukkan keseriusan Ansor-Banser dalam melayani masyarakat.
“Kami mengapresiasi Ansor Kendal yang mampu membangun banyak posko untuk melayani pemudik. Ini luar biasa dan patut menjadi teladan bagi PC Ansor di daerah lain,” ungkapnya.
Ia berharap keberadaan posko mudik Banser benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang melintasi jalur utama di Jawa Tengah, khususnya kawasan Pantura Kendal.
“Semoga posko-posko ini menjadi tempat singgah yang membantu para pemudik, sehingga perjalanan menuju kampung halaman berlangsung lebih aman, nyaman, dan selamat,” pungkasnya. (elg/muf)