Latih Mental dan Dakwah Sejak Dini, Siswa MA NU 04 Al Ma'arif Boja Isi Pengajian Majelis Taklim


Boja, pcnukendal.com - Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MA NU) 04 Al Ma’arif Boja menghadirkan terobosan pembelajaran berbasis masyarakat dengan menerjunkan langsung peserta didiknya untuk mengisi pengajian dan ceramah di sejumlah majelis taklim di beberapa desa di Kecamatan Boja.

Program tersebut dirancang sebagai bagian dari penguatan keterampilan public speaking sekaligus pembentukan mental dakwah siswa agar terbiasa berbicara di hadapan publik sejak dini.

Kepala MA NU 04 Al Ma’arif Boja, Novita Aris Isnani, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi media pembelajaran nyata bagi peserta didik untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku madrasah ke tengah masyarakat.

“Tujuannya melatih keberanian siswa menyampaikan pelajaran yang didapat di sekolah di hadapan masyarakat. Harapan kami, setelah lulus anak-anak siap terjun ke masyarakat dan mampu hidup bermasyarakat dengan baik,” tuturnya kepada NU Kendal Online, Jumat (6/2/2026).

Novita menambahkan, sebelum diterjunkan ke lapangan, para peserta didik terlebih dahulu mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari guru pembimbing. Selain itu, mereka juga harus melalui sejumlah tahapan seleksi, termasuk tes pendalaman ilmu agama.

Guru Pembimbing Program, Choirul Anas, menjelaskan bahwa seleksi awal difokuskan pada aspek keberanian dan kemampuan komunikasi siswa, disertai pemahaman dasar keagamaan yang memadai.

“Untuk tahapan awal, anak-anak kami seleksi dari keberanian serta kemampuan berbicara di depan umum. Mereka juga harus memiliki bekal pemahaman ilmu agama yang baik. Karena itu, peserta didik yang tinggal di pesantren menjadi salah satu prioritas,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan mencetak siswa yang cakap secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan spiritual untuk berdakwah di lingkungan masyarakat.

Salah satu peserta program, Muhammad Firdaus Al Khusaen, mengaku merasa senang meski sempat diliputi rasa grogi saat pertama kali tampil di depan jamaah majelis taklim.

“Awalnya grogi karena harus berbicara di depan ibu-ibu majelis taklim. Tapi saya bersyukur karena kegiatan ini melatih keberanian dan kepercayaan diri kami. Ini menjadi pengalaman berharga sebagai bekal terjun ke masyarakat,” ungkap Firdaus.

Siswa yang juga mondok di Pondok Pesantren Al Mabrur Sapen Boja tersebut berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut agar semakin banyak siswa yang terlatih berdakwah secara santun dan percaya diri. (anish/muf)

Informasi Berita Lainnya

MI NU 19 Kutoharjo Hadirkan Edukasi Sehat dan...

Kaliwungu, pcnukendal.com - Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MI NU) 19 Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu, menggelar lomba menggambar dan mewarnai...

Bekali Ideologi Aswaja, MA NU 06 Cepiring...

Cepiring, pcnukendal.com - Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MA NU) 06 Cepiring menggelar pembekalan Ke-NU-an bagi peserta didik kelas XII tahun...

Halalbihalal Muslimat-Fatayat NU Pageruyung,...

Pageruyung, pcnukendal.com - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dan Fatayat NU Kecamatan Pageruyung menggelar pertemuan...

HUT ke-35 SMK NU 01 Kendal, Ribuan Jamaah...

Kendal, pcnukendal.com - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 SMK NU 01 Kendal berlangsung khidmat dan semarak. Sekolah di bawah naungan...

Advertisement

Press ESC to close